Investasi Bontang Tembus Rp821 Miliar, Sektor Industri dan Perdagangan Jadi Magnet Utama
- Istimewa
“Dengan sistem online, waktu pengurusan izin bisa dipangkas jauh lebih cepat,” jelas Aspiannur.
Sepanjang periode 1 Januari hingga 22 Oktober 2025, DPMPTSP Bontang telah menerbitkan 2.489 Nomor Induk Berusaha (NIB). Angka ini menunjukkan besarnya minat pelaku usaha untuk menanamkan modal di wilayah yang dikenal sebagai salah satu pusat industri strategis nasional tersebut.
Prospek Cerah Menyongsong Akhir Tahun
Menjelang akhir 2025, Bontang diprediksi akan terus menarik perhatian investor. Infrastruktur yang memadai, stabilitas ekonomi daerah, serta dukungan kebijakan pemerintah daerah menjadi kombinasi kuat bagi pertumbuhan investasi yang berkelanjutan.
“Harapannya, iklim investasi semakin kondusif dan mampu menarik minat investor baru,” tutup Aspiannur dengan optimistis.
Dengan laju investasi yang terus meningkat dan reformasi pelayanan yang agresif, Bontang kian mempertegas posisinya sebagai kota industri berdaya saing tinggi di Kalimantan Timur — bukan hanya menjadi pusat produksi, tetapi juga gerbang investasi masa depan Indonesia Timur. (nsp)
Load more