News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KAI Beri Diskon 30% untuk 3,5 Juta Kursi KA Ekonomi, Liburan Sekolah Makin Terjangkau!

Diskon tiket kereta api 30%! KAI sediakan 3,5 juta kursi murah untuk libur sekolah. Aman, fleksibel, dan ramah kantong keluarga.
Rabu, 11 Juni 2025 - 15:44 WIB
Ilustrasi kereta api.
Sumber :
  • tvOnenews.com/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Kabar gembira bagi penumpang kereta! PT Kereta Api Indonesia (KAI) memberikan diskon tarif 30% untuk kelas Ekonomi komersial sebanyak 3.529.612 kursi. Promo ini berlaku untuk perjalanan 5 Juni hingga 31 Juli 2025, bertepatan dengan libur panjang sekolah.

Diskon besar-besaran ini merupakan bagian dari kebijakan stimulus pemerintah untuk menggerakkan pergerakan nasional sekaligus memperkuat daya beli masyarakat di tengah momen libur keluarga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minat Tinggi, Tapi Kursi Masih Melimpah

Hingga 11 Juni 2025 pukul 10.00 WIB, tiket yang sudah terjual mencapai 503.275 lembar, atau baru 14,26% dari total kuota diskon. Artinya, jutaan kursi masih tersedia untuk masyarakat yang ingin liburan hemat.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera mengatur rencana perjalanan sejak dini. Masih banyak jadwal dan rute yang bisa dipilih,” ujar Anne Purba, VP Public Relations KAI.

Tiket Diskon, Tetap Fleksibel

Tak hanya murah, tiket promo ini juga fleksibel—bisa dibatalkan atau dijadwalkan ulang sesuai ketentuan. Pemesanan bisa dilakukan lewat aplikasi Access by KAI atau situs resmi booking.kai.id, menghindari risiko penipuan dari pihak ketiga.

“Kami ingin memperluas akses transportasi publik yang aman dan terjangkau, selaras dengan kebijakan pemerintah,” tambah Anne.

10 Kereta Api Paling Diminati Penumpang

Berikut daftar 10 KA yang paling banyak diburu selama periode promo:

  1. Joglosemarkerto – 23.537 penumpang

  2. Kaligung – 20.020 penumpang

  3. Ambarawa Ekspres – 19.980 penumpang

  4. Sawunggalih – 18.681 penumpang

  5. Matarmaja – 18.458 penumpang

  6. Kamandaka – 15.172 penumpang

  7. Pasundan – 14.483 penumpang

  8. Kertajaya – 14.367 penumpang

  9. Sancaka – 14.229 penumpang

  10. Jayakarta – 13.946 penumpang

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Liburan Seru Tanpa Kantong Bolong

Diskon besar KAI ini menjadi angin segar bagi keluarga, pelajar, dan pelancong lokal yang ingin menikmati momen liburan dengan anggaran minim namun tetap nyaman dan aman. (nsp))

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT