GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Purbaya Tantang Pertamina dan PLN yang Ngadu ke DPR soal Kompensasi dan Subsidi: Sudah Kami Bayar, Tapi Nyangkut di Mana?

Menkeu Purbaya menantang Pertamina dan PLN untuk menghadap langsung soal klaim kedua perusahaan yang mengatakan bahwa kompensasi dan subsidi tahun 2024 belum dibayar Kemenkeu.
Selasa, 30 September 2025 - 15:11 WIB
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025).
Sumber :
  • YouTube DPR RI

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa blak-blakan kr Komisi XI DPR RI yang mempertanyakan klaim PT Pertamina (Persero) dan PT PLN (Persero) soal pembayaran subsidi dan kompensasi tahun 2024.

Dalam Rapat Kerja bersama Komisi XI DPR RI di Jakarta Pusat, Selasa (30/9/2025), saat rapat baru mulai, Purbaya dicecar soal Kemenkeu yang dituding belum membayar subsidi dan kompensasi kepada dua perusahaan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menkeu heran karena merasa Kementerian Keuangan telah melunasi kewajiban subsidi yang dimaksud pada pertengahan tahun lalu.

Akan tetapi, laporan dari PLN dan Pertamina yang mengadu ke DPR, justru menyebutkan masih ada dana yang belum masuk ke rekening mereka.

Kondisi ini tentu membuat publik bertanya-tanya, bila pemerintah mengaku sudah membayar, sementara BUMN energi merasa belum menerima, lantas dana triliunan rupiah itu nyangkut di mana?

Purbaya menjelaskan, dirinya sudah melakukan pengecekan langsung ke jajaran Kemenkeu. Hasilnya, semua subsidi dan kompensasi kepada Pertamina dan PLN dinyatakan telah ditransfer pada Juni 2024.

Oleh karena itu, Purbaya tak segan menantang Pertamina dan PLN untuk menghadap langsung kepadanya jika memang mereka mengklaim belum dibayar.

"Setahu saya sampai saat sekarang di 2024 semuanya sudah dibayarkan datanya. Nanti kalau mereka ada klaim data yang belum dibayar, suruh menghadap saya secepatnya," ujar Purbaya lugas.

“Memang 2025 masih ada yang belum dibayarkan, tapi kita mengikuti prosedur yang sedang berjalan sekarang. Jadi tolong nanti BUMN-nya (Pertamina dan PLN) menghadap kami,” tegasnya.

Purbaya menegaskan, mekanisme pembayaran subsidi dan kompensasi BUMN sudah diatur dalam APBN setiap tahun. Karena itu, ia membantah anggapan bahwa pemerintah menunda pembayaran hingga tahun berikutnya.

"Saya nggak tahu kenapa belum masuk ke rekening mereka (Pertamina dan PLN). Mungkin kita cek nyangkutnya di mana, di mereka? Tapi di tempat kami sudah kami kirim," ujar Purbaya.

Meski begitu, ia mengakui ada proses panjang yang melibatkan verifikasi dari sejumlah lembaga seperti Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP). Audit inilah yang membuat pencairan dana kerap bergeser beberapa bulan.

Contohnya, pembayaran subsidi kuartal IV 2024 untuk Pertamina dan PLN baru bisa diselesaikan di awal 2025 setelah seluruh proses pemeriksaan selesai.

"Dianggarkannnya di tahun yang sama, bukan dibayar di tahun berikutnya. Sesuai peraturan yang ada, itu ada perpres, kita harus ikuti," ujar Purbaya.

Ia juga mengkritisi lamanya waktu pencairan yang bisa mencapai empat hingga lima bulan. "Yang saya pertanyakan kenapa lama sampai empat bulan-lima bulan? Ke depan, akan kita perbaiki prosesnya secepat mungkin. Satu bulan setelah mereka (Pertamina dan PLN) ajukan, kita bisa keluarkan uangnya," janji Purbaya.

Persoalan ini mencuat setelah anggota Komisi XI DPR RI mengaku menerima keluhan serupa dari Pertamina dan PLN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam rapat dengan sejumlah BUMN pada Senin (29/9) malam, kedua perusahaan menyampaikan bahwa dana subsidi dan kompensasi mereka belum diganti pemerintah.

Perbedaan klaim antara Kementerian Keuangan dan BUMN energi ini menimbulkan tanda tanya besar. Siapa yang sebenarnya memegang data paling valid, Kemenkeu atau Pertamina dan PLN? (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT