News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ekspor Batu Bara RI Babak Belur! Industri Dunia Nyalakan Alarm Bahaya

Ekspor batu bara RI anjlok 10 juta ton hingga April 2025! Industri China-India melambat, DMO turun 25%. Sinyal serius bagi energi dan ekspor nasional.
Kamis, 29 Mei 2025 - 11:58 WIB
Batu bara
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com – Industri batu bara nasional kembali dihantam kabar pahit. Ekspor emas hitam Indonesia anjlok drastis hingga 10 juta ton hanya dalam empat bulan pertama 2025!

Fenomena ini menjadi alarm serius di tengah ketidakpastian ekonomi global dan ketegangan geopolitik yang kian mendidih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurut data resmi dari Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), ekspor batu bara periode Januari-April 2025 hanya mencatatkan volume 161 juta ton, jauh merosot dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencapai 171 juta ton.

“Mesin produksi di China dan India itu sekarang sedang dalam masa transisi. Bukan berhenti, tapi ada penurunan aktivitas industri secara signifikan,” jelas Surya Herjuna, Direktur Pembinaan Pengusahaan Batu Bara Ditjen Minerba ESDM, dalam Focus Group Discussion di Jakarta, Rabu (28/5/2025).

Perang Dagang Global Hantam Jantung Permintaan

China dan India—dua raksasa konsumen batu bara dunia—dilaporkan tengah menghadapi fase perlambatan industri, diperparah oleh efek domino dari perang dagang internasional. Mesin-mesin produksi yang biasanya menyedot batu bara dalam jumlah besar, kini bergerak lambat. Akibatnya, permintaan terhadap batu bara Indonesia ikut terjun bebas.

“Ini bukan soal kebijakan HBA. Bahkan konsumsi dalam negeri juga turun,” tegas Surya menepis isu bahwa penerapan Harga Batu Bara Acuan (HBA) jadi biang kerok.

Pasar Domestik Juga Lesu: DMO Turun 25%

Tak hanya ekspor, pasar dalam negeri pun ikut terpapar pelemahan. Data DMO (Domestic Market Obligation) menunjukkan penurunan tajam dari 16 juta ton (Jan-Feb 2024) menjadi hanya 12 juta ton pada periode yang sama tahun ini. Penurunan 25% ini mencerminkan lemahnya penyerapan batu bara oleh industri nasional, yang juga tampak belum sepenuhnya pulih pasca pandemi dan tekanan eksternal.

“Artinya, mesin-mesin produksi di masing-masing negara, baik luar maupun dalam negeri, masih belum bergerak agresif,” tambah Surya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvOne Ekonomi Alert – Data Kunci Ekspor Batu Bara RI:

  • Ekspor Jan–Apr 2024: 171 juta ton

  • Ekspor Jan–Apr 2025: 161 juta ton

  • Penurunan: 10 juta ton

  • Konsumsi DMO Jan–Feb 2024: 16 juta ton

  • DMO Jan–Feb 2025: 12 juta ton

  • Faktor utama: Perlambatan industri China & India, perang dagang, transisi produksi global

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT