GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bursa Saham India Melejit Usai Gencatan Senjata dengan Pakistan, Nifty dan Sensex Naik Lebih dari 2,5%

Indeks Nifty dan Sensex melonjak lebih dari 2,5% usai India dan Pakistan capai gencatan senjata. Pasar menyambut positif sinyal stabilitas regional.
Senin, 12 Mei 2025 - 13:57 WIB
Geram Lihat Serangan India, Pakistan Hancurkan Gudang Rudal BrahMos
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvOnenews.com – Pasar saham India melonjak lebih dari 2,5% pada perdagangan Senin pagi (9/5) menyusul tercapainya gencatan senjata antara India dan Pakistan, mengakhiri empat hari konflik militer yang disebut sebagai yang terburuk dalam hampir tiga dekade terakhir.

Melansir dari Reuters, indeks acuan Nifty 50 dan BSE Sensex masing-masing naik ke level 24.700,05 dan 81.689,46 pada pukul 10:15 waktu India (IST), menghapus kerugian 1,5% yang terjadi sejak India melancarkan serangan ke wilayah Pakistan pada Rabu sebelumnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ketegangan Terburuk dalam 30 Tahun Terakhir

Ketegangan meningkat tajam sejak serangan militan yang menewaskan 26 orang di Kashmir, yang mendorong India melakukan serangan militer terhadap sembilan lokasi di Pakistan. Serangan tersebut memicu respons balasan dari Pakistan, memperburuk eskalasi menjadi konfrontasi langsung antarmiliter.

Setelah empat hari ketegangan memanas, kedua negara akhirnya menyepakati gencatan senjata pada akhir pekan, meski awalnya masih terjadi beberapa pelanggaran kecil. Namun, sejak Minggu malam, situasi di perbatasan dinyatakan relatif tenang, dan sinyal stabilitas mulai terbentuk.

Bursa Saham Merespons Cepat Stabilitas Regional

Pasar saham India langsung merespons positif perkembangan ini. Indeks volatilitas India (India VIX) turun signifikan, mengakhiri reli delapan hari yang mencerminkan ketakutan investor terhadap konflik berkepanjangan.

Sektor-sektor sensitif terhadap risiko geopolitik mencatat pemulihan cepat:

  • Indeks sektor keuangan naik 3,1%

  • Indeks teknologi informasi (TI) meningkat 2,4%

  • Saham pariwisata dan perjalanan, yang sebelumnya terpukul akibat konflik, melonjak hingga 4%

Sementara itu, satu-satunya sektor yang mencatat koreksi adalah pharmaceutical, yang turun 0,7% karena faktor eksternal—yakni rencana Presiden AS Donald Trump menurunkan harga obat resep di AS. Dua emiten besar, Cipla dan Sun Pharma, menjadi satu-satunya saham Nifty 50 yang melemah.

Respons Ekonomi dan Proyeksi Makro

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam catatannya, Barclays menyampaikan bahwa selama gencatan senjata tetap dipatuhi oleh kedua negara, proyeksi ekonomi makro India tetap tidak berubah.

“Kami melihat India tetap tumbuh solid di level 6,5% year-on-year pada tahun fiskal 2025–2026, didukung oleh daya tahan terhadap ketidakpastian perdagangan global serta kemajuan signifikan dalam negosiasi dagang dengan pemerintahan AS,” tulis Barclays.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT