News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Muhammadiyah dan Revolusi Ekonomi Umat: Dari Koperasi Hingga Konglomerasi Syariah

Muhammadiyah berperan besar dalam ekonomi Indonesia melalui koperasi, UMKM, keuangan syariah, dan bisnis sosial, berpotensi menjadi konglomerasi Islami
Kamis, 27 Maret 2025 - 07:30 WIB
Logo Muhammadiyah
Sumber :
  • ANTARA

Jakarta, tvOnenews.com– Siapa sangka, organisasi yang dikenal sebagai gerakan dakwah Islam ini juga memiliki kiprah besar dalam membangun perekonomian nasional? 

Muhammadiyah tak hanya bergerak di bidang pendidikan dan sosial, tetapi juga memainkan peran penting dalam memperkuat ekonomi umat. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari koperasi hingga lembaga keuangan syariah, gerakan ini terus menancapkan pengaruhnya dalam membangun ekonomi berbasis nilai-nilai Islam.

Koperasi dan UMKM: Pilar Utama Kemandirian Ekonomi

Sejak lama, Muhammadiyah memahami bahwa kunci kesejahteraan umat terletak pada ekonomi yang kuat. Oleh karena itu, organisasi ini mendirikan berbagai koperasi dan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berperan dalam menggerakkan roda perekonomian masyarakat. 

Salah satunya adalah Baitut Tamwil Muhammadiyah (BTM), lembaga keuangan mikro syariah yang memberikan akses modal bagi usaha kecil agar bisa berkembang dan bersaing di pasar.

Tak hanya itu, Muhammadiyah juga mendukung para wirausahawan muda melalui berbagai program pelatihan dan pendampingan. Beberapa perguruan tinggi Muhammadiyah telah mendirikan inkubator bisnis yang membantu mahasiswa dan alumni menjadi pengusaha sukses, sekaligus menciptakan lapangan kerja baru.

Kontribusi Muhammadiyah dalam UMKM:

  • Mendirikan dan mengembangkan koperasi berbasis syariah.

  • Memberikan akses modal usaha melalui BTM dan BMT.

  • Menyelenggarakan pelatihan wirausaha dan pendampingan bisnis.

  • Mengembangkan pasar digital untuk produk UMKM Muhammadiyah.

Lembaga Keuangan Syariah: Dari BPRS Hingga Lazismu

Dalam mendukung ekonomi berbasis syariah, Muhammadiyah telah mendirikan berbagai lembaga keuangan yang bertujuan membantu masyarakat dalam mengelola keuangan mereka secara islami. 

Salah satunya adalah Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS), yang memberikan layanan keuangan tanpa riba, sehingga lebih sesuai dengan prinsip Islam dan menjangkau masyarakat yang belum tersentuh layanan perbankan konvensional.

Selain itu, Muhammadiyah juga aktif dalam pengelolaan dana sosial dan filantropi melalui Lembaga Amil Zakat, Infak, dan Sedekah Muhammadiyah (Lazismu). 

Dana yang terkumpul disalurkan ke berbagai program pemberdayaan ekonomi, seperti bantuan modal usaha, pelatihan keterampilan, hingga pengembangan usaha berbasis komunitas.

Peran Muhammadiyah dalam Keuangan Syariah:

  • Mendirikan Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS).

  • Mengelola Lazismu untuk pemberdayaan ekonomi berbasis zakat.

  • Mengembangkan sistem keuangan mikro berbasis syariah.

  • Mendorong literasi keuangan syariah di kalangan masyarakat.

Dari Sosial ke Sektor Riil: Muhammadiyah Jadi Pemain Serius?

Tak hanya bergerak dalam sektor keuangan dan UMKM, Muhammadiyah juga mengelola berbagai bisnis yang memberikan dampak ekonomi signifikan. 

Rumah sakit, sekolah, dan universitas Muhammadiyah tidak hanya berfungsi sebagai lembaga sosial, tetapi juga sebagai entitas bisnis yang membuka lapangan kerja dan mendorong perputaran ekonomi di berbagai daerah.

Bahkan, beberapa analis menilai bahwa Muhammadiyah berpotensi menjadi kekuatan ekonomi besar yang mampu bersaing dengan konglomerasi lainnya di Indonesia. Dengan model ekonomi berbasis syariah dan prinsip keberlanjutan, Muhammadiyah terus membuktikan bahwa ekonomi Islam bisa menjadi pilar utama dalam membangun bangsa.

Sektor Riil yang Dikelola Muhammadiyah:

  • Rumah sakit Muhammadiyah sebagai penyedia layanan kesehatan.

  • Universitas dan sekolah Muhammadiyah sebagai pusat pendidikan dan bisnis.

  • Pengelolaan properti dan aset strategis berbasis wakaf produktif.

  • Pengembangan bisnis retail dan perdagangan berbasis syariah.

Masa Depan Ekonomi Muhammadiyah: Menuju Konglomerasi Syariah?

Melihat sepak terjangnya selama ini, bukan tidak mungkin Muhammadiyah akan berkembang lebih jauh, bahkan membentuk konglomerasi ekonomi berbasis Islam yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun global. 

Dengan jaringan luas, sumber daya manusia yang besar, dan visi ekonomi yang kuat, Muhammadiyah memiliki potensi untuk menjadi salah satu kekuatan ekonomi terbesar di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seiring dengan meningkatnya minat masyarakat terhadap ekonomi syariah, Muhammadiyah semakin memiliki peluang besar untuk memperluas pengaruhnya. 

Kini, pertanyaannya bukan lagi apakah Muhammadiyah bisa menjadi raksasa ekonomi, tetapi seberapa cepat organisasi ini bisa merealisasikan visi besar tersebut? (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Tak Cukup Lewat Media Sosial, Klarifikasi Denada Disebut Belum Menyentuh Ikatan Batin Ibu dan Anak

Setelah menanti cukup lama, akhirnya kini Ressa Rizky Rossano mendapat pengakuan anak kandung dari Denada. Meski terasa senang namun tak membuat sepenuhnya lega
Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Sampaikan Arahan Prabowo di Gala Dinner ABAC 2026, Menko AHY: Infrastruktur Tetap Jadi Tulang Punggung Ekonomi RI

Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), menekankan pesan Presiden Prabowo Subianto terkait infrastruktur kepada 21 anggota APEC.
Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Seusai Bungkam Sunderland! Mikel Arteta Bicara Realistis soal Peluang Juara Arsenal

Arsenal semakin kokoh di puncak klasemen sementara Liga Inggris 2025/26 setelah meraih kemenangan meyakinkan 3-0 atas Sunderland dalam laga yang berlangsung di London, Sabtu (7/2/2026).

Trending

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Mulai Malam ini Amalkan, Sunnah Rasulullah SAW ini Dianjurkan UAH Pahalanya Setara Ibadah Umrah

Simak amalan sunnah Rasulullah SAW yang disampaikan Ustaz Adi Hidayat
Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Malam Kelam Garuda Muda! Timnas Indonesia U-17 Tak Berdaya Lawan China

Timnas Indonesia U-17 menelan kekalahan telak saat menjalani laga uji coba pertama melawan China U-17.
Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Fakta Mengejutkan Kabar Penyekapan 5 Karyawan Ekspedisi di Tanjung Priok, Polisi Temukan Ruangan Terbuka Tak Terkunci

Aparat kepolisian Polsek Tanjung Priok, Jakarta Utara, mengungkap fakta mengejutkan terkait kabar dugaan penyekapan 5 karyawan jasa pengiriman (ekspedisi). 
Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

Resmi! AFC Jatuhkan Sanksi Cukup Berat usai Timnas Futsal Indonesia Ciptakan Sejarah di Piala Asia 2026, Ada Masalah Serius Apa?

PSSI didenda Rp235 juta oleh AFC usai Piala Asia Futsal 2026 akibat pelanggaran penonton masuk lapangan. Sanksi muncul di tengah pencapaian bersejarah Indonesia
Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Update Ranking Dunia Timnas Futsal Indonesia Usai Buat Kejutan di Piala Asia 2026: Sejajar dengan Negara Kuat Eropa

Setelah mencatatkan sejarah dengan menjadi runner-up Piala Asia 2026, Timnas Futsal Indonesia berpotensi alami kenaikan peringkat di ranking dunia FIFA.
Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal Final Kejuaraan Beregu Asia 2026: China Berpeluang Sapu Bersih Medali Emas, Indonesia Kawinkan Perunggu

Jadwal final Kejuaraan Beregu Asia 2026, di mana China berpeluang menyapu bersih medali emas dan Indonesia hanya menjadi penonton usai kawinkan perunggu.
Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Kabar Baik untuk John Herdman, Striker Keturunan Jogja di Liga Eropa Ini Masuk Radar Naturalisasi Timnas Indonesia

Robin Mirisola, striker muda berdarah Jogja yang bermain di KRC Genk, masuk radar naturalisasi Timnas Indonesia. Simak profilnya.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT