News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Emas Anjlok ke Rp1,819 Juta! Emak-Emak Panik atau Saatnya Borong?

Harga emas Antam turun ke Rp1,819 juta per gram meskipun masih mahal. Emak-emak galau apakah waktunya jual, tahan, atau borong? Simak strategi tepatnya di sini!
Jumat, 4 April 2025 - 10:01 WIB
Harga Emas Antam
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas batangan Antam kembali turun tajam pada Jumat (4/4), membuat banyak emak-emak mulai waspada atau justru semangat borong. 

Berdasarkan data dari laman resmi Logam Mulia, harga emas turun Rp17.000 menjadi Rp1.819.000 per gram dari harga sebelumnya Rp1.836.000 per gram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Penurunan ini tentu menjadi perbincangan hangat di kalangan ibu rumah tangga dan pelaku usaha emas rumahan. Ada yang khawatir harga bakal terus turun, tapi tak sedikit yang melihat ini sebagai kesempatan untuk menambah tabungan emas.

Harga Buyback Turun, Emak-Emak Wajib Waspada!

Tak hanya harga jual, harga buyback atau harga jual kembali emas Antam juga turun menjadi Rp1.671.000 per gram. 

Buat emak-emak yang ingin menjual emasnya, ini tentu jadi dilema—menjual sekarang atau menunggu harga naik lagi?

Rincian Harga Emas Batangan Antam per 4 April 2025:

  • 0,5 gram: Rp959.500

  • 1 gram: Rp1.819.000

  • 2 gram: Rp3.578.000

  • 3 gram: Rp5.342.000

  • 5 gram: Rp8.870.000

  • 10 gram: Rp17.685.000

  • 25 gram: Rp44.087.000

  • 50 gram: Rp88.095.000

  • 100 gram: Rp176.112.000

  • 250 gram: Rp440.015.000

  • 500 gram: Rp879.820.000

  • 1.000 gram: Rp1.759.600.000

Pajak dan Kebijakan Transaksi

Sebelum membeli atau menjual emas, emak-emak wajib tahu soal pajak! Pemerintah menetapkan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sesuai PMK No. 34/PMK.10/2017. Pembelian emas batangan dikenakan PPh sebesar 0,45 persen bagi pemilik NPWP dan 0,9 persen bagi non-NPWP.

Kalau jual emas di atas Rp10 juta ke PT Antam Tbk, dikenakan PPh Pasal 22 sebesar 1,5 persen (pemilik NPWP) dan 3 persen (non-NPWP). Pajaknya langsung dipotong dari total nilai buyback.

Saatnya Borong atau Tahan Dulu?

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Harga emas turun selalu bikin emak-emak galau. Apakah ini momen tepat untuk borong emas tambahan? Atau lebih baik menunggu harga lebih stabil? Beberapa analis menyarankan untuk tetap memantau tren global sebelum mengambil keputusan.

Bagi yang berencana investasi jangka panjang, penurunan harga ini bisa jadi kesempatan emas! Tapi kalau butuh dana cepat, sebaiknya pertimbangkan harga buyback yang juga turun. (ant/nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT