News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jepang Beri Dukungan Indonesia Gabung ke OECD, Bakal Mobilisasi Dana 8 Juta Euro Tiga Tahun Kedepan

Salah satu dukungan Pemerintah Jepang terkait akan gabungnya Indonesia ke OECD adalah rencana memobilisasi dana sebesar 8 juta euro selama tiga tahun ke depan.
Senin, 10 Februari 2025 - 22:39 WIB
Dubes Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, dalam Workshop and Technical Discussion Supporting Indonesia in Fightong Foreign Bribery: Towards Accession to the OECD Anti-Bribery Convention di Jakarta, Senin (10/2/2025).
Sumber :
  • tvOnenews.com/Adinda Ratna Safira

Jakarta, tvOnenews.com - Pemerintah Jepang berkomitmen mendukung Indonesia untuk bergabung dalam Organisation for Economic Co-Operation and Development (OECD).

Salah satu dukungannya adalah rencana memobilisasi dana sebesar 8 juta euro selama tiga tahun ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan oleh Duta Besar Jepang untuk Indonesia, Masaki Yasushi, dalam acara ‘Workshop and Technical Discussion Support Indonesia in Fighting Foreign Bribery: Toward Accession OECD Anti-bribery Convention', di Hotel Borobudur, Jakarta Pusat, pada Senin (10/2/2025).

Masaki mengungkapkan bahwa Jepang merupakan salah satu pendukung paling teguh sejak Juli 2020 ketika Indonesia menyatakan minatnya untuk bergabung dengan OECD.

“Komitmen kuat Jepang untuk mendukung aksesi Indonesia ke OECD dicontohkan oleh kunjungan Perdana Menteri Ishiba baru-baru ini ke Jakarta,” kata Masaki.

Lebih lanjut Masaki menyampaikan bahwa pada 11 Januari 2025, Perdana Menteri Ishiba menyampaikan kepada Presiden Prabowo bahwa Jepang menganggap penting aksesi Indonesia ke OECD.

“Indonesia memiliki nilai-nilai dan prinsip-prinsip fundamental yang sama dengan Jepang dan menyatakan niat, Jepang untuk secara aktif mendukung kemajuan proses tersebut,” terang Masaki.

Selanjutnya Masaki menuturkan bahwa Jepang memberi tiga langkah dukungan untuk aksesi Indonesia ke OECD. 

“Pertama, di bawah Program Kemitraan ASEAN JOAPP Jepang-OECD, Jepang akan memobilisasi dana sebesar 8 juta euro selama tiga tahun ke depan,” tegas Masaki.

Adapun pendanaan ini bertujuan untuk melaksanakan proyek-proyek seperti pengiriman pakar OECD, penelitian dan analisis berbagai isu, serta pelatihan yang berfokus pada berbagai bidang seperti investasi swasta, konektivitas, keberlanjutan, dan digital.

“Kedua, melalui kontribusi sukarela kepada OECD, Jepang telah menyediakan bantuan teknis di berbagai bidang investasi dan tata kelola, termasuk Konvensi Antisuap OECD dan telah menyelenggarakan berbagai lokakarya serta mengirimkan pakar jangka pendek,” jelas Masaki.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selanjutnya yang ketiga yakni sejak tahun 2021, Jepang telah mengirimkan sebanyak 10 pakar JICA ke Mahkamah Agung dan Kementerian Hukum untuk memperkuat kapasitas penyusunan undang-undang atau meningkatkan lingkungan bisnis.

“Jepang juga akan memulai proyek baru yang menyediakan bantuan teknis oleh para ahli hukum Jepang untuk menyelaraskan undang-undang terkait bisnis dengan standar OECD,” tegas Masaki.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT