News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saat Vietnam Deal 20%, Indonesia Masih 'Digantung' AS Meski sudah Tawarkan Impor Jor-joran hingga Rp550 Triliun

Meski telah mengajukan penawaran impor jor-joran, Indonesia sejauh ini belum mencapai kesepakatan tarif perdagangan dengan Amerika Serikat (AS).
Kamis, 3 Juli 2025 - 17:38 WIB
Konferensi pers Menko Airlangga Hartarto bersama sejumlah perwakilan kementerian terkait dan pelaku usaha di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/7/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Rilo Pambudi

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan bahwa pemerintah masih melanjutkan proses negosiasi dagang dengan Amerika Serikat (AS).

Meski telah mengajukan sejumlah penawaran strategis, Indonesia sejauh ini belum mencapai kesepakatan yang diharapkan dengan AS.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Situasi ini berbeda dengan Vietnam yang baru saja memperoleh keringanan tarif impor dari AS.

Terkait hal tersebut, Menko Airlangga menyatakan bahwa sampai saat ini masih banyak negara yang belum berhasil menyepakati pengurangan tarif.

Tak terkecuali Indonesia yang masih terus berupaya melalui jalur diplomasi dan negosiasi teknis.

“Yang belum juga kan banyak, lebih dari 100 negara. Yang sudah deal baru UK, kemudian China, dan Vietnam. China pun masih berlaku sementara, 90 hari saja,” ujar Menko Airlangga di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Kamis (3/7/2025).

Diketahui, batas akhir waktu negosiasi akan berakhir pada 8 Juli 2025, tepat 90 hari sejak Presiden Trump mengumumkan kebijakan tarif baru terhadap negara mitra dagang utama, tak terkecuali Indonesia.

Airlangga menuturkan, tim negosiasi dari Indonesia saat ini masih berada di Washington, bergabung dengan delegasi dari India, Jepang, Uni Eropa, Vietnam, dan Malaysia, untuk terus melobi pemerintah AS.

Ia menegaskan pihaknya telah mengajukan dokumen tertulis yang sudah dibahas dengan United States Trade Representative (USTR), Menteri Perdagangan AS (Secretary of Commerce), dan Menteri Keuangan AS (Secretary of Treasury).

Sebagai komitmen untuk menyeimbangkan hubungan dagang, Indonesia telah mengajukan paket penawaran jor-joran kepada AS. 

Tawaran itu mencakup pembelian atau impor berbagai komoditas asal Amerika serta rencana investasi senilai US$34 miliar atau sekitar Rp550 triliun (kurs Rp16.200  per dolar).

Nilai penawaran itu hampir dua kali lipat lebih besar dari defisit perdagangan AS terhadap Indonesia yang saat ini tercatat mencapai US$18-19 miliar.

Akan tetapi, Indonesia bahkan sampai saat seolah masih 'digantung' dan menanti respons positif dari AS.

Airlangga menyebut, pemerintah berharap bisa mendapatkan perlakuan tarif yang lebih menguntungkan dibandingkan Vietnam, yang mendapatkan pemotongan tarif hingga 20%.

“Kalau Vietnam kan 20-40%. Tentu kita berharap lebih baik dari itu,” ucapnya.

Diketahui, AS mengenakan tarif sebesar 20% untuk produk asal Vietnam dan 40% untuk barang dari negara ketiga yang dikirim ulang melalui Vietnam.

Sebagai bagian dari kesepakatan, Vietnam juga memberikan akses tarif rendah bagi produk-produk AS yang masuk ke negaranya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, Indonesia tidak membuka opsi serupa. Menurut Airlangga, mayoritas barang impor dari AS ke Indonesia sudah dikenakan tarif rendah, bahkan ada yang sebesar 0%.

“Terkait tarif Amerika yang kebanyakan impor ke Indonesia tarifnya di bawah 10%, bahkan ada yang 0% dan 5%. Jadi itu adalah top komoditas yang Indonesia import dari Amerika,” tuturnya. (rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT