GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bappenas Ajukan Tambahan Anggaran Prioritas Nasional Sebesar Rp152,1 Miliar

Segini tambahan anggaran untuk mendukung berbagai program prioritas nasional yang diajukan oleh Bappenas dalam APBN 2025
Kamis, 13 Februari 2025 - 12:15 WIB
Logo Kementerian PPN/Bappenas
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN/Bappenas) mengusulkan tambahan anggaran sebesar Rp152,1 miliar dalam APBN 2025 untuk mendukung berbagai program prioritas nasional.

Dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, Bappenas menyampaikan bahwa tambahan anggaran tersebut mencakup beberapa bidang strategis, antara lain:

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

  1. Prioritas Nasional (PN) 2 – Memperkuat sistem pertahanan keamanan dan kemandirian bangsa melalui swasembada pangan, energi, air, serta pengembangan ekonomi syariah, digital, hijau, dan biru (Rp17,4 miliar).
     

    • Termasuk pengembangan ekonomi biru (Rp800 juta), tata kelola pangan (Rp4,5 miliar), serta bioekonomi dan konservasi sumber daya air (Rp5,2 miliar).

  2. PN 3 – Pengembangan infrastruktur, penciptaan lapangan kerja berkualitas, serta penguatan kewirausahaan dan industri kreatif (Rp23,9 miliar).

    • Termasuk kebijakan Satu Data Indonesia (SDI) Rp16,3 miliar dan pengembangan geopark Rp4 miliar.

  3. PN 4 – Penguatan SDM, teknologi, pendidikan, kesehatan, serta pemberdayaan perempuan dan pemuda (Rp1,9 miliar).

  4. PN 6 – Pembangunan desa dan pemerataan ekonomi (Rp6,1 miliar).

    • Termasuk program Registrasi Sosial Ekonomi Rp1 miliar dan percepatan pemindahan IKN Rp1 miliar.

  5. PN 7 – Reformasi politik, hukum, birokrasi, serta pemberantasan korupsi dan kejahatan transnasional (Rp99,3 miliar).

    • Termasuk pengendalian inflasi (Rp1 miliar), sistem informasi KRISNA Rp8,5 miliar, dan beasiswa PNS perencana pembangunan Rp45,9 miliar.

  6. PN 8 – Penguatan harmonisasi lingkungan, budaya, dan toleransi (Rp3,5 miliar).

Selain anggaran untuk program prioritas nasional, Bappenas juga mengajukan tambahan anggaran operasional sebesar Rp324 miliar dari Bagian Anggaran Bendahara Umum Negara (BA BUN). Dana ini mencakup:

  • Penyesuaian gaji dan tunjangan 1.590 ASN baru (Rp201 miliar).

  • Fasilitas kerja (co-working space) Rp50 miliar.

  • Pendidikan dan pelatihan model baru (Rp10 miliar).

  • Tambahan operasional kantor akibat penambahan pegawai (Rp63 miliar).

Dengan demikian, total usulan tambahan anggaran Bappenas mencapai Rp476,1 miliar, yang dianggap sebagai kebutuhan esensial guna menunjang efektivitas program nasional dan operasional kementerian. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT