News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Prabowo ke Buruh di May Day 2025: Pajak Bukan Buat Lo, Tapi Buat Orang Tajir!

Prabowo janji reformasi pajak berpihak pada buruh dan kenakan pajak tinggi untuk penghasilan besar, umumkan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional pada May Day 2025.
Kamis, 1 Mei 2025 - 14:18 WIB
Presiden RI Prabowo Subianto temui massa buruh pada peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2025
Sumber :
  • Tim tvOnenews/Julio Trisaputra

Jakarta, tvOnenews.com – Presiden terpilih Prabowo Subianto menyampaikan komitmen untuk mengevaluasi sistem perpajakan nasional, khususnya bagi wajib pajak berpenghasilan tinggi, dalam peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) di Monas, Kamis (1/5/2025).

Dalam pidatonya, Prabowo menegaskan bahwa keadilan pajak harus ditegakkan secara proporsional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kita akan tegakkan undang-undang yang benar. Pajak yang besar untuk orang yang penghasilannya besar," ujar Prabowo di hadapan ribuan buruh yang hadir.

Fokus Pajak untuk Kaum Berpenghasilan Tinggi

Presiden menyoroti pentingnya keadilan dalam sistem pajak. Ia menilai pekerja dengan penghasilan rendah tidak seharusnya dibebani tarif pajak yang sama dengan kelompok berpendapatan tinggi.

"Kalau gaji nggak besar, jangan dipajaki tinggi. Tapi kalau sedikit-sedikit, boleh ya. Ya, bayar deh dikit-dikit," kata Prabowo.

Pernyataan tersebut mengindikasikan arah kebijakan reformasi pajak di era kepemimpinannya akan berpihak pada kelas pekerja, sembari memperkuat kontribusi fiskal dari kelompok berpenghasilan tinggi.

Pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional

Prabowo juga mengumumkan rencana pembentukan Dewan Kesejahteraan Buruh Nasional, yang akan terdiri dari pimpinan serikat pekerja seluruh Indonesia. Lembaga ini bertugas mengkaji kondisi buruh, mengevaluasi regulasi ketenagakerjaan, dan memberikan masukan langsung kepada Presiden.

"Dewan ini akan mengidentifikasi undang-undang yang tidak melindungi buruh serta regulasi yang perlu diperbaiki. Pemerintah akan bertindak berdasarkan masukan tersebut," ujarnya.

Pembentukan dewan ini menjadi bagian dari strategi pemerintahan Prabowo untuk meningkatkan partisipasi pekerja dalam pengambilan kebijakan nasional.

Arah Baru Kebijakan Pajak dan Perlindungan Buruh

Langkah Prabowo mencerminkan komitmen terhadap pemerataan ekonomi melalui kebijakan fiskal yang adil dan perlindungan terhadap buruh. Meskipun masih dalam tahap kajian, wacana pengenaan PPh progresif untuk individu berpendapatan tinggi menjadi isu penting dalam agenda ekonomi nasional.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pertanyaan kini bergulir: Apakah reformasi pajak ini akan terealisasi penuh, atau hanya menjadi wacana politis saat momentum Hari Buruh?

Yang jelas, pesan Prabowo tegas: pemerintah baru akan mendengar suara buruh dan menyesuaikan kebijakan dengan prinsip keadilan sosial. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT