News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gibran Minta PU hingga Kepala Daerah Kawal Proyek Bendungan Jragung: Demi Ketahanan Pangan dan Energi

Gibran menyebut proyek Bendungan Jragung harus dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meminimalkan risiko banjir yang kerap melanda Semarang dan sekitarnya.
Sabtu, 8 November 2025 - 18:11 WIB
Wapres Gibran saat meninjau proyek Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Sumber :
  • YouTube Wapres RI

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menyinggung pentingnya pengawasan terhadap penyelesaian proyek Bendungan Jragung di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.

Ia meminta Kementerian Pekerjaan Umum (PU) dan lembaga terkait memastikan pembangunan tersebut berjalan lancar, karena bendungan ini memiliki peran strategis bagi ketahanan pangan, energi, dan pengendalian banjir di kawasan sekitarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut Gibran, penyelesaian proyek Bendungan Jragung diharapkan dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meminimalkan risiko banjir yang kerap melanda Semarang dan sekitarnya, sekaligus meningkatkan produktivitas pertanian di wilayah tersebut.

"Hari ini kita di Bendungan Jragung, Kabupaten Semarang progresnya sudah 89 persen. Tahun depan udah jadi. Ini saya mohon agar tetap dikawal dari kementerian terkait, dari balai terkait, dari kepala daerah, karena ini sangat penting sekali untuk ketahanan pangan, energi dan reduksi banjir," kata Gibran dikutip dari Antara, Sabtu (8/11/2025).

Wapres menambahkan, upaya pengendalian banjir di Semarang menjadi perhatian khusus pemerintah pusat. Sebelum meninjau Bendungan Jragung, Gibran juga memantau pembangunan kolam retensi Terboyo di Jalan Raya Kaligawe, Kota Semarang, yang merupakan bagian dari proyek Giant Sea Wall.

Menurutnya, proyek tersebut sudah menunjukkan kemajuan, meski masih ada beberapa hal teknis yang perlu diperhatikan, terutama pengaktifan mesin pompa.

"Minggu lalu kita ke Semarang Kota, kita cek progres dari pembangunan kolam retensi 'Giant Sea Wall dan mengecek pengaktifan beberapa mesin pompa karena kemarin cukup parah, tapi kita lihat progresnya cukup baik," kata Gibran.

Sementara itu, Kepala Balai Besar Wilayah Sungai Pemali Juana (BBWS PJ) Sudarto menyampaikan bahwa pembangunan Bendungan Jragung ditargetkan selesai pada November 2026. Proyek senilai Rp3,09 triliun itu dirancang mampu menampung hingga 90 juta meter kubik air di area seluas 52 hektare.

"Manfaatnya adalah satu untuk mendukung ketahanan pangan, yaitu mengairi irigasi seluas 4.500 hektare, dan menambah luas tanam kurang lebih 475 hektare," ujar Sudarto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menambahkan, Bendungan Jragung juga akan berperan dalam penyediaan air baku untuk tiga wilayah, yakni Kabupaten Semarang, Demak, dan Grobogan.

Dengan berfungsinya bendungan ini nantinya, diharapkan daya tahan pangan, ketersediaan air, serta perlindungan terhadap banjir di Jawa Tengah dapat meningkat signifikan. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT