GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Presiden Prabowo Subianto Gas Ekonomi Tanpa Rem: 150 Hari, Harga Turun atau Rakyat Ngamuk

Presiden Prabowo ngebut bekerja di 150 hari awal: stabilkan harga, hapus utang petani, dan gas ekonomi cepat. Targetnya jelas—harga turun atau rakyat ngamuk.
Senin, 7 April 2025 - 23:42 WIB
Presiden Indonesia, Prabowo Subianto
Sumber :
  • BPMI Istana Negara

Jakarta, tvOnenews.com - Hari Senin pada 7 April 2025, Presiden Prabowo Subianto untuk pertama kalinya buka suara panjang lebar soal arah dan logika pemerintahannya, dalam wawancara eksklusif bersama tujuh jurnalis nasional di kediamannya di Hambalang, Jawa Barat.

Selama 3,5 jam, Presiden bicara gamblang, dari soal gaduhnya komunikasi istana, sampai strategi ekonomi yang disebutnya sebagai “balapan melawan rasa lapar.”

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Alih-alih fokus pada kontroversi, Prabowo Subianto justru menjadikan momen ini untuk menjelaskan prioritas utamanya dalam 150 hari pertama memimpin negara: ekonomi, stabilitas harga, dan kepercayaan rakyat.

"Begitu kita dapat mandat, fokus saya, antusias saya, semangat saya adalah: bagaimana bisa, dengan waktu yang sesingkat-singkatnya, bekerja. Orang lapar nggak bisa nunggu. Anak-anak yang lapar nggak bisa nunggu. Fokus kita kerja," ujar Prabowo.

Presiden mengakui bahwa arah kebijakan ekonominya sejak awal didesain untuk reaksi cepat. Ia bahkan menyebut langkah-langkah yang sudah diambil sebagai keputusan-keputusan darurat demi mencegah ambruknya daya beli masyarakat di tengah tekanan global.

"Saya fokus pertama di keuangan. Bagaimana pelajaran bisa diambil. Kita yakin, kalau kita bisa deliver dengan baik, dengan cepat, kembalikan harga-harga turun—rakyat akan percaya sama kita," ujarnya.

Prabowo menyampaikan bahwa pemerintahannya tidak akan berlama-lama dalam evaluasi. Yang dibutuhkan saat ini, kata dia, adalah langkah konkret dan keberanian ambil risiko. 

Mulai dari stabilisasi harga pangan, penghapusan beban hutang petani, hingga proteksi terhadap dampak cuaca ekstrem seperti El Nino dan La Nina.

"Saya anggap itu hutang para petani yang layak—hutang lama. Dia enggak bisa pinjam lagi. Selesaikan. Hapus hutang itu, Pak," katanya tegas.

Mengenai potensi resesi global dan kompetisi geoekonomi yang semakin intens, Prabowo menyebut Indonesia tidak boleh terjebak dalam retorika. Ia menekankan pentingnya membuat terobosan ekonomi yang bisa menjaga stabilitas di tengah pusaran ketidakpastian dunia.

"Saya lihat, saya yakini, dalam 5, 6, 8 bulan ke depan, kita akan membuat langkah-langkah fundamental. Terobosan yang akan memperkokoh ekonomi Indonesia di tengah situasi global yang penuh ketidakpastian—perang, persaingan, tekanan dunia ketiga," ujarnya.

Meski begitu, Prabowo mengakui tantangan komunikasi masih jadi pekerjaan rumah. Ia menyebut timnya sebagian besar adalah orang baru yang masih belajar menghadapi tekanan opini publik. Namun ia kembali menegaskan: kerja lebih penting dari wacana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Mungkin saya salah. Karena pendekatan saya waktu itu adalah kerja. Kerja. Dan kalau saya bisa bikin ini, saya kira orang akan menilai secara objektif. Tapi ternyata tidak seperti itu. Politik adalah persepsi," tuturnya.

Dengan gaya khasnya yang blak-blakan, Prabowo tidak menampik bahwa pemerintahannya bukan tanpa cela. Namun, di hadapan tekanan harga dan tantangan global, satu hal yang jadi prinsip utamanya: jangan sampai rakyat menunggu terlalu lama. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

Laporan 43 Polisi Lakukan Pemerasan Dilimpahkan ke Korsup, ICW Singgung Potensi Konflik Kepentingan di KPK

ICW bersama Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) sebelumnya melaporkan kasus pemerasan oleh oknum polisi ke KPK pada 23 Desember 2025
Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi Amankan Sejoli Pengemudi Calya Hitam yang Lawan Arus hingga Tabrak Sejumlah Kendaraan di Sawah Besar

Polisi amankan pengemudi dan penumpang mobil Calya hitam usai lawan arah menabrak sejumlah kendaraan hingga diamuk massa di Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar
Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Media Belanda Sebut Patrick Kluivert Cocok dengan Ciri-ciri Calon Pelatih Timnas Belanda

Nama Patrick Kluivert kembali mencuat ke publik. Setelah tak lagi menukangi Timnas Indonesia, mantan striker Belanda itu dirumorkan masuk radar calon pelatih ..
Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Puluhan Ribu BPJS Kesehatan Warga Masih Nonaktif, DPR Desak BPJS Percepat Proses Reaktivasi PBI

Komisi IX DPR RI menyoroti lambannya reaktivasi kepesertaan BPJS Kesehatan Penerima Bantuan Iuran (PBI), terkhusus di Jambi.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.

Trending

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik Menegangkan Calya Hitam Lawan Arah di Jakpus Diamuk Massa, Tembakan Peringatan Polisi Tak Dihiraukan

Detik-detik menegangkan pengemudi mobil Toyota Calya berwarna hitam nyaris diamuk massa di kawasan Jalan Gunung Sahari, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Rabu (25/2/2026).
Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Komite Protes Klausul di Perjanjian RI-AS, Ada Ancaman Serius untuk Ekosistem Pers Nasional

Klausul yang menjadi sorotan serius KTP2JB dan insan pers nasional termuat dalam Lampiran III halaman 39 Pasal 3.3 tentang Persyaratan bagi Penyedia Layanan Digital.
Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Rekor Buruk Lawan Dortmund, Atalanta Butuh Keajaiban di Liga Champions!

Atalanta mengusung misi berat saat menjamu Borussia Dortmund pada leg kedua babak play-off Liga Champions. La Dea harus membalikkan defisit dua gol setelah tumbang 0-2 di Signal Iduna Park.
Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Program MBG Dipotong dari Anggaran Pendidikan, PDIP: Masih Banyak Sekolah Sangat Tidak Layak

Ketua DPP PDIP M.Y. Esti Wijayati menyoroti kebijakan pemerintah yang memakai anggaran pendidikan untuk membiayai program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Generasi Emas Timnas Indonesia di Depan Mata! Ini 11 Calon Pemain Naturalisasi Menuju Piala Asia 2027 dan Piala Dunia 2030

Deretan pemain keturunan Eropa siap dinaturalisasi untuk memperkuat Timnas Indonesia. Generasi emas ini diyakini bisa membawa Garuda ke Asia dan Piala Dunia..
Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal Siaran Langsung Proliga 2026 Seri Sentul: Perjuangan Terakhir Megawati Hangestri Hingga Yolla Yuliana Sebelum Babak Final Four

Jadwal siaran langsung Proliga 2026 seri Sentul, di mana Megawati Hangestri dan hingga Yolla Yuliana akan menjalani laga terakhirnya di babak reguler sebelum tampil di babak final four.
Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Wakil Kepala BGN Diduga Berkomentar Pedas ke Ketua BEM UGM yang Kritik MBG: Yang Orasi Menghasilkan Apa?

Baru-baru ini warganet dikejutkan dengan dugaan komentar pedas Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Irjen Pol Sony Sonjaya terhadap Ketua BEM UGM
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT