GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Anggaran Kemendes PDT Terpangkas Rp1,03 Triliun, DPR RI Harap Efisiensi Tak Hambat Perwujudan Astacita ke-6

DPR RI berharap pemangkasan anggara Kemendes PDT tidak menghambat perwujudan astacita
Jumat, 7 Februari 2025 - 10:47 WIB
Menteri Desa Yandri Susanto
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Anggota Komisi V DPR RI, Yanuar Arif Wibowo, mengusulkan agar pemerintah dan DPR melakukan pendalaman terkait implementasi efisiensi anggaran. 

Hal ini penting agar pemotongan anggaran tidak menghambat perwujudan Astacita ke-6, yang menekankan pembangunan dari desa dan pemerataan ekonomi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Astacita keenam, yaitu membangun dari desa dan dari bawah, bisa saja terhambat. Kita berbicara tentang desa, di mana jembatan gantung banyak dibutuhkan. Sebelum menyetujui pemotongan anggaran, saya mengusulkan agar kita mendalaminya lebih lanjut," ujar Yanuar dalam Rapat Komisi V DPR RI bersama sejumlah kementerian, termasuk Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) dan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) di Kompleks Parlemen, Jakarta, Kamis (6/2/2025).

Astacita ke-6 yang diusung oleh Presiden Prabowo menitikberatkan pembangunan dari desa sebagai langkah strategis dalam pemerataan ekonomi dan pemberantasan kemiskinan.

Pernyataan Yanuar disampaikan sebagai tanggapan atas paparan Menteri PU, Dody Hanggodo, mengenai rencana anggaran pembangunan jembatan gantung pada tahun 2025, menyusul kebijakan efisiensi anggaran.

Menurut Menteri PU, setelah dilakukan pemangkasan, target pembangunan jembatan gantung dan preservasi jembatan pada 2025 adalah 126 kilometer.

Namun, Yanuar menilai jumlah tersebut dapat menghambat pembangunan jembatan di desa-desa sehingga program pemerataan infrastruktur di pedesaan tidak berjalan optimal.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komisi V DPR RI, Lasarus, mengungkapkan bahwa Kemendes PDT akan mengalami pemangkasan anggaran sebesar Rp1,034 triliun sebagai bagian dari kebijakan efisiensi anggaran pemerintah.

"APBN 2025 yang sebelumnya disahkan sebesar Rp2,192 triliun mengalami efisiensi sebesar Rp1,034 triliun, sehingga anggaran Kemendes PDT setelah pemangkasan menjadi Rp1,157 triliun," ujar Lasarus.

Komisi V DPR RI kemudian menyetujui pemangkasan anggaran tersebut dalam rapat tersebut.

"Apakah anggaran Kemendes PDT disetujui?" tanya Lasarus, yang langsung dijawab setuju oleh para anggota Komisi V DPR.

Namun, dalam rapat yang juga dihadiri oleh Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal, Yandri Susanto, Kemendes PDT belum menjabarkan secara rinci program atau item yang terdampak oleh kebijakan efisiensi ini.

Lasarus menambahkan bahwa rincian program yang terdampak akan dibahas lebih lanjut dalam Rapat Kerja pekan depan, agar pembahasan lebih fokus pada satu kementerian. Hal ini mengingat rapat pada Kamis ini juga dihadiri oleh Kementerian PU, Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman, Kementerian Transmigrasi, BMKG, dan Basarnas.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Presiden Prabowo secara resmi menerbitkan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025, yang mengamanatkan pemangkasan anggaran pemerintah pada APBN dan APBD tahun anggaran 2025 sebesar Rp306,69 triliun.

Dengan adanya kebijakan ini, DPR menilai perlu dilakukan pendalaman agar efisiensi anggaran tidak menghambat pembangunan desa, terutama dalam mendukung program Astacita ke-6 yang menargetkan pemerataan ekonomi dari bawah. (ant/nsp)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah Akui Tak Selalu Dampingi Istri Saat Dirawat di Rumah Sakit, Ini Alasannya

Pesulap Merah akui jarang mendampingi sang istri, Tika Mega Lestari, saat dirawat di rumah sakit. Ia ungkap alasan mengapa tak bisa selalu hadir.
Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Barcelona Dipermalukan 0-4, Alvaro Arbeloa Kirim Pesan Menohok ke Hansi Flick

Adu mulut tidak langsung antara pelatih Alvaro Arbeloa dan juru taktik Barcelona, Hansi Flick, menjadi sorotan usai kekalahan telak Blaugrana 0-4 dari Atletico Madrid di semifinal Copa del Rey.
PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

PF dan UPER Teken 23 MoU Strategis Sekaligus, Misi Perluas Dampak Pendidikan hingga Keberlanjutan

23 kesepakatan yang diteken PF dan UPER ini melibatkan unsur pemerintah, perguruan tinggi, industri, hingga komunitas sebagai bagian dari penguatan kolaborasi lintas sektor.

Trending

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN Zulhas Lontarkan Pesan Menohok ke Kadernya: Jadi Pejabat Jangan Sok

Ketum PAN, Zulkifli Hasan yang akrab disapa Zulhas melontarkan pesan menohok untuk kadernya, terkait menjadi pejabat agar tidak sombong kepada rakyat.
Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Detik-detik Polda Metro Jaya Bekuk 3 Pria Ingin Edarkan Ganja 15,5 Kg

Mencuat kabar terkait detik-detik Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya bekuk 3 pria yang ingin edarkan ganja 15,5 Kg pada Jumat (13/2/2026).
Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Lewat Program ENTREV, Pemerintah Genjot Penguatan Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Pemerintah Indonesia terus memperkuat ekosistem kendaraan listrik melalui serangkaian program dan kebijakannya.
John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

John Herdman Full Senyum Jelang FIFA Series 2026, "Si Anak Hilang" Timnas Indonesia Comeback sebagai Starter di Inggris

Elkan Baggott kembali starter bersama Ipswich Town. Comeback ini jadi kabar baik bagi pelatih Timnas Indonesia John Herdman jelang FIFA Series 2026 di SUGBK
FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

FIFA Sudah Resmi ACC, 3 Pemain Keturunan Ini Berpotensi Jadi Senjata Mematikan Baru John Herdman di Timnas Indonesia

Tiga pemain keturunan dikabarkan sudah mendapat ACC FIFA untuk dinaturalisasi Timnas Indonesia. Salah satunya kiper yang berpotensi jadi pesaing Paes dan Audero
Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Dibungkam Yolla Yuliana Cs, Pelatih Jakarta Pertamina Enduro Ungkap Biang Kerok Megawati Hangestri Cs Telan Kekalahan

Tim yang diperkuat Megawati Hangestri, Jakarta Pertamina Enduro, menelan pil pahit pada pertandingan perdana mereka pada seri ke-6 Proliga 2026 di Bojonegoro
Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Maarten Paes Gigit Jari, John Herdman Mulai Kepincut Kiper Arema untuk Gabung Timnas Indonesia?

Penampilan gemilang Adi Satryo bersama Arema FC di hadapan John Herdman membuka peluang kembali ke Timnas Indonesia. Akankah posisi Maarten Paes terancam?
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT