News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setelah Saham BBRI Anjlok Dari Level Rp6.000-an, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Siapkan Dana Rp3 Triliun Untuk Buyback

PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) menyiapkan dana Rp3 triliun untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sahamnya dari Bursa Efek Indonesia (BEI).
Senin, 3 Februari 2025 - 19:34 WIB
Setelah Saham BBRI Anjlok Dari Level Rp6.000-an, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk Siapkan Dana Rp3 Triliun Untuk Buyback
Sumber :
  • istimewa

Jakarta, tvonenews.com - Setelah sahamnya terpuruk dari level tertingginya dalam setahun terakhir, PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) berencana untuk melakukan pembelian kembali saham atau buyback sahamnya dari Bursa Efek Indonesia (BEI). Dana sebesar Rp3 triliun telah disiapkan untuk aksi korporasi tersebut. 

Hal tersebut terungkap dalam keterbukaan informasi yang disampaikan manajemen PT Bank Rakyat Indonesia Tbk (BBRI) ke BEI pada Senin (3/2/2025). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (“Perseroan”) merencanakan melakukan pembelian kembali saham Perseroan (“Buyback”) yang telah dikeluarkan dan tercatat di PT Bursa Efek Indonesia, Jumlah nilai seluruh Buyback diperkirakan sebesarsebesarnya Rp3.000.000.000.000 (tiga triliun rupiah)" seperti dikutip dari keterbukaan informasi. 

Lebih lanjut dijelaskan, buyback dilakukan melalui Bursa Efek maupun di luar Bursa Efek, baik secara bertahap maupun sekaligus, dan diselesaikan paling lambat 12 (dua belas) bulan setelah tanggal Rapat Umum Pemegang Saham (“RUPS”) yang menyetujui buyback

Manajemen BBRI memperkiraan tanggal pelaksanaan RUPS Tahunan 2025 akan dilaksanakan pada 11 Maret 2025 mendatang. Sehingga, diperkirakan pelaksanaan periode buyback akan dilakukan selama periode 12 Maret 2025 hingga 11 Maret 2026. 

"Pelaksanaan buyback akan memperhatikan kondisi likuiditas dan permodalan Perseroan, serta ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku," demikian dikutip dari keterbukaan informasi.

Sementara untuk dana pelaksanaan buyback, BBRI berencana untuk menggunakan dana yang berasal dari kas internal Perseroan sesuai peraturan yang berlaku. Selain dana buyback sebesar Rp3 triliun, BBRI juga menyiapkan biaya - biaya untuk komisi perantara pedagang efek dan biaya lainnya yang diperkirakan sebanyak-banyaknya sebesar 0,22 persen dari nilai
buyback.

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan Buyback 2025 dan jumlah keseluruhan Treasury Stock yang dimiliki Perseroan tidak akan melebihi 10 persen dari jumlah modal yang ditempatkan dalam Perseroan sesuai dengan ketentuan dan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

tvonenews

Anjlok Sejak 2024

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Langkah buyback saham BBRI ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi pergerakan saham BBRI yang terus terpuruk sejak tahun 2024 lalu. Terbukti, pengumuman buyback berhasil mendongkrak saham BBRI di tengah anjloknya pasar saham di awal pekan ini. 

Pada perdagangan Senin (3/2/2025), harga saham BBRI terpantau naik Rp30 atau 0,71 persen,dari level Rp4.220 ke level Rp4.250.   Meski hanya naik tipis, pergerakan saham BBRI di awal pekan ini tergolong anomali di tengah anjloknya IHSG hingga 1,11 persen. 

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT