News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anjuran BRI untuk Waspadai 5 Modus Penipuan Online

Berdasarkan data OJK, terdapat 42.257 laporan penipuan dan sebanyak 40.936 di antaranya telah terverifikasi hingga dari Jumat (22/11/2024) hingga Senin (9/2/2025).
Selasa, 20 Mei 2025 - 19:25 WIB
Waspadai 5 Modus Penipuan Online, Ini Anjuran dari BRI.
Sumber :
  • Shutterstock

Jakarta, tvOnenews.com - Menjadi pemenang sebuah acara undian berhadiah merupakan rezeki yang tidak terduga. Namun, hal ini ternyata menjadi celah untuk para penjahat menjalankan aksinya.

Di era yang semakin canggih, para penjahat siber dapat mengambil data calon korban dengan berbagai cara, seperti mengintip akun belanja online atau melihat riwayat transaksi perbankan dari smartphone Anda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Berdasarkan data Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dari Jumat (22/11/2024) hingga Senin (9/2/2025), terdapat 42.257 laporan penipuan dan sebanyak 40.936 di antaranya telah terverifikasi. Dari laporan tersebut, tercatat kerugian masyarakat mencapai Rp700,2 miliar.

Modus yang dilakukan penjahat siber pun semakin pintar. Modus yang paling kerap dilakukan adalah penipuan transaksi belanja online. Kemudian, penipuan berkedok investasi dan iming-iming hadiah.

Selain itu, OJK juga mencatat keberadaan akun palsu di media sosial, seperti Instagram. Akun ini digunakan pelaku untuk menipu masyarakat dengan mengatasnamakan sebuah institusi, baik acara undian berhadiah maupun perbankan.

Pelaku penipuan pun dapat dengan pintar meyakinkan sehingga korban berisiko kerugian material ataupun nonmaterial.

Melihat kejahatan siber yang semakin meresahkan, industri perbankan turut memberikan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat akan bahaya penipuan tersebut. Salah satunya dilakukan oleh PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk atau BRI.

BRI selalu mengingatkan nasabah agar selalu waspada terhadap modus social engineering (soceng) yang memanfaatkan kelemahan psikologis, seperti keingintahuan, ketergesaan, dan kelengahan manusia.

Ketidakwaspadaan menjadi peluang bagi pelaku menjalankan modusnya. Pasalnya, di banyak kasus, masyarakat tidak sadar bahwa dirinya telah menjadi korban soceng.

Untuk memberikan perlindungan kepada nasabah, BRI juga menerapkan tiga komponen, yaitu dari sisi proses, teknologi, dan people. BRI senantiasa melakukan pengembangan aplikasi yang lebih secure.

Kemudian, BRI terus berupaya meningkatkan kesadaran akan bahaya soceng, baik kepada para karyawan maupun nasabah BRI.

Kenali modus social engineering

Selain pribadi, data perusahaan juga dapat menjadi sasaran pelaku kejahatan siber. Agar terhindar dari bentuk social engineering, Anda perlu mengetahui lima bentuk penipuan yang berpotensi merugikan nasabah BRI berikut ini.

1. Phishing melalui situs palsu

Pelaku social engineering telah membuat halaman situs web yang menyerupai situs web perbankan resmi. Mereka membuat halaman login yang serupa dengan situs resmi untuk mencuri kredensial pengguna. Dengan demikian, calon korban akan yakin bahwa halaman tersebut resmi dari perbankan.

2. URL website yang mirip

Selain halaman web, pelaku social engineering juga menggunakan alamat web yang mirip dengan situs resmi. Hal ini dilakukan untuk menipu nasabah agar memasukkan informasi yang sensitif dan bersifat rahasia, seperti password akun.

3. SMS phishing (Smishing)

Untuk mengarahkan korban membuka tautan palsu, pelaku mengirimkan SMS yang mengatasnamakan instansi, seperti BRI atau Qlola by BRI, dan berisikan tautan berbahaya. Jika diklik, data pribadi Anda pun dapat tercuri.

4. Voice phishing (Vishing)

Penipuan melalui panggilan telepon juga memakan banyak korban. Pelaku biasanya berpura-pura sebagai petugas bank untuk meminta data pribadi, seperti kode OTP atau PIN. Dengan demikian, pelaku dapat dengan mudah mengakses akun bank korban secara digital.

5. Customer support palsu

Pelaku social engineering berpura-pura sebagai tim customer support yang kemudian meminta informasi sensitif atau mengarahkan korban ke situs palsu.

Itulah lima bentuk social engineering yang meresahkan masyarakat. Jika lengah, Anda bisa saja menjadi salah satu korban penipuan tersebut.

Maka dari itu, BRI akan terus meningkatkan awareness nasabah terkait akses web Qlola by BRI. Adapun web resmi yang bisa diakses adalah qlola.bri.co.id. Selain itu, masyarakat diminta untuk berhati-hati dalam memberikan informasi pribadi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apabila merasa ragu atau curiga, masyarakat dapat menghubungi dan memverifikasi ke institusi yang bersangkutan. Untuk nasabah BRI dapat menghubungi Contact BRI di nomor telepon 1500017 atau melalui sarana lain.

Gunakan QLola by BRI untuk transaksi perusahaan yang lebih mudah dan praktis. Temukan informasi lebih lengkap mengenai QLola by BRI di sini. (rpi)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT