Heboh Air Aqua Diduga dari Sumur Bor Usai Disidak Dedi Mulyadi, BPKN Siap Lakukan Investigasi
- Ist
Mufti menegaskan bahwa BPKN memiliki tanggung jawab moral sekaligus hukum untuk melindungi konsumen dari praktik informasi yang menyesatkan.
“Jika klaim di iklan berbeda dengan fakta di lapangan, maka itu termasuk pelanggaran prinsip kejujuran dalam beriklan. Konsumen berhak mengetahui asal bahan baku produk yang mereka konsumsi. BPKN akan menindaklanjuti ini secara transparan dan sesuai dengan ketentuan hukum,” katanya.
Lebih lanjut, BPKN akan berkoordinasi dengan Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) serta Kementerian Perindustrian untuk menelusuri izin sumber air dan memastikan tidak ada pelanggaran terhadap standar mutu air minum dalam kemasan (AMDK).
Mufti menegaskan, langkah BPKN ini bukan untuk menjatuhkan reputasi perusahaan tertentu, melainkan untuk menjaga kepercayaan publik dan memastikan perlindungan konsumen tetap terjaga.
“Kami mengajak seluruh pelaku usaha untuk berkomitmen menjaga kejujuran dalam promosi dan pelabelan produk. Konsumen Indonesia berhak mendapatkan kebenaran, bukan sekadar citra,” ujarnya.
Sebagai tindak lanjut, BPKN RI mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dalam memilih produk air minum kemasan.
Konsumen diminta memperhatikan informasi sumber air yang tercantum di label kemasan, serta melapor melalui kanal resmi [www.bpkn.go.id](http://www.bpkn.go.id) jika menemukan dugaan pelanggaran atau ketidaksesuaian klaim produk.
Sumber Aqua Viral Usai Disidak Dedi Mulyadi
Kontroversi mengenai sumber air yang digunakan Aqua terkuak dan viral usai konten di akun Youtube Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi (Demul) alias KDM.
Pada Gubernur Jabar itu pengelola menyebut sumber air Aqua dari bawah tanah, bukan air permukaan.
"Ngambil airnya dari sungai?" kata Dedi bertanya kepada salah satu staf yang menemuinya.
"Airnya dari bawah tanah pak," kata Staff tersebut.
Sontak Dedi menegaskan apa benar air yang diproduksi itu bukan air permukaan. Ia lantas bertanya lagi dari mana air tanah itu diambil.
Dengan muka terkejut, Dedi menegaskan lagi bahwa benar air diambil dari dalam tanah yang dibor. Ia juga bertanya apakah pengambilan air tanah itu tidak akan berefek pada pergeseran tanah.
Load more