News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

KTNA: Semangat Petani Menjadi Kunci dalam Meningkatkan Produktivitas Pertanian

KTNA ungkap apa yang menjadi kunci semangat para petani untuk meningkatkan produktivitas pertanian di Indonesia
Selasa, 11 Februari 2025 - 08:37 WIB
Ilustrasi petani.
Sumber :
  • Antara

Jakarta, tvOnenews.com - Ketua Umum Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Nasional, Yadi Sofyan Noor, menekankan bahwa menjaga semangat petani sangat penting untuk meningkatkan produktivitas pertanian. Hal ini tidak hanya berdampak pada kesejahteraan mereka tetapi juga berkontribusi pada pencapaian swasembada pangan.

"Faktor utama dalam peningkatan produksi adalah menjaga semangat petani dengan mengoptimalkan teknologi budidaya dan pasca panen. Inilah semangat yang terus kami tanamkan kepada petani padi agar mereka dapat berkontribusi dalam swasembada pangan," ujar Yadi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataan tersebut menanggapi proyeksi Badan Pusat Statistik (BPS) yang memperkirakan produksi beras nasional pada Januari-Maret 2025 mencapai 8,67 juta ton, meningkat 52,32 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 5,69 juta ton.

Yadi menegaskan bahwa semangat utama dalam peningkatan produksi adalah optimalisasi teknologi pertanian dan pasca panen agar hasil pertanian semakin maksimal dan mendukung ketahanan pangan nasional.

Ia juga menyatakan bahwa KTNA mendukung penuh langkah pemerintah dalam menghentikan impor beras, sebagai bentuk komitmen untuk memperkuat ketahanan pangan nasional serta membuktikan bahwa Indonesia mampu mencapainya secara mandiri.

Lebih lanjut, Yadi mengungkapkan bahwa KTNA telah terbiasa beradaptasi dengan perubahan iklim serta fluktuasi harga pangan yang kerap terjadi, tanpa menyebabkan dampak signifikan terhadap produktivitas pertanian.

Selain itu, KTNA mengapresiasi berbagai kebijakan pemerintah yang pro-petani, seperti subsidi pupuk, penyediaan benih unggul, bantuan alat dan mesin pertanian (alsintan), serta program intensifikasi dan ekstensifikasi pertanian.

Melalui langkah-langkah tersebut, KTNA berharap sektor pertanian dapat berkembang lebih baik dan memberikan dampak positif terhadap kesejahteraan petani.

Menurut Yadi, kesejahteraan petani tidak hanya bergantung pada peningkatan produksi, tetapi juga pada stabilitas harga gabah. Oleh karena itu, ia meminta pemerintah konsisten dalam menjaga harga Gabah Kering Panen (GKP) serta memastikan penyerapan gabah dilakukan secara optimal dengan Harga Pembelian Pemerintah (HPP) sebesar Rp6.500 per kilogram.

"Kesejahteraan petani hanya bisa tercapai jika pemerintah tetap konsisten menjaga harga gabah kering panen. Pemerintah wajib menyerap gabah, bukan hanya beras," tegasnya.

Sebelumnya, Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan bahwa potensi produksi beras nasional pada Januari-Maret 2025 diperkirakan mencapai 8,67 juta ton, mengalami kenaikan signifikan 52,32 persen dibanding periode yang sama tahun 2024 yang hanya 5,69 juta ton.

Kepala BPS, Amalia Adininggar Widyasanti, menyebutkan bahwa peningkatan produksi ini sejalan dengan meluasnya potensi luas panen padi yang diproyeksikan mencapai 2,83 juta hektare, naik sekitar 970.330 hektare atau 52,08 persen dibanding periode yang sama tahun sebelumnya yang hanya 1,86 juta hektare.

Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman menyatakan bahwa lonjakan produksi beras ini merupakan hasil dari berbagai strategi yang diterapkan Kementerian Pertanian dalam meningkatkan produktivitas pertanian.

Menurutnya, program-program unggulan seperti optimalisasi lahan rawa, pompanisasi, perluasan areal tanam, serta mekanisasi pertanian terbukti efektif dalam meningkatkan produktivitas lahan dan efisiensi usaha tani.

"Langkah-langkah ini telah memberikan dampak positif terhadap peningkatan hasil panen dan ketersediaan beras nasional," ujar Mentan dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (7/2).

Sejalan dengan hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menegaskan bahwa penyerapan Gabah Kering Panen (GKP) sesuai HPP Rp6.500 per kilogram merupakan bagian dari komitmen Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kesejahteraan petani.

Pemerintah telah menetapkan HPP gabah untuk masa panen raya 2025 sebesar Rp6.500 per kilogram, yang mulai berlaku sejak 15 Januari 2025 dan diterapkan pada pembelian oleh pemerintah maupun penggilingan swasta di seluruh Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyampaikan bahwa pembaruan kebijakan harga pembelian pemerintah (HPP) untuk gabah kering panen dilakukan agar kesejahteraan petani meningkat.

"Dengan adanya pembaruan kebijakan HPP, diharapkan kesejahteraan petani semakin meningkat. Selain itu, kebijakan ini juga akan mendorong semangat petani dalam meningkatkan produksi sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah," jelas Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (4/2). (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wamen Ekraf Harap Pagelaran Sabang Merauke Bisa Menggugah Rasa Cinta Terhadap Bangsa Indonesia

Wakil Menteri Ekonomi Kreatif Republik Indonesia (Wamen Ekraf), Irene Umar menyampaikan apresiasi dan berharap agar Pagelaran Sabang Merauke yang digelar pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat, dapat menggugah rasa cinta terhadap tanah air.
iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte GePagelaran Sabang Merauke Dorong Generasi Muda Cinta Budaya

iForte akan menggelar Pagelaran Sabang Merauke dengan mengusung tema 'Hikayat Srikandi Nusantara' yang akan berlangsung pada 21-23 Agustus 2026, di Indonesia Arena, Senayan, Jakarta Pusat.
Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Bojan Hodak Akui Frustrasi Lawan Arema FC, Posisi Persib di Puncak Klasemen Terancam

Langkah Persib Bandung dalam perburuan gelar juara BRI Super League 2025/2026 sedikit tersendat. Menjamu Arema FC di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) ..
Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Konflik Maluku–Malut Meningkat Dinilai Meningkat, DPR Desak Operasi Wilayah TNI Dihidupkan Lagi

Komisi I DPR RI mendesak pemerintah segera menghidupkan kembali dukungan anggaran operasional wilayah di Maluku dan Maluku Utara.
Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.

Trending

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro Selangkah Lagi Juara Proliga 2026, Gresik Phonska Dipaksa Tunduk di Final Proliga 2026!

Jakarta Pertamina Enduro tampil luar biasa saat menghadapi tekanan besar dari Gresik Phonska di leg pertama Grand Final Proliga 2026. Selangkah lagi juara
Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Resah Jadi Pengangguran? Ustaz Adi Hidayat Ungkap Amalan Kunci Pembuka Pintu Rezeki

Pendakwah Ustaz Adi Hidayat (UAH) membagikan amalan sederhana namun jadi kunci membuka pintu aliran rezeki di saat menjadi pengangguran dan sulit dapat kerja.
Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Persija Kirim 4 Pemain ke Timnas Indonesia! Keputusan John Herdman Tanpa Rizky Ridho dan Jordi Amat

Strategi John Herdman memanggil pemain dari Persija dinilai sebagai langkah taktis untuk memperkuat kedalaman skuad Garuda, khususnya menjelang Piala ASEAN 2026
Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Daftar Pemain Timnas Indonesia Termahal di Eropa: Jay Idzes Kokoh di Puncak, Mees Hilgers Terjun Bebas

Berkiprah di liga-liga top Eropa menjadi bukti nyata peningkatan kualitas pemain Timnas Indonesia. Berdasarkan taksiran Transfermarkt per April 2026, nilai ...
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho Resmi Dicoret, Ini Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi akan Dipanggil John Herdman ke TC Piala AFF 2026

Rizky Ridho dicoret, berikut daftar 23 pemain Timnas Indonesia yang diprediksi akan dipanggil John Herdman ke pemusatan latihan (TC) jelang Piala AFF 2026.
Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Peringatan Tegas Dedi Mulyadi untuk ASN Pemprov Jabar dan Kota Bandung: Radius 1 KM dari Kantor Wajib Bersih

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), gencar melakukan upaya besar untuk mengembalikan daya tarik dan kewibawaan Kota Bandung sebagai ibu kota provinsi. 
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT