News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Permintaan Alkes Naik Drastis! Laba IRRA Melonjak 122% di Kuartal III 2025, Pendapatan Tembus Rp1 Triliun

Laba bersih PT Itama Ranoraya Tbk (IRRA) melonjak 122% di Kuartal III 2025. Pendapatan tembus Rp1 triliun didorong lonjakan permintaan alat kesehatan nasional.
Senin, 3 November 2025 - 18:06 WIB
Permintaan Alkes Naik Drastis! Laba IRRA Melonjak 122% di Kuartal III 2025, Pendapatan Tembus Rp1 Triliun
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Kinerja keuangan PT Itama Ranoraya Tbk (IDX: IRRA) mencatat lonjakan tajam sepanjang Kuartal III 2025. Emiten distribusi alat kesehatan ini sukses mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih yang mencolok, seiring meningkatnya permintaan alat kesehatan di dalam negeri.

Hingga 30 September 2025, IRRA membukukan pendapatan sebesar Rp1,01 triliun, naik 73,5% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat Rp584,25 miliar. Kenaikan ini menunjukkan tingginya permintaan produk medis dan distribusi alat kesehatan yang dikelola perseroan di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertumbuhan tersebut tidak hanya ditopang oleh peningkatan volume penjualan, tetapi juga kontribusi positif dari berbagai lini produk unggulan yang dikembangkan IRRA. Optimalisasi distribusi dan pengendalian biaya turut menjadi kunci keberhasilan menjaga margin keuntungan di tengah peningkatan aktivitas bisnis.

Dari sisi profitabilitas, IRRA juga menunjukkan performa impresif. Laba usaha melonjak 108% menjadi Rp84,20 miliar, sementara EBITDA tercatat Rp104,40 miliar, menandakan kemampuan perusahaan menghasilkan arus kas kuat dari aktivitas operasional.

Kinerja paling menonjol terlihat pada laba bersih tahun berjalan yang mencapai Rp44,61 miliar, naik 122% dibandingkan Rp20,08 miliar pada periode yang sama tahun lalu. Pencapaian ini menjadi bukti efektivitas strategi ekspansi dan efisiensi operasional yang diterapkan manajemen.

Dari sisi keuangan, total aset IRRA per 30 September 2025 mencapai Rp2,72 triliun, meningkat 64% dari posisi akhir 2024 sebesar Rp1,66 triliun. Ekuitas juga tumbuh solid menjadi Rp556,46 miliar, memperlihatkan pengelolaan modal kerja yang hati-hati namun produktif.

Direktur Utama PT Itama Ranoraya Tbk, Heru Firdausi Syarif, mengatakan capaian tersebut mencerminkan ketahanan dan kapasitas perusahaan dalam menghadapi dinamika industri alat kesehatan nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Peningkatan signifikan pada penjualan dan laba bersih menegaskan efektivitas strategi kami dalam memperluas pasar domestik serta memperkuat posisi Perseroan sebagai mitra utama penyedia alat kesehatan nasional,” ujar Heru dalam keterangan tertulis, Senin (3/11/2025).

Ia menambahkan, ke depan IRRA akan terus berinvestasi dalam penguatan teknologi, sistem distribusi, dan efisiensi rantai pasok. Strategi tersebut dinilai penting untuk menopang pertumbuhan jangka panjang sekaligus menjaga keberlanjutan bisnis di tengah kompetisi ketat sektor kesehatan.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT