GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Sampah Jadi Berkah: Transformasi Limbah Organik di Kudus

Pusat Pengolahan Organik Bakti Lingkungan Djarum Foundation di Djarum Oasis Kretek Factory, Kudus, adalah solusi utama atasi limbah organik di daerah tersebut.
Rabu, 26 Februari 2025 - 17:32 WIB
Dari Sampah Jadi Berkah: Transformasi Limbah Organik di Kudus
Sumber :
  • Nadiyas Utami Pratiwi

Kudus, tvOnenews.com - Pusat Pengolahan Organik Bakti Lingkungan Djarum Foundation di Djarum Oasis Kretek Factory, Kudus, menjadi salah satu solusi utama dalam mengatasi limbah organik di daerah tersebut.

Setiap harinya, tempat ini mampu mengolah hingga 50 ton sampah organik menjadi kompos yang bermanfaat untuk berbagai program penghijauan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Astrid, staf Bakti Lingkungan Djarum Foundation, menjelaskan bahwa sampah organik yang diolah berasal dari berbagai sumber, seperti pasar, hasil sapuan jalan, serta ranting dan daun yang cukup banyak karena pohon-pohon di Kudus sudah besar. 

“Untuk perawatan pohon diperlukan pemangkasan, dan limbahnya termasuk dalam kategori sampah organik. Sampah ini dikirim ke tempat kami oleh Dinas Lingkungan Hidup untuk diolah lebih lanjut,” ujarnya.

Dalam proses pengolahan limbah organik, sampah berukuran besar seperti dahan dan ranting akan diproses menggunakan mesin crasher agar ukurannya lebih kecil. 

Sementara itu, sampah hasil sapuan jalan harus dipilah terlebih dahulu karena sering bercampur dengan plastik, paku, atau benda logam lainnya. Setelah dipilah, sampah dimasukkan ke dalam mesin pencacah agar ukurannya lebih kecil dan lebih mudah diproses.

Setelah pencacahan, sampah akan melalui proses pengayakan. Sampah yang masih kasar akan dicacah kembali, sedangkan yang sudah cukup halus akan masuk ke tahap berikutnya. 

Pada tahap ini, sampah makanan atau food waste akan dicampurkan dengan bahan lain seperti kotoran ayam sebagai sumber nitrogen dan charcoal atau arang. 

Selanjutnya, bahan-bahan tersebut akan dicampur dengan starter yang disebut VRM sebelum akhirnya difermentasi selama enam bulan dalam ruang tertutup.

Dandy, Program Officer Bakti Lingkungan Djarum Foundation, menyebutkan bahwa kandungan organik dalam sampah di Kudus sebelumnya mencapai hampir 70 persen. 

Namun, berdasarkan data Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN) tahun 2023, angka tersebut turun menjadi 48 persen. 

“Penurunan ini terjadi karena setiap hari kami mengolah hampir 50 ton sampah organik. Jika dikalikan 360 hari, jumlah yang berhasil diolah sangat signifikan dalam mengurangi sampah di Kudus,” jelasnya.

Lebih lanjut, Dandy menjelaskan bahwa Bakti Lingkungan Djarum Foundation memiliki 370 mitra yang tersebar di berbagai wilayah. 

“Mitra kami bertugas memilah sampah, yang kemudian kami jemput secara gratis menggunakan sembilan armada yang beroperasi setiap hari. Tidak ada biaya dalam layanan ini karena kami berupaya saling membantu. Kami berharap seluruh wilayah Kudus, termasuk desa, fasilitas umum, layanan masyarakat, serta sekolah-sekolah, dapat menjadi mitra,” tambahnya.

Sebagian besar kompos yang dihasilkan dimanfaatkan dalam program penghijauan yang dijalankan oleh Bakti Lingkungan Djarum Foundation. 

Namun, jika ada instansi atau masyarakat yang membutuhkan, mereka dapat mengajukan permohonan dengan mengisi formulir yang tersedia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Selama memenuhi syarat dan ketentuan yang berlaku, kompos dapat diberikan secara gratis,” tutup Dandy.

Dengan adanya pusat pengolahan ini, diharapkan kesadaran masyarakat dalam mengelola sampah organik semakin meningkat, serta mendukung upaya pelestarian lingkungan di Kudus dan sekitarnya. (nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT