GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

RI Konversi Utang US$ 3,3 Miliar ke Rupiah, ADB Sebut Langkah Bersejarah untuk Stabilitas Fiskal

Pemerintah RI dan ADB berhasil konversi utang US$ 3,3 miliar ke rupiah. Langkah ini perkuat stabilitas fiskal dan jadi tonggak baru pengelolaan utang nasional.
Rabu, 21 Mei 2025 - 12:06 WIB
ADB Teriak di Milan: Asia-Pasifik Butuh Aksi, Bukan Basa-basi!
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pemerintah Indonesia melalui Kementerian Keuangan sukses mengonversi 27 pinjaman luar negeri dengan total nilai US$ 3,3 miliar atau sekitar Rp54,07 triliun (dengan asumsi kurs Rp16.386 per dolar AS) ke dalam mata uang rupiah.

Transformasi utang ini dilakukan bersama Asian Development Bank (ADB) dan menjadi langkah konversi mata uang lokal terbesar pertama dalam sejarah kerja sama ADB.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konversi ini melibatkan pinjaman yang sebelumnya dalam denominasi dolar Amerika Serikat dan yen Jepang. Langkah ini dinilai krusial dalam mengurangi paparan risiko nilai tukar serta memperkuat ketahanan fiskal nasional di tengah gejolak ekonomi global.

"Dengan mengoptimalkan pengelolaan mata uang, kami membantu negara-negara anggota kami mencapai pertumbuhan ekonomi yang lebih berkelanjutan dan tangguh," ujar Wakil Presiden ADB untuk Keuangan dan Manajemen Risiko, Roberta Casali.

Efisiensi Pembiayaan dan Manfaat Fiskal

Wakil Menteri Keuangan RI Thomas Djiwandono menjelaskan bahwa konversi pinjaman luar negeri ini bertujuan menekan biaya pembiayaan serta menciptakan ruang fiskal yang lebih besar bagi negara.

"Konversi ini akan memberikan ruang fiskal yang lebih besar untuk memenuhi kebutuhan mendesak lainnya," kata Thomas.

Dengan basis utang dalam mata uang rupiah, fluktuasi nilai tukar dapat lebih dikendalikan sehingga belanja negara menjadi lebih terukur dan efisien.

Dorongan ADB untuk Pasar Mata Uang Lokal

ADB menilai langkah Indonesia sebagai preseden penting yang akan mendorong lebih banyak transaksi keuangan berbasis mata uang lokal di kawasan Asia dan Pasifik. Lembaga tersebut aktif mengembangkan instrumen obligasi dan derivatif dalam mata uang lokal untuk memperkuat sistem keuangan domestik di berbagai negara mitra.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Per April 2025, portofolio pinjaman ADB dalam mata uang lokal tercatat telah melampaui US$ 5 miliar. Dari jumlah itu, lebih dari sepertiga dialokasikan untuk sektor swasta, dan angka ini diproyeksikan menembus 50% dalam waktu dekat.

Didirikan pada 1966 dan berkantor pusat di Manila, ADB kini memiliki 69 negara anggota, termasuk Indonesia. Organisasi ini terus memperkuat perannya dalam menyediakan pembiayaan inovatif dan kemitraan strategis untuk mendukung pembangunan berkelanjutan di kawasan. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT