Jakarta, tvOnenews.com - Harga emas jatuh ke posisi US$2.850 per troy ons pada akhir pekan ini.
Dimana, harga emas pada awal pekan sebelumnya berhasil di titik US$2.950 per troy ons.
Penurunan harga emas terjadi di tengah dolar yang lebih kuat dan karena pasar terus memperkirakan hanya dua pemotongan suku bunga The Fed tahun 2025 ini.
Hal itu setelah rilisnya data inflasi AS inflasi tetap di atas target 2 persen.
Data terbaru menunjukkan harga PCE naik 0,3 persen bulan ke bulan pada bulan Januari, sesuai dengan ekspektasi, sementara tingkat tahunan turun menjadi 2,5 persen dari 2,6 persen pada bulan Desember.
"Laporan itu juga mengungkapkan penurunan mengejutkan sebesar 0,2 persen dalam belanja konsumen, penurunan pertama dalam hampir dua tahun, sementara pendapatan melonjak 0,9 persen, peningkatan terbesar dalam setahun," tulis analis mengutip tradingeconomics, Minggu (2/3/2025).
Perhatian pasar sekarang beralih pada kebijakan perdagangan AS.
Presiden Donald Trump mengonfirmasi bahwa tarif 25 persen untuk barang-barang Meksiko dan Kanada akan berlaku pada tanggal 4 Maret, di samping bea tambahan 10% untuk impor Tiongkok.
Dia juga mengancam akan mengenakan pungutan 25 persen untuk barang-barang UE. Untuk minggu ini, emas kehilangan 2,7persen setelah delapan minggu berturut-turut naik, meskipun harga masih naik 1,4 persen pada bulan Februari. (vsf)
Load more