News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Usai Ganti Menteri Keuangan, Prabowo Bedah Arah Baru Ekonomi RI dengan Burhanuddin Abdullah, Ini Bocorannya!

Tak lama setelah mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan baru menggantikan Sri Mulyani, Presiden Prabowo Subianto membahas arah ekonomi RI dengan Burhanuddin Abdullah.
Selasa, 9 September 2025 - 16:34 WIB
Burhanuddin Abdullah saat mendapatkan anugerah Bintang Mahaputra Adipradana dari Presiden Prabowo di Istana Negara, Jakarta, Senin (25/8/2025).
Sumber :
  • Sekretariat Presiden

Jakarta, tvOnenews.com - Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan ekonom senior sekaligus mantan Gubernur Bank Indonesia (BI), Burhanuddin Abdullah.

Pertemuan itu berlangsung di kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (9/9/2025), tak lama setelah mengangkat Purbaya Yudhi Sadewa sebagai Menteri Keuangan dalam reshuffle Kabinet Merah Putih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dialog antara keduanya berlangsung cukup panjang dengan fokus pada arah kebijakan ekonomi nasional ke depan.

Burhanuddin diminta menyampaikan pandangan mengenai langkah sinergi antara kebijakan fiskal dan moneter yang dinilai krusial di tengah dinamika ekonomi global.

Usai rapat, Burhanuddin membeberkan sejumlah hal yang dibicarakan bersama Presiden, mulai dari pengelolaan fiskal, arah moneter, hingga strategi hilirisasi yang terus menjadi perhatian utama pemerintah.

"Agak luas ya. Tadi, kita bicara fiskal, kita bicara moneter, bahkan bicara hilirisasi," kata Mantan Bos BI itu saat ditanya topik dialog bersama Presiden.

Menyinggung reshuffle di Kementerian Keuangan, Burhanuddin menilai perubahan kepemimpinan dari Sri Mulyani ke Purbaya Yudhi Sadewa merupakan momentum yang tepat.

Ia menekankan perlunya keberlanjutan kebijakan agar laju ekonomi tetap terjaga.

Meski tidak memaparkan alasan spesifik, Burhanuddin menegaskan bahwa fokus pemerintah lebih pada keberhasilan pelaksanaan program yang sudah ada dibanding merumuskan kebijakan baru.

“Tapi soal kebijakan baru, tidak ada yang spesifik. Penekanannya lebih pada pelaksanaan,” imbuh Burhanuddin.

Terkait wacana burden sharing antara pemerintah dan BI, Burhanuddin menuturkan isu tersebut tidak dibahas secara khusus dengan Prabowo.

Namun, ia menyoroti pentingnya koordinasi yang erat dalam merancang strategi kebijakan ekonomi.

“Kebijakan moneter harus seperti apa, perbankan bagaimana, fiskal seperti apa, supaya perekonomian bisa menggulir lebih cepat,” katanya.

Selain itu, pertemuan juga menyinggung soal likuiditas dan peredaran uang di dalam negeri.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Burhanuddin menilai ketersediaan uang beredar saat ini relatif ketat, sehingga perlu dikaji ulang ruang kebijakan yang bisa memperluas pembiayaan pembangunan.

“Supaya pembangunannya, putarannya lebih cepat,” ujarnya menambahkan. (ant/rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT