News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Lokasi Ridwan Kamil yang Dikabarkan 'Menghilang Seketika' Usai Penggeledahan Terkait Dugaan Korupsi Bank BJB (BJBR)

DPD Golkar Jawa Barat Iswara kembali memberikan keterangan bahwa pihaknya telah berhasil menghubungi RIdwan Kamil. Meski demikian, mereka belum bertemu langsung
Sabtu, 15 Maret 2025 - 13:21 WIB
Kolase foto Ridwan Kamil soal dugaan kasus korupsi Bank BJB
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Eks Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dikabarkan 'menghilang' usai namanya terseret dalam dugaan korupsi di lingkungan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten (BJBR) atau Bank BJB terkait mark-up dana iklan. Kabar menghilangnya Ridwan Kamil itu ramai diperbincangkan oleh publik hingga menghadirkan ragam spekulasi.

Kabar menghilangnya Ridwan Kamil itu pertama kali diungkap oleh Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat Iswara. Dia menyebut Ridwan Kamil kini tak bisa dihubungi pasca rumahnya digeledah, alias menghilang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia menyebut percobaan untuk menghubungi Ridwan Kamil untuk memberikan bantuan hukum pada sosok yang akrab disapa Kang Emil terkait namanya yang belakangan terseret dalam dugaan korupsi Bank BJB itu. Namun, upaya tersebut belum mendapatkan respons.

Kediaman Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Kediaman Mantan Gubernur Jabar Ridwan Kamil
Sumber :
  • Tim tvOne/Ilham

 

"Sampai saat ini kita masih berusaha menghubungi, jujur saja, kami berusaha menghubungi, baik juga melalui keluarganya dan sampai saat ini kami belum bisa berkomunikasi," kata dia, dikutip dari viva Sabtu (15/3/2025).

Untuk diketahui, terseretnya nama Ridwan Kamil pertama kali diketahui oleh publik saat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan penggeledahan rumah Ridwan Kamil di Bandung, Senin (10/3/2025) lalu.

Dari penggeledahan itu, KPK mengonfirmasi bahwa pihaknya berhasil mengamankan sejumlah dokumen barang bukti terkait kasus korupsi Bank BJB. Dalam waktu dekat, Ridwan Kamil akan dipanggil KPK untuk dilakukannya klarifikasi atas dokumen barang bukti tersebut.

Sebagai indormasi, KPK mengungkap kasus dugaan korupsi dana iklan Bank BJB senilai Rp222 miliar, dugaan korupsi dimulai pada tahun 2021 hingga pertengahan tahun 2023.

Bersamaan dengan ramainya kabar penggeledahan rumah Ridwan Kamil itu, KPK telah menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus tersebut. Kelimanya Direktur Utama Bank BJB Yuddy Renaldi, Pimpinan Divisi Corsec Bank BJB Widi Hartoto dan tiga orang pihak swasta pemilik agensi iklan yakni Ikin Asikin, Suhendrik serta Sophan Jaya Kusuma.

Ilustrasi KPK
Ilustrasi KPK
Sumber :
  • Antara

 

Sementara untuk Ridwan Kamil, KPK masih belum mengeluarkan status hukum. KPK merencanakan akan memanggil Ridwan Kamil untuk mengklarifikasi temuan barang bukti hasil penggeledahan. Saat itum status Ridwan Kamil akan dijadikan sebagai saksi.

Terbaru, Sekretaris DPD Golkar Jawa Barat Iswara kembali memberikan keterangan bahwa pihaknya telah berhasil menghubungi RIdwan Kamil. Meski demikian, mereka belum bertemu langsung.

Iswara mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil berkomunikasi dengan Ridwan Kamil melalui telepon pada Jumat (14/3/2025) malam.

Dalam komunikasi itu, kata Iswara, Kang Emil mengaku dalam kondisi baik tengah berada di Bandung dan akan kooperatif menghadapi penyidik KPK.

"Tadi malam kami sudah berkomunikasi dengan Pak Ridwan Kamil lewat telepon. Beliau menyampaikan bahwa dalam kondisi sehat dan sedang berada di Bandung. Yang kedua, beliau juga menyampaikan pesan bahwa tentunya akan siap kooperatif mengikuti apa yang diminta oleh penyidik, yang mana sejauh ini kita ketahui bahwa Kang Emil statusnya masih sebagai saksi," ujar Iswara, saat berkunjung ke Kota Tasikmalaya, Sabtu (15/3/2025) pagi.  

Sempat meninggalkan pesan

Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Ridwan Kamil Buka Suara Soal Penggeledahan Kediaman oleh KPK Lewat Secarik Kertas
Sumber :
  • Ilham Ariyansyah/tvOne

 

Sebelum 'menghilang' Ridwan Kamil sempat mengeluarkan pesan.

Pesan itu ditulis dalam secarik kertas ditujukan kepada media.

Dalam surat itu, Ridwan Kamil menuliskan tiga poin terkait penggeledahan di rumahnya oleh KPK yang terjadi beberapa waktu lalu.

Poin-poin isi surat tersebut yakni:

1. Bahwa benar kami didatangi oleh tim KPK terkait perkara di BJB. 

2. Tim KPK sudah menunjukkan surat tugas resmi, dan kami selaku warga negara yang baik sangat kooperatif dan sepenuhnya mendukung/membantu tim KPK secara profesional. 

3. Hal-hal terkait lainnya kami tidak bisa mendahului tim KPK dalam memberikan keterangan, silakan insan pers bertanya langsung kepada tim KPK.

Demikian isi surat Ridwan Kamil terkait penggeledahan rumahnya oleh KPK terkait dugaan korupsi Bank BJB.

Merujuk poin kedua isi surat Ridwan Kamil, dan merujuk keterangan KPK soal rencana pemanggilan Ridwan Kamil, seharusnya dalam waktu dekat Ridwan Kamil akan kembali muncul ke publik.

Kemunculan itu untuk menjawab dan mengklarifikasi temuan barang bukti oleh KPK dari hasil penggeledahan rumahnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disclaimer: Kami berusaha menyajikan informasi yang akurat dan terkini, termasuk juga mengupayakan keakuratan, kelengkapan, atau keandalan informasi. Kelengkapan informasi akan disajikan secara berkelanjutan sejalan dengan proses pendalaman informasi dan konfirmasi pihak terkait. 

(vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT