News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Rupiah Terus Melemah, Sentuh Rp16.584 per Dolar AS! Apa Sih Penyebabnya?

Nilai rupiah melemah ke Rp16.584 per dolar AS akibat sinyal hawkish dari The Fed. Simak penyebab dan prediksi pergerakannya hari ini.
Senin, 6 Oktober 2025 - 10:50 WIB
Ilustrasi Uang Rupiah
Sumber :
  • pixabay

Jakarta, tvOnenews.comNilai tukar rupiah kembali tertekan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) pada awal pekan ini. 

Berdasarkan data Bloomberg, Senin (6/10/2025) pukul 09.17 WIB, rupiah berada di posisi Rp16.584 per dolar AS, melemah 21 poin atau 0,13 persen dibanding penutupan sebelumnya di level Rp16.573.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Analis mata uang dari Doo Financial Futures, Lukman Leong, menilai pelemahan rupiah ini sejalan dengan penguatan dolar AS yang dipicu oleh pernyataan hawkish dari pejabat The Federal Reserve (The Fed).

“Dolar AS menguat cukup signifikan setelah dua pejabat The Fed, Logan dan Jefferson, menyatakan bahwa bank sentral perlu berhati-hati dalam menurunkan suku bunga,” ujarnya.

Lukman memproyeksikan pergerakan rupiah hari ini berada di kisaran Rp16.500 hingga Rp16.650 per dolar AS. Menurutnya, ekspektasi bahwa The Fed belum akan menurunkan suku bunga dalam waktu dekat menjadi faktor utama tekanan terhadap rupiah.

Kurs Rupiah di Bank dan Pasar Spot

Mengacu pada data Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), kurs rupiah pada Jumat (3/10/2025) tercatat di level Rp16.611 per dolar AS, sedikit menguat dari posisi Kamis (2/10/2025) di Rp16.612. Namun, pada awal pekan ini tren pelemahan kembali berlanjut.

Sementara itu, kurs jual dolar AS di sejumlah bank besar Indonesia menunjukkan variasi tipis:

  • BRI: jual Rp16.590, beli Rp16.528

  • Bank Mandiri: jual Rp16.600, beli Rp16.570

  • BNI: jual Rp16.608, beli Rp16.573

  • BCA: jual Rp16.597, beli Rp16.577

  • CIMB Niaga: jual Rp16.583, beli Rp16.572

Kurs jual berarti posisi ketika bank menjual dolar AS kepada nasabah, sedangkan kurs beli adalah harga saat bank membeli dolar dari nasabah.

Tekanan Global Masih Kuat

Menurut Lukman, pelemahan rupiah bukan hanya disebabkan faktor domestik, tetapi juga sentimen global yang membuat dolar AS kembali jadi aset aman (safe haven).

“Investor kembali masuk ke dolar karena ekspektasi inflasi AS belum turun signifikan dan The Fed kemungkinan masih menahan suku bunga tinggi lebih lama,” jelasnya.

Selain itu, kekhawatiran terhadap perlambatan ekonomi global turut menambah tekanan pada mata uang negara berkembang, termasuk rupiah. Sektor ekspor Indonesia juga mulai terdampak penurunan permintaan dari beberapa negara mitra dagang utama.

Prospek ke Depan

Meski demikian, analis memperkirakan potensi pelemahan rupiah masih bersifat terbatas. Sentimen positif bisa muncul dari surplus neraca perdagangan dan cadangan devisa yang masih cukup kuat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama tidak ada gejolak besar di pasar global, rupiah berpeluang bertahan di kisaran 16.500-an,” kata Lukman.

Hingga siang ini, aktivitas perdagangan masih fluktuatif. Pelaku pasar menunggu rilis data ekonomi AS dan arah kebijakan The Fed selanjutnya untuk menentukan langkah berikutnya di pasar valas. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menko Polkam: Pelaku Serangan di Lebanon Harus Dihukum

Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago secara tegas meminta Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) transparan dalam melakukan
Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Ono Surono Berpeluang Kembali Dipanggil KPK Setelah Dilakukan Penggeledahan di Rumahnya

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kemungkinan memanggil kembali Ketua DPD PDIP Jabar, Ono Surono usai penggeledahan di rumahnya.
Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Pelatih Argentina Lionel Scaloni Turut Geram! Kegagalan Italia Disebut Tak Adil dan Sulit Diterima Dunia

Kegagalan Timnas Italia lolos ke Piala Dunia untuk ketiga kalinya secara beruntun terus menuai reaksi dari berbagai pihak. Kali ini, simpati datang dari pelatih Argentina, Lionel Scaloni, yang mengaku sedih melihat nasib Gli Azzurri.
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi

Trending

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Kondisi Terkini SPBE Gas yang Meledak di Bekasi, Korban Dilarikan ke RSUD

Seperti diketahui, warga Bekasi dikejutkan dengan insiden ledakan Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) gas di awasan Cimuning Kecamatan Mustikajaya, Kota Bekasi
Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Tak Hanya Apresiasi, DPR Soroti Kinerja MIND ID, Tekankan Hilirisasi Mineral

Pimpinan Komisi VI DPR RI, Nurdin Halid, memberikan apresiasi atas kinerja korporasi sejumlah entitas tambang yang tergabung dalam holding MIND ID sepanjang
3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, DPR Minta Pemerintah Pertimbangan Mundur dari BOP

Anggota Komisi I DPR RI TB Hasanuddin meminta pemerintah mempertimbangkan keputusan untuk keluar dari keanggotaan Board of Peace (BOP). Legislator PDIP itu
Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Soal Kasus di PN Depok, KPK Periksa Saksi Untuk Dalami Alur Perintah Suap

Komisi Pemberantasan Korupsi memeriksa tiga saksi terkait kasus suap di Pengadilan Negeri (PN) Depok yang menyeret I Wayan Eka Mariarta selaku Ketua PN Depok
Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

Kabar Gembira untuk Warga Jawa Barat, Dedi Mulyadi Sebut Bantuan Renovasi Puluhan Ribu Rumah Sudah di Depan Mata

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan renovasi puluhan ribu rumah di Jawa Barat. Warga kini bisa daftar langsung, program dimulai April dan dorong ekonomi daerah.
Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Media Malaysia Tak Habis Pikir, Padahal Timnas Indonesia Gagal Juara tapi Tetap Dipandang Positif

Kegagalan Timnas Indonesia meraih gelar juara FIFA Series 2026 menjadi sorotan media Malaysia. Meski gagal lawan Bulgaria, skuad Garuda tetap dipandang positif.
Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Resmi! FIFA Umumkan Ranking Terbaru Hari Ini, Timnas Indonesia Turun Lagi, Malaysia Terjun Bebas

Ranking FIFA Timnas Indonesia turun ke posisi 122 usai dikudeta Togo. Sementara itu, Malaysia terjun bebas 17 peringkat akibat skandal pemain naturalisasi ilegal.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT