GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bapanas: Pembaruan HPP GKP untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Adanya pembaruan HPP GKP adalah untuk meningkatkan kesejahteraan para petani di Indonesia
Rabu, 5 Februari 2025 - 10:49 WIB
Ilustrasi gabah
Sumber :
  • Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Arief Prasetyo Adi, menyatakan bahwa kebijakan pembaruan harga pembelian pemerintah (HPP) gabah kering panen (GKP) bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan petani.

“Dengan adanya pembaruan HPP, kami berharap kesejahteraan petani semakin meningkat serta mendorong semangat mereka untuk memperbanyak produksi sekaligus memperkuat cadangan beras pemerintah,” ujar Arief dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi IV DPR RI di Jakarta, Selasa (4/2).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menegaskan bahwa upaya mewujudkan swasembada pangan dilakukan dengan memastikan produsen pangan mendapatkan harga yang layak atas hasil produksi mereka.

“Oleh karena itu, kebijakan HPP bagi Gabah Kering Panen (GKP) yang menjadi acuan harga di tingkat petani akan terus diperkuat pada 2025 ini,” tambahnya.

Arief menjelaskan bahwa kebijakan HPP GKP telah diterapkan sejak 2023 dengan penyesuaian harga dan target penyerapan setiap tahun.

Peningkatan harga HPP yang telah dilakukan:

  • 2022: Rp4.200 per kg

  • 2023: Rp5.000 per kg

  • 2024: Rp6.000 per kg

  • 2025: Rp6.500 per kg

"Dengan kenaikan ini, harga GKP petani kita semakin stabil karena jarang berada di bawah HPP," jelas Arief.

Berdasarkan data historis dari Panel Harga Pangan Bapanas, harga terendah GKP pada 2023 berada di Rp5.000 per kg, sesuai dengan HPP saat itu. Sementara di 2024, harga terendah tercatat Rp5.720 per kg, meskipun HPP saat itu sudah mencapai Rp6.000 per kg. Namun, harga tersebut hanya terjadi pada April dan Mei, setelahnya harga GKP terus meningkat hingga akhir tahun.

Pada awal 2025, Arief mengapresiasi Perum Bulog yang telah menyerap 18 ribu ton beras sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto.

“Presiden Prabowo telah menegaskan bahwa tidak boleh ada pembelian GKP di bawah Rp6.500 per kg, baik oleh Bulog maupun pihak swasta. Tidak ada lagi alasan pengurangan harga karena kadar air tinggi atau faktor rendemen,” tegas Arief.

Hingga 3 Februari 2025, realisasi pengadaan setara beras mencapai 18.359 ton. Pada Januari 2025, serapan beras mencapai 14.389 ton, meningkat 133,5% dibandingkan Januari 2024 dan naik 109,3% dibandingkan Januari 2023.

Proses penyerapan pada 2025 akan dimulai pada akhir Februari, dengan puncak produksi terjadi pada Maret dan April.

"Jika di kemudian hari ada harga GKP yang berada di bawah HPP, Bulog tetap harus melakukan penyerapan," tambahnya.

“Memang tidak mungkin menyerap 100% produksi petani, tapi setidaknya Bulog harus mengambil gabah yang tercecer agar tidak merugikan petani,” lanjut Arief.

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), produksi beras di triwulan pertama 2025 diperkirakan mencapai 8,67 juta ton, dengan rincian:

  • Januari: 1,33 juta ton

  • Februari: 2,10 juta ton

  • Maret: 5,24 juta ton

Sebagai perbandingan, produksi pada triwulan awal 2024 hanya mencapai 5,69 juta ton, sehingga tahun ini terjadi peningkatan 52,37% atau lebih 2,98 juta ton.

Dari sisi keseimbangan produksi dan konsumsi, Januari-Maret 2025 diperkirakan mengalami surplus 900 ribu ton, meningkat 2,91 juta ton dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang sempat mengalami defisit 2,01 juta ton.

Untuk menjaga stok beras, pemerintah akan mengoptimalkan kapasitas gudang Bulog serta bekerja sama dengan berbagai pihak. Saat ini, kapasitas gudang Bulog mencapai 3,7 juta ton, dengan stok yang sudah tersimpan 1,9 juta ton.

“Nantinya, Bulog akan memprioritaskan penyerapan 3 juta ton dari hasil produksi petani. Jika kapasitas tidak mencukupi, kerja sama akan dilakukan dengan ID FOOD, Sistem Resi Gudang (SRG), dan sektor swasta,” jelas Arief.

Sejak 2022, Indeks Nilai Tukar Petani (NTP) tidak pernah turun di bawah 100 poin. Pada Januari 2025, NTP mengalami kenaikan dibandingkan akhir 2024, mencapai 123,68 poin.

Sementara itu, NTP Tanaman Pangan (NTPP) juga meningkat dari 108,90 pada Desember 2024 menjadi 109,06 pada Januari 2025. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Gagal Lawan Khabib Nurmagomedov, Ini Sosok Petarung Mengerikan yang Paling Ingin Dihadapi Max Holloway

Max Holloway mengungkapkan keinginannya menghadapi Islam Makhachev sebagai ujian terbesar dalam kariernya. Keinginan itu muncul setelah petarung asal Hawaii.
Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menkeu Purbaya Umumkan APBN Februrai 2026 Alami Defisit Rp135,7 T

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengumumkan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) per Februari 2026 defisit sebesar Rp 135,7 triliun. 
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.

Trending

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Conor McGregor Ramalkan Hasil Duel Max Holloway vs Charles Oliveira di UFC 326, Siapa Pemenangnya?

Mantan juara dua divisi UFC, Conor McGregor, memberikan prediksinya jelang duel Max Holloway melawan Charles Oliveira di UFC 326. Menurut petarung Irlandia.
Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Buntut Konflik Timur Tengah, Kapuspen TNI Angkat Bicara soal TNI Siaga 1 Antisipasi Bangsit di Indonesia

Kapuspen TNI, Brigjen TNI Aulia Dwi Nasrullah buka suara soal surat telegram yang diterbitkan oleh Panglima TNI, Jenderal TNI Agus terkait pertimbangan Bangsit
Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Pertemuan Tingkat Menteri  antara Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengenai Serangan Iran terhadap Negara-Negara Anggota GCC

Para Menteri Luar Negeri negara-negara anggota Dewan Kerja Sama Teluk (GCC) dan Uni Eropa mengadakan pertemuan luar biasa pada 5 Maret 2026.
Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Shalat Tahajud setelah Tarawih dan Witir, Bagaimana Hukumnya dalam agama Islam?

Pertanyaan muncul di bulan Ramadhan, "bagaimana hukum shalat Tahajud setelah salat Tarawih ditutup Witir dalam agama Islam?" dibahas Ustaz Khalid Basalamah.
Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Dwi Sasetyaningtyas Ngotot Tak Bersalah, Alumni LPDP Itu Jawab Tegas: Negara Gak Ngasih ke Saya

Nama penerima beasiswa LPDP, Dwi Sasetyaningtyas atau Tyas masih menjadi perbincangan publik.
Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Penyanyi Vidi Aldiano Meninggal Dunia, Dunia Musik Berduka

Kabar duka yang mengejutkan datang dari panggung hiburan Tanah Air. Penyanyi Vidi Aldiano dikabarkan mengembuskan napas terakhirnya pada hari ini, Sabtu (7/3).
Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Timnas Indonesia Dapat Kabar Buruk Imbas Konflik Timur Tengah, Para Diaspora Berpotensi Absen di Ajang FIFA Series

Kekhawatiran muncul dari internal PSSI terkait potensi kendala perjalanan diaspora Timnas Indonesia jelang FIFA Series yang akan digelar pada akhir Maret 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT