News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

AS-China Lagi Perang Dagang, Berdampak ke Yuan yang Makin Loyo 

Yuan melemah dan makin loyo setelah adanya perdagangan antara Amerika Serikat dan China terkait tarif dagang yang ditetapkan untuk masing-masing negara.
Rabu, 5 Februari 2025 - 12:57 WIB
ILUSTRASI - Bendera China
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Hubungan perdagangan antara Amerika Serikat dan China semakin memanas dan sangat berdampak pada Yuan.

Hal ini disebabkan oleh keputusan China untuk menerapkan tarif balasan terhadap impor barang dari AS sebagai tanggapan atas tarif baru yang diberlakukan oleh pemerintahan Presiden Donald Trump.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah China ini diambil hanya beberapa jam setelah Trump mengenakan tambahan tarif sebesar 10% pada seluruh impor dari China pada Selasa lalu. 

Sebelumnya, Trump telah berulang kali memperingatkan China agar lebih serius dalam menghentikan aliran obat-obatan terlarang ke AS, terutama fentanyl dan opioid yang mematikan serta berkontribusi pada krisis kesehatan di negara tersebut.

Sebagai respons, Kementerian Keuangan China mengumumkan tarif sebesar 15% untuk impor batu bara dan gas alam cair (LNG) dari AS, serta tarif 10% untuk minyak mentah, peralatan pertanian, dan beberapa jenis kendaraan.

Dampak dari perang dagang ini terlihat pada pelemahan nilai tukar Yuan. Dolar AS menguat lebih dari 0,5% terhadap Yuan dan mencapai nilai tertingginya setelah perdagangan resmi dibuka. 

Meskipun Bank Rakyat Tiongkok menetapkan nilai Yuan lebih tinggi, kebijakan ini tidak berdampak signifikan karena dalam perdagangan, mata uang tersebut tetap diperdagangkan dalam kisaran 2% dari nilai tengah yang ditetapkan. 

Yuan luar negeri (offshore yuan) nyaris tidak mengalami perubahan di angka 7,2892 per dolar pada hari Rabu, setelah sebelumnya sempat anjlok ke rekor terendah 7,3765 per dolar di awal pekan.

Sementara itu, dolar Australia, yang sering dianggap sebagai proksi likuid bagi Yuan, mengalami sedikit pelemahan ke angka $0,6247, meskipun masih bertahan dengan kenaikan 0,47% pada perdagangan sebelumnya. Dolar Selandia Baru terakhir diperdagangkan di angka $0,5653.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di pasar mata uang yang lebih luas, volatilitas mulai mereda setelah gejolak awal pekan akibat tarif tinggi yang diberlakukan Trump terhadap mitra dagang utama AS. Tarif untuk Meksiko dan Kanada ditangguhkan setelah adanya negosiasi. 

Dolar AS mengalami pelemahan, memberikan sedikit kelonggaran bagi mata uang lain yang sebelumnya tertekan, seperti euro, yang kembali naik di atas level $1,02 dan terakhir diperdagangkan di $1,0374. (nsp)

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT