News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Konglomerat Toto Sugiri Untung Besar! Laba Emiten Pusat Data DCII Meroket 105,99 Persen, Sahamnya Terus Terbang

DCII milik Toto Sugiri mencetak laba Rp616,94 miliar per 30 Juni 2025. Angka itu meroket 105,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang Rp299,49 miliar.
Jumat, 25 Juli 2025 - 08:33 WIB
Konglomerat Otto Toto Sugiri bersama Menkomdigi Meutya Hafid.
Sumber :
  • Komdigi

Jakarta, tvOnenews.com - Emiten pusat data PT DCI Indonesia Tbk (DCII) mencatat lonjakan laba signifikan pada paruh pertama 2025.

Berdasarkan laporan keuangan semesteran yang dirilis di Bursa Efek Indonesia (BEI), perusahaan milik konglomerat Otto Toto Sugiri ini membukukan laba bersih sebesar Rp616,94 miliar hingga 30 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Capaian ini melonjak drastis, yakni 105,99 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang tercatat Rp299,49 miliar. Lonjakan laba tersebut turut mengerek laba per saham dasar dari Rp126 menjadi Rp259.

"Semua informasi dalam laporan keuangan konsolidasian PT DCI Indonesia Tbk dan Entitas Anaknya telah dimuat secara lengkap dan benar," kata CEO DCII Otto Toto Sugiri dalam laporan keuangan yang belum diaudit, Jumat (25/7/2025).

Peningkatan kinerja DCII tidak terlepas dari lonjakan pendapatan perseroan yang mencapai Rp1,33 triliun. Angka tersebut melejit 82,19 persen dari Rp737,3 miliar pada semester I tahun lalu.

Sementara itu, beban pokok pendapatan juga meningkat menjadi Rp539,32 miliar, dari sebelumnya Rp318,23 miliar.

Namun demikian, laba kotor tetap melonjak 89,65 persen menjadi Rp794,79 miliar dibandingkan Rp419,07 miliar pada periode yang sama tahun lalu.

Dari sisi efisiensi, beban pemasaran sedikit turun menjadi Rp1,83 miliar dari Rp1,87 miliar.

Akan tetapi, beban umum dan administrasi naik menjadi Rp50,49 miliar dari Rp39,82 miliar.

Di sisi pendapatan operasional lain tercatat hanya Rp115 juta, turun dari Rp2,04 miliar.

Sebaliknya, beban operasional lain naik menjadi Rp965 juta dari Rp765 juta. Meski begitu, laba usaha tetap melesat menjadi Rp741,61 miliar dari sebelumnya Rp378,66 miliar.

Pendapatan keuangan menurun menjadi Rp2,83 miliar dari Rp5,82 miliar, sementara beban keuangan naik tipis menjadi Rp42,76 miliar dari Rp41,73 miliar.

Laba sebelum pajak naik signifikan menjadi Rp701,68 miliar dari Rp342,74 miliar. Laba periode berjalan juga terkerek menjadi Rp616,95 miliar dari Rp299,62 miliar.

Kondisi keuangan perseroan menunjukkan peningkatan aset menjadi Rp5,57 triliun, dibandingkan akhir 2024 sebesar Rp4,82 triliun. Ekuitas pun menguat menjadi Rp3,62 triliun dari Rp3 triliun. Sementara liabilitas meningkat menjadi Rp1,95 triliun dari Rp1,81 triliun.

Saham DCII Terus Terbang

Dalam waktu yang hampir berbarengan dengan rilis laporan keuangan semesteran, saham DCII sempat mengalami lonjakan yang dinilai tidak wajar oleh Bursa Efek Indonesia (BEI).

Dalam sebulan terakhir, saham DCII meroket 130,23 persen atau 196.125 poin ke level Rp346.725 per lembar, dari posisi Rp150.600 per saham pada 24 Juni 2025. Akibat lonjakan ini, BEI sempat membekukan perdagangan saham perseroan.

Saham DCII diketahui mengalami lonjakan tajam dalam 10 hari terakhir. Pada Rabu (23/7/2025), saham perseroan menembus batas auto reject atas (ARA) dengan kenaikan 19,99 persen atau 57.775 poin menjadi Rp346.725.

Selama sepekan, saham ini melambung 86,33 persen. Bahkan sejak awal tahun, harga sahamnya telah melonjak sekitar 723,46 persen.

Menanggapi volatilitas tinggi sahamnya, Sekretaris Perusahaan DCII Gregorius Nicholas Suharsono menyampaikan bahwa perseroan tidak mengetahui penyebab pergerakan tersebut.

“Perseroan mengkonfirmasi bahwa tidak mengetahui adanya aktivitas dari pemegang saham tertentu,” kata Gregorius dalam keterbukaan informasi BEI, Rabu (23/7/2025).

Ia juga menegaskan bahwa hingga saat ini, tidak ada rencana aksi korporasi terhadap kepemilikan saham perseroan oleh pemegang saham utama maupun pengendali.

Sebelumnya, lonjakan saham DCII juga terjadi pada pertengahan Februari 2025, ketika harganya naik dari Rp46.000 ke atas Rp150.000 per saham.

Saat itu, manajemen DCII menyatakan sedang menyiapkan rencana pemecahan nilai nominal saham (stock split).

Gregorius mengatakan, perseroan telah menyampaikan surat permohonan persetujuan prinsip kepada BEI pada 19 Februari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Sebagaimana telah dikomunikasikan sebelumnya melalui surat permohonan persetujuan prinsip dalam rangka pemecahan saham pada 19 Februari 2025,” ujarnya.

Rencana ini diproyeksikan terlaksana dalam rentang waktu tiga bulan. Namun hingga kini belum ada pembaruan resmi terkait kelanjutan rencana stock split tersebut. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Dean James Akhirnya Buka-bukaan Soal Skandal Paspor Indonesia di Belanda: Saya Dinonaktifkan dan ...

Bek andalan Go Ahead Eagles Dean James akhirnya bisa bernapas lega. Setelah sempat terjerat polemik administratif bertajuk “Passportgate”, pemain Timnas Indone-
KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

KPK Ungkap Alasannya Tetapkan Tersangka Terhadap Ajudan Gubernur Riau Marjani

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkap alasannya menetapkan tersangka terhadap Marjani selaku ajudan Gubernur Riau, Abdul Wahid. KPK menyebut berdasarkan
Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Tak Gentar, KPK Siap Hadapi Gugatan Rp11 Miliar dari Kubu Ajudan Gubernur Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) siap menghadapi gugatan perbuatan melawan hukum yang diajukan oleh ajudan Gubernur Riau, Marjani. Pelaksana tugas Direktur
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.

Trending

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes Diprediksi Absen di Piala AFF 2026, Bung Ropan Usulkan Sosok Pengganti yang Bisa Jadi Andalan

Jay Idzes diprediksi absen di Piala AFF 2026 karena bukan agenda FIFA. Bung Ropan usulkan John Herdman maksimalkan kekuatan pemain lokal sebagai solusi.
Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba,  Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Kata Kurniawan Dwi Yulianto setelah Sempat Diragukan Akibat Hasil Minor di Laga Uji Coba, Kini Buktikan Progres Menjanjikan Timnas Indonesia U-17 di Piala AFF U-17

Langkah awal manis berhasil ditorehkan oleh Timnas Indonesia U-17 dalam ajang Piala AFF U-17 2026. Bertanding di hadapan pendukung sendiri di Stadion Gelora Jok
Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Driver Taksi Online Tewas Terkapar di Selatan Stasiun Tugu Yogyakarta, Surat Berobat Korban Ditemukan di Lokasi

Seorang driver taksi online ditemukan tewas terkapar di area selatan Stasiun Tugu Yogyakarta pada Senin (13/4) pagi. Kondisi tersebut mengundang perhatian warga
KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK Periksa 6 Saksi Terkait Kasus Wali Kota Madiun, Ada Sekda

KPK memeriksa enam saksi terkait kasus dugaan pemerasan bermodus fee proyek, dana CSR serta penerimaan lainnya yang menjerat Wali Kota Madiun, Maidi. Enam saksi
Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Terpopuler Timnas Indonesia: 2 Striker Keturunan Borong Gol, Skuad Mewah 'Local Pride' Tanpa Pemain Eropa Pilihan John Herdman

Kabar terbaru Timnas Indonesia kembali jadi sorotan publik. Mulai dari calon striker naturalisasi yang on fire, hingga bocoran skuad full lokal untuk Piala AFF.
Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia Akhirnya Jadi Hadapi Italia di Playoff Piala Dunia 2026? Iran di Ambang Pencoretan FIFA

Timnas Indonesia bisa saja menghadapi Italia di playoff Piala Dunia 2026. Prediksi mengenai pencoretan Iran oleh Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) meningkat.
Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Bangunan Liar Dibongkar, Pedagang Justru Ucap Terima Kasih ke Dedi Mulyadi Berkat Kompensasi

Penertiban bangunan liar di Lembang oleh Dedi Mulyadi justru disambut positif pedagang. Ini karena dapat Kompensasi modal usaha dan pembukaan rekening.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT