News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jakarta Tuan Rumah PCS 2025, Forum Dialog Strategis dan Eksibisi Industri Pelapis Skala Global

Mengusung tema “Painting a Sustainable Future”, gelaran PCS 2025 akan menghadirkan lebih dari 20 sesi seminar yang diisi pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat.
Jumat, 10 Oktober 2025 - 23:20 WIB
Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025 akan digelar di Jakarta.
Sumber :
  • Ist

Jakarta, tvOnenews.com - Jakarta akan menjadi tuan rumah pertemuan pakar industri global dalam gelaran Pacific Coatings Show & Conference (PCS) 2025.

Mengusung tema “Painting a Sustainable Future”, konferensi ini bakal menjadi wadah berbagi pengetahuan, inovasi, serta pengembangan teknologi terbaru yang menekankan keberlanjutan dan efisiensi dalam industri cat dan pelapis global.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ajang berskala internasional ini dijadwalkan berlangsung pada 29-31 Oktober 2025 di JIExpo Kemayoran.

Forum ini akan menghadirkan lebih dari 20 sesi seminar yang diisi pembicara dari Asia, Eropa, dan Amerika Serikat, sehingga menjadikannya salah satu forum paling komprehensif di kawasan Asia Tenggara bagi para profesional di sektor cat dan pelapis.

“Seminar ini menghadirkan berbagai presentasi yang menyoroti terobosan dalam solusi ramah lingkungan dan berbasis bio, serta kemajuan dalam teknologi pelapis pelindung dan arsitektural, teknologi produksi, perlindungan terhadap korosi, dan berbagai inovasi lain yang membentuk masa depan industri ini,” ujar Vanessa Bauersachs, Editor di Vincentz Network, dalam keterangan tertulis, Jumat (10/10/2025).

Salah satu sesi utama yang paling dinantikan adalah “Painting a Sustainable Future”, yang akan dibawakan oleh Johnson Ongking, mantan Wakil Presiden Pacific Paint (Boysen) Philippines, Inc

Perusahaan ini dikenal sebagai salah satu produsen cat terkemuka di Filipina yang memasok berbagai produk arsitektural dan bahan kimia konstruksi untuk pasar domestik maupun internasional.

Dalam paparannya, Johnson juga akan menyinggung inisiatif global Cool Roof, kampanye baru yang menyoroti peran industri cat dalam mengurangi dampak suhu ekstrem.

Program ini mendorong penggunaan produk cat yang berfungsi membantu mendinginkan bangunan, kota, hingga berkontribusi pada mitigasi pemanasan global.

Beragam topik penting lainnya juga akan mengisi rangkaian seminar, antara lain “Reducing the Environmental Impact of Epoxy Resins”, “Anti-Pollution Paint in Bangladesh”, “Effects of Colorants on Solar Reflectivity and Rheology of Exterior Architectural Coatings”, “Sustainable Additives for Water-Based Protective Coatings Improvement”, “Highly Adhesive and Corrosion-Protective Fluoropolymer Coatings”, hingga “Macroeconomics Meets Formulation: How Global Dynamics Shape Coating Prices”.

Para pembicara yang akan hadir berasal dari berbagai negara dan latar belakang akademik maupun industri, di antaranya Kanes Songtirapunya, SK Emadul Bari, Prof. Raymond Fernando, Dr. Bodan Ma, dan Dr. Eugene Caldona. Kehadiran para ahli ini menjadikan forum PCS 2025 sebagai kesempatan berharga untuk bertukar wawasan sekaligus membangun jejaring profesional di tingkat internasional.

Selain seminar, peserta juga dapat mengikuti enam sesi kursus singkat berdurasi 90 menit secara gratis. Setiap sesi akan dipandu langsung oleh pakar industri dan akademisi dunia yang memiliki pengalaman mendalam dalam pengembangan teknologi pelapis.

Beberapa topik kursus mencakup “Dispersing: Theory and Practice in Paint Production” oleh Dr. Hans-Joachim Jacob dari ystral GmbH, yang membahas prinsip dispersi optimal dalam proses produksi cat; “Coatings 101: Introduction to Science and Technology of Coating Formulations” oleh Prof. Raymond Fernando dari California Polytechnic State University (Cal Poly), yang mengulas dasar-dasar formulasi pelapis; serta “Fundamentals and Characterization of Corrosion” oleh Dr. Eugene Caldona dari North Dakota State University (NDSU), yang menyoroti prinsip dasar dan teknik karakterisasi korosi.

Topik tak kalah penting lain yang akan dibahas ialah “Titanium Dioxide” oleh Andrew White dari FP-Pigments, yang mengulas penggunaan efektif TiO₂ pada pelapis modern, serta “Anti-Corrosion Pigments and Additives for Water-Borne Protective Coatings” oleh Dr. Bodan Ma dari ICL/Halox, yang menyoroti inovasi pigmen dan aditif ramah lingkungan untuk pelapis berbasis air.

“Kursus singkat ini memberikan pemahaman mendalam mengenai dasar-dasar penting dalam dunia pelapis, sekaligus menjadi kesempatan emas untuk berinteraksi langsung dengan para pemimpin dan pakar industri guna memperluas wawasan,” ujar Jan Johannes, Senior Event Manager Trade Shows di Vincentz Network.

Seluruh kegiatan dalam rangkaian Pacific Coatings Show & Conference 2025 terbuka untuk umum dan gratis diikuti. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selama tiga hari penyelenggaraan, para peserta akan memperoleh kesempatan untuk belajar langsung dari ahli internasional, memperluas jaringan profesional, serta menemukan inovasi terbaru yang akan membentuk arah masa depan industri cat dan pelapis global.

“Dengan kombinasi pameran produk inovatif, seminar internasional, dan kursus singkat (short course) eksklusif, PCS 2025 diharapkan menjadi platform utama yang tidak hanya mempertemukan pemasok, distributor, dan produsen cat dan pelapis dari berbagai negara, tetapi juga mendorong kolaborasi, pertukaran pengetahuan, dan inovasi berkelanjutan bagi industri cat dan pelapis di kawasan Asia Tenggara,” kata Etty Anggraeni selaku Direktur Traya Events. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT