News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

BBM RON 92, 95, 98 dan Solar CN51 di Semua SPBU Milik Shell Sempat Kosong, Presdir Ungkap Kondisi Saat Ini

Kelangkaan BBM yang sempat terjadi, terjadi di seluruh SPBU operasional Shell, mulai dari DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat hingga Jawa Timur.
Rabu, 26 Februari 2025 - 14:10 WIB
SPBU harga Shell Indonesia
Sumber :
  • (ANTARA/Shell Indonesia)

Jakarta, tvOnenews.com - Shell Indonesia mengungkap kondisi bahan bakar minyak (BBM) yang dijual di SPBU-nya. Penjelasan itu diberikan usai kelangkaan BBM non subsidi di SPBU Shell sejak Januari 2025.

Kelangkaan yang sempat terjadi, berlaku untuk seluruh BBM non-subsidi di semua daerah yang menjadi lokasi operasional Shell, yakni DKI Jakarta, Banten, Jawa Barat dan Jawa Timur.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

President Director and Managing Director Mobility Shell Indonesia, Ingrid Siburian mengklaim stok BBM Shell saat ini aman.

Hal itu berlaku untuk seluruh SPBU yang dijual oleh pihaknya, mencakup RON 92, RON 95, RON 98 dan solar CN51.

Menyoal normalnya stok BBM di Shell, dia menyebut sudah terjadi sejak 11 Februari 2025 lalu.

Dia juga tidak membantah soal kelangkaan BBM yang sempat terjadi di Shell.

Bahkan sejumlah SPBU disebut mengalami stock out, atau kekosongan stok.

"Alhamdulillah telah beroperasi seperti sediakala pada 11 Februari 2025," jelas dia, dalam pemaparan pada rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi XII DPR RI, Rabu (26/2/2025).

Dia menjelaskan pengoperasionalan kembali SPBU Shell karena didapatnya bahan bakan impor.

Bahan bakar impor itu didapat meski melalui proses yang panjang, mulai dari perizinan hingga distribusi ke SPBU.

Proses itu dimulai pada September 2024 dengan mengajukan permohonan persetujuan impor melalui usul neraca komoditas.

Kementerian ESDM baru membalas permohonan neraca komoditas pada Shell pada 20 Januari 2025, dan ditindaklanjuti dengan persetujuan impor pada 23 Januari 2025.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Saat mendapatkan izin dari pemerintah, ia menyebut kondisi 25 persen dari total SPBU Shell sudah mengalami kekosongan BBM untuk semua varian.

Melanjutkan dengan proses impor, BBM impor kemudian tiba di terminal pada 6 Februari 2025 dan sudah didistribusikan di seluruh SPBU pada 11 Februari 2025. (vsf)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT