News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Risiko Resesi AS Naik ke 50%, Inflasi Melonjak Imbas Kebijakan Tarif Trump

Kebijakan tarif agresif AS picu risiko resesi 50%. Inflasi melonjak, pertumbuhan ekonomi 2025 turun tajam, The Fed tunda pemangkasan suku bunga.
Kamis, 17 April 2025 - 18:57 WIB
donald trump
Sumber :
  • tvOnenews.com/Wildan Mustofa

Jakarta, tvOnenews.com – Kebijakan tarif yang agresif dari pemerintah AS diperkirakan akan memicu perlambatan signifikan dalam perekonomian AS tahun ini dan tahun depan. Berdasarkan jajak pendapat Reuters, probabilitas median resesi dalam 12 bulan ke depan mendekati 50%.

Meskipun Presiden Donald Trump telah mengumumkan jeda 90 hari atas tarif timbal balik terhadap mitra dagang, hal ini belum mampu mengangkat prospek ekonomi AS. Perang dagang yang semakin memanas dengan mitra dagang utama, China, terus menekan sentimen bisnis.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagian besar ekonom—seperti konsumen AS dalam beberapa bulan terakhir—telah menaikkan ekspektasi inflasi dan memangkas proyeksi pertumbuhan ekonomi.

Proyeksi Inflasi dan Resesi Meningkat

  • Dalam survei Reuters 14–17 April, ekspektasi inflasi median melonjak dibanding bulan lalu.

  • Hal ini berpotensi membatasi ruang gerak The Fed untuk melakukan lebih dari dua kali pemangkasan suku bunga hingga akhir tahun.

  • Probabilitas resesi dalam setahun naik menjadi 45% (tertinggi sejak Desember 2023), dari 25% bulan sebelumnya.

"Sentimen saat ini sangat lemah. Konsumen sangat berhati-hati dalam belanja karena harga, pekerjaan, dan kekayaan semua bergerak negatif terhadap mereka. Ini kombinasi yang beracun bagi pertumbuhan konsumsi," ujar James Knightley, Kepala Ekonom Internasional ING.

Ketidakpastian mengenai kebijakan tarif juga membuat pelaku usaha enggan berinvestasi di dalam negeri. Semua dari 45 ekonom yang menjawab pertanyaan tambahan menyatakan bahwa tarif berdampak negatif terhadap sentimen bisnis—hampir separuh menyebut dampaknya "sangat negatif".

Outlook Pertumbuhan Anjlok

  • Awal 2025 sempat diwarnai dengan pertumbuhan kuat, belanja konsumen, dan peningkatan perekrutan.

  • Namun, proyeksi pertumbuhan ekonomi tahun 2025 kini hanya 1,4%, turun tajam dari 2,2% bulan lalu.

  • Sebanyak 46 dari 50 ekonom menurunkan proyeksi mereka rata-rata 80 basis poin hanya dalam sebulan—penurunan tercepat sejak Juli 2022.

  • Untuk tahun 2026, proyeksi pertumbuhan ekonomi dipangkas menjadi 1,5%, dari sebelumnya 2,0% dalam survei Maret.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ketidakpastian akibat tarif telah menciptakan kerusakan permanen. Ini berisiko mengurangi pertumbuhan, menaikkan inflasi, dan memperbesar risiko ekstrem," kata James Egelhof, Kepala Ekonom AS di BNP Paribas.

Kekhawatiran serupa juga menekan kepercayaan terhadap aset-aset AS, termasuk status safe haven dari Treasury dan dolar AS.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT