GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Saham PANI dan CBDK Merosot Akibat Polemik Pagar Laut di PIK 2

Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) dan anak peruashanya PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK) mengalami penurunan tajam gegara kasus pagar laut.
Jumat, 24 Januari 2025 - 08:45 WIB
Pembongkaran pagar laut di Tangerang
Sumber :
  • Taufik-tvOne

Jakarta, tvOnenews.com - Saham PT Pantai Indah Kapuk Dua Tbk (PANI) mengalami penurunan yang sangat drastis imbas polemik pagar laut di dekat kawasan pengembangan Pantai Indah Kapuk 2 (PIK 2). 

Sebagai informasi, Pagar sepanjang lebih dari 30 kilometer yang terletak di perairan Tanjung Pasir, Kabupaten Tangerang, Banten, dibongkar oleh TNI Angkatan Laut (AL) pada Sabtu (18/1).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, anjloknya harga saham tidak hanya dirasakan oleh PANI. Saham salah satu anak perusahaan mereka yakni PT Bangun Kosambi Sukses Tbk (CBDK), juga ikut merosot jauh. 

Berdasarkan data perdagangan di Bursa Efek Indonesia, saham PANI mengalami penurunan sejak awal pekan ini dengan rincian sebagai berikut: 

  • Senin, 20 Januari 2025: Turun 0,96% ke Rp 15.500 per saham.

  • Selasa, 21 Januari 2025: Anjlok 9,03% ke Rp 14.100 per saham.

  • Rabu, 22 Januari 2025: Terkoreksi 1,95% ke Rp 13.825 per saham.

Padahal di awal bulan Januari 2025, saham PANI sempat melonjak tinggi 8,28% ke level Rp 17.325 per saham. Sayangnya dalam waktu sepekan terakhir, saham ini sudah merosot 12,50%, dengan kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 233,42 triliun.

Di sisi lain, saham anak perusahaan PANI yakni CBDK juga mengalami penurunan dalam dua hari terakhir dengan rincian sebagai berikut: 

  • Selasa, 21 Januari 2025: Merosot 4,55% ke level Rp 9.975 per saham.

  • Rabu, 22 Januari 2025: Anjlok 5,51% ke level Rp 9.425 per saham.

Sebelum ada kasus pagar laut, saham CBDK sempat mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada Jumat (17/1) yakni 19,77% ke level Rp 10.450 per saham dengan kapitalisasi pasar mencapai Rp 61,22 triliun.

Pembongkaran dan polemik pemasangan pagar laut adalah salah satu faktor yang mempengaruhi penurunan saham PANI dan CBDK. 

Namun, dampaknya diperkirakan hanya bersifat jangka pendek. Selain itu, pemberitaan seputar pagar laut dapat mempengaruhi persepsi pasar.

Secara fundamental, PANI memiliki posisi yang cukup kuat dengan cadangan lahan (land bank) seluas 1.850 hektare hingga 2024. Sementara dari perspektif teknikal, level Rp 13.000 menjadi batas krusial. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Jika harga saham turun di bawah level tersebut, ada potensi perubahan tren menjadi bearish. Namun, jika harga tetap di atas Rp 13.000, peluang untuk menghindari reversal bearish masih terbuka.

Sementara itu untuk saham CBDK, beberapa analis menyebut perusahaan tersebut mengalami penurunan harga karena aksi ambil untung (profit taking) oleh investor. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Persija dan Timnas Indonesia Kena Dampaknya, Baru Datang, Mauro Zijlstra sudah Menepi

Pelatih Timnas Indonesia John Herdman dipastikan mendapat kabar kurang sedap. Salah satu penyerangnya Mauro Zijlstra, mengalami cedera saat memperkuat Persija -
Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Herdman Dipusingkan Absennya 7 Pilar Timnas Indonesia di FIFA Series 2026

Timnas Indonesia berpotensi tampil tanpa kekuatan penuh pada ajang FIFA Series 2026 yang digelar 27-30 Maret 2026. Sekitar tujuh pemain berlabel Timnas terancam
Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Emil Audero dan Jay Idzes Jadi Omongan di Serie A, Bukti Kualitas Pemain Timnas Indonesia

Perhatian publik Tanah Air musim ini tak hanya tertuju pada kiprah Timnas Indonesia, tetapi juga performa para pemainnya di kompetisi elite Eropa. Di Serie A -
Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Tiga Bintang Timnas Indonesia Absen di FIFA Series 2026, Ini Daftarnya

Timnas Indonesia akan ambil bagian dalam ajang FIFA Series 2026 yang digelar pada 27 dan 30 Maret mendatang. Indonesia bahkan ditunjuk sebagai salah satu tuan -
Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Sesumbar Donald Trump Jika Dirinya Mati Kena Serangan Iran, Maka Ini yang Akan Dilakukan Amerika

Pernyataan lama Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menjadi perbincangan hangat. Ucapan tersebut ramai dibahas ulang setelah serangan gabungan Amerika
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 

Trending

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Karier Mentereng di Korea dan Turki, Megawati Hangestri Blak-blakan soal Perbedaan Pembinaan Voli di Luar Negeri dan Indonesia

Megawati Hangestri, yang memiliki pengalaman karier internasional di Korea dan Turki, ungkap perbedaan sistem pembinaan voli di luar negeri dibanding Indonesia.
Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Inginkan Rematch, Dricus du Plessis Klaim Sudah Temukan Celah Tumbangkan Khamzat Chimaev

Dricus du Plessis menyatakan siap menantang rematch melawan Khamzat Chimaev. Mantan juara kelas menengah UFC itu yakin telah menemukan kelemahan sang juara.
Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Berita Foto: Masjid Jami’e Darussalam di Tanah Abang Tampil Beda dengan Berkonsep Segitiga

Masjid Jami'e Darussalam di Jalan Kotabumi Ujung No. 23, Tanah Abang, Jakarta Pusat, menghadirkan konsep arsitektur berbeda dengan bentuk bangunan segitiga. 
Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

Pihak Ibu Tiri Curiga Ayah Kandung Diduga Paksa Nizam Syafei Minum Air Mendidih

​​​​​​​Kasus Nizam Syafei memanas, kuasa hukum ibu tiri curiga ayah kandung diduga paksa Nizam minum air mendidih. Acong Latif ungkap dugaan kekerasan.
Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

Resmi! AFC Umumkan Hasil Sidang Komdis Terbaru, Persib Bandung Dapat Sanksi Berat usai Kericuhan di ACL 2 Lawan Ratchaburi?

AFC merilis hasil sidang Komite Disiplin usai kericuhan laga Persib vs Ratchaburi di ACL 2. Apakah Maung Bandung dijatuhi sanksi? Ini keputusan resmi dari AFC.
Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu Kiper Andalan Timnas Indonesia, Eks Pemain Arema FC Ini Kini Aktif Live di TikTok

Dulu jadi kiper andalan Timnas Indonesia, mantan pemain Arema FC ini kini aktif live di TikTok untuk berjualan keripik.
Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Siapa Sangka Takdir Megawati Hangestri Memang di Red Sparks: Dari Lawan Asian Games 2018 Menjadi Rekan Setim

Menghadapi pemain Red Sparks sebagai lawan di Asian Games 2018. Pertemuan kembali seolah menegaskan perjalanan takdir yang mempertemukan Megawati Hangestri.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT