News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Disurati OJK! Bank Syariah Matahari Milik Muhammadiyah Siap Merger untuk Jadi BUS, Bidik BPRS di Jogja dan Semarang

Anwar Abbas menjelaskan bahwa Bank Syariah Matahari (BSM) berpeluang besar untuk menjadi Bank Umum Syariah (BUS) dengan cara merger sejumlah BPRS milik Muhammadiyah.
Minggu, 13 Juli 2025 - 18:10 WIB
Muhammadiyah mengimbau untuk mengalihkan dana ke Bank Syariah Matahari.
Sumber :
  • Muhammadiyah Lamongan

Jakarta, tvOnenews.com - Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah memberi sinyal kuat bahwa Bank Syariah Matahari (BSM) akan naik status menjadi Bank Umum Syariah Umum (BUS) dengan cara dilakukannya merger atau penggabungan.

Untuk diketahui, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) resmi menetapkan status baru BSM sebagai Bank Perekonomian Rakyat Syariah (BPRS) melalui Keputusan Nomor: KEP-39/D.03/2025 tertanggal 18 Juni 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lewat keputusan tersebut, Bank Syariah Matahari yang awalnya adalah BPR Matahari Artadaya milik Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA (Uhamka), kini menjadi BPRS milik Muhammadiyah.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Anwar Abbas menjelaskan, BSM memiliki peluang besar untuk menjadi BUS, khususnya setelah merger dengan BPRS lain milik Muhammadiyah.

Bahkan, PP Muhammadiyah saat ini sudah disurati OJK agar aksi merger itu bisa segera dilakukan.

"Potensi bagi Muhammadiyah untuk mendirikan BUS cukup besar. Bahkan melihat potensi yang ada, OJK juga sudah menyurati PP Muhammadiyah untuk melakukan merger dari BPRS-BPRS yang ada di lingkungan Muhammadiyah agar Muhammadiyah punya sebuah BPRS yang besar dan kuat," ungkap Anwar Abbas saat dihubungi tvOnenews.com, Minggu (13/7/2025).

"Sehingga pada waktunya hal demikian bisa menjadi cikal bakal bagi didirikannya Bank Umum Syariah (BUS) Muhammadiyah," jelasnya.

Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas.
Ketua Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Anwar Abbas.
Sumber :
  • Media Center Haji 2024

 

Meski begitu, Anwar Abbas tak menampik bahwa rencana merger tersebut membutuhkan waktu, mengingat ada banyak hal yang perlu disiapkan secara matang.

"Mendirikan BUS untuk saat ini belum ada rencana walau desakan dari bawah atau dari kalangan anggota cukup kuat. Karena banyak hal yang harus dipersiapkan baik dari segi permodalan, jaringan , IT dan sumber daya manusianya," jelasnya.

Adapun Anwar Abbas membocorkan bahwa saat ini telah ada BPRS milik Muhammadiyah yang cukup intensif membicarakan kemungkinan untuk dimerger.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) itu menyampaikan, BPRS Muhammadiyah yang dimaksud ada di Yogyakarta dan Semarang.

Sebelumnya, PP Muhammadiyah melalui Surat Imbauan Nomor 124/HIM/I.0/C/2025, mengimbau kepada seluruh unsur persyarikatan di semua jenjang untuk mengalihkan Dana Pihak Ketiga (DPK) seperti tabungan dan deposito ke Bank Syariah Matahari.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT