News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dibuat di China, Dijual Ratusan Juta: Publik Ragukan Keaslian Tas Mewah

Video viral bongkar biaya produksi tas mewah Hermès dan Louis Vuitton di China picu keraguan publik soal keaslian dan harga fantastis di pasaran.
Selasa, 15 April 2025 - 11:03 WIB
Logo Louis Vuitton
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com – Media sosial kembali dihebohkan dengan video viral dari sejumlah pembuat konten asal China yang membongkar rahasia di balik harga fantastis tas-tas mewah dunia seperti Hermès Birkin dan Louis Vuitton

Dalam video-video yang beredar luas di TikTok dan platform lokal seperti Weibo, disebutkan bahwa biaya produksi tas mewah tersebut ternyata jauh lebih murah dibanding harga jualnya di butik-butik eksklusif.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu kreator mengklaim bahwa tas Hermès Birkin yang dijual hingga USD 150.000 sebenarnya hanya membutuhkan biaya sekitar USD 1.000 untuk diproduksi di pabrik. 

Bocoran ini muncul di tengah ketegangan dagang antara Amerika Serikat dan China, di mana Presiden Donald Trump kembali menetapkan kebijakan tarif tinggi terhadap barang impor dari Negeri Tirai Bambu, termasuk produk fashion. 

Kebijakan ini disebut sebagai "tarif resiprokal", dan menjadi bagian dari upaya AS untuk mendorong produksi dalam negeri.

Namun, apakah benar barang-barang mewah seperti Hermès dan Louis Vuitton bisa diproduksi semurah itu? Berikut penjelasan lengkap mengenai apa saja yang membuat tas-tas ini begitu mahal dan eksklusif:

1. Material Berkualitas Tinggi

  • Birkin (Hermès): Dibuat dari kulit eksotis seperti kulit buaya, kulit sapi premium, kulit ostrich, dll.

  • Louis Vuitton: Meski sering menggunakan kanvas khas LV, mereka juga punya koleksi dari kulit eksotis dan kulit sapi premium.

Materialnya sering kali sangat langka dan diolah dengan teknik khusus agar tahan lama dan tetap mewah.

2. Kerajinan Tangan (Handcrafted)

  • Tas Birkin dibuat 100% dengan tangan oleh pengrajin ahli di Prancis. Satu tas bisa memakan waktu hingga 40 jam atau lebih.

  • Louis Vuitton juga menggunakan tenaga kerja terampil, meskipun produksi mereka lebih terstandardisasi dibanding Hermès.

3. Produksi Terbatas

  • Hermès Birkin tidak diproduksi massal. Pembeli harus masuk daftar tunggu atau punya hubungan dengan butik Hermès.

  • Louis Vuitton memang lebih banyak diproduksi, tapi edisi khusus atau kolaborasi terbatas jumlahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Brand Prestige & Warisan Budaya

  • Hermès berdiri sejak 1837, Louis Vuitton sejak 1854 — mereka punya warisan panjang di dunia mode mewah.

  • Konsumen tidak hanya membeli tas, tapi juga status sosial dan simbol eksklusivitas.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Comeback Conor McGregor ke UFC Makin Dekat, Ini Kata Dana White

Presiden UFC, Dana White, menyatakan optimisme bahwa Conor McGregor akan segera kembali bertarung di oktagon, dengan peluang comeback yang kini semakin nyata.
Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Bung Ropan Komentari Kekalahan Timnas Indonesia atas Bulgaria di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengakui keunggulan tipis Bulgaria dengan skor 0-1 dalam laga puncak FIFA Series 2026 yang digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno GBK
Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut 3 Dokter Magang Tewas, Kemenkes: Bukan Kelebihan Beban Kerja, Ini Kronologi Lengkapnya

Buntut tiga dokter internship atau magang yang meninggal dunia dalam waktu berdekatan di lokasi berbeda. Kementerian Kesehatan (Kemenkes) angkat bicara terkait
Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Gagal Comeback, Media Korea Puji Kehebatan Megawati Hangestri di Draft Pemain Asing V-League

Meski Megawati Hangestri dipastikan tak kembali ke V-League musim depan, media Korea tetap menyoroti kehebatan “Megatron” saat membahas draft pemain asing.
Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Seskab Bocorkan Keberhasilan Indonesia Raih Investasi Lebih Rp380 T di Jepang

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menyatakan keberhasilan Indonesia meraih komitmen investasi lebih dari Rp380 triliun di Jepang. Keberhasilan ini
Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Demi Ketahanan Energi Nasional, Bahlil Pastikan Pemerintah Percepatan Blok Masela

Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia memastikan pemerintah mendorong percepatan pengembangan Proyek Strategis Nasional Blok Masela, Maluku. Bahkan Bahlil jelaskan,

Trending

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kalah karena Penalti, John Herdman Bilang Begini soal Permainan Timnas Indonesia vs Bulgaria

Kekalahan perdana yang dialami John Herdman bersama Timnas Indonesia tidak serta-merta membuatnya pesimistis. Meski takluk 0-1 dari Timnas Bulgaria di Stadion -
Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Dirjen Imigrasi Momentum Tepat untuk Pembenahan

Momentum pengangkatan Hendarsam Marantoko sebagai Direktur Jenderal Imigrasi dinilai sebagai langkah penting dalam upaya pembenahan sektor keimigrasian nasional.
Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Ihwal Pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat, Gubernur: Tidak Ada Titipan

Gubernur Papua Barat, Dominggus Mandacan jelaskan, tidak ada titipan atau intervensi dari pihak manapun dalam bursa pencalonan Ketua Umum KONI Papua Barat
Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Di Luar Dugaan Usai Kalah Tipis dari Bulgaria, John Herdman Blak-blakan soal Performa Menakjubkan Timnas Indonesia

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, mengungkapkan kekecewaannya usai kekalahan tipis 0-1 dari Bulgaria dalam laga FIFA Series 2026. Dia bilang timnas Indonesia
VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

VAR Buat Timnas Indonesia Kebobolan Lawan Bulgaria, Ini Penyebab Skuad Garuda Dapat Hukuman Penalti di Final FIFA Series 2026

Timnas Indonesia harus mengubur mimpi meraih gelar FIFA Series 2026 setelah kalah tipis dari Bulgaria. Kekalahan itu ditentukan lewat penalti kontroversial.
Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Reaksi Francis Ngannou Usai Israel Adesanya Tersungkur di UFC Seattle: Olahraga Ini Tak Selalu Adil

Mantan juara kelas berat UFC, Francis Ngannou, mengaku patah hati menyaksikan sahabatnya, Israel Adesanya, kalah TKO dari Joe Pyfer dalam UFC Fight Night 271.
Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam Tak Habis Pikir Kesalahan Fatal saat Timnas Indonesia Takluk dari Bulgaria

Media Vietnam soroti kekalahan Timnas Indonesia 0-1 dari Bulgaria di final FIFA Series 2026, beberkan kesalahan penalti menjadi faktor fatal bagi skuad Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT