News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wamenkop Genjot Transformasi Koperasi untuk Wujudkan Mimpi Bangun Pabrik

Wamenkop Ferry Juliantono percepat transformasi koperasi bertujuan untuk membangun pabrik milik petani dan peternak yang dikelola koperasi.
Rabu, 8 Januari 2025 - 08:06 WIB
Wamenkop Sebut Koperasi Jadi Solusi Masyarakat Terhindar dari Rentenir
Sumber :
  • Antara Foto

Jakarta, tvOnenews.com - Wakil Menteri Koperasi (Wamenkop) Ferry Juliantono mempercepat transformasi koperasi dengan tujuan membangun pabrik milik petani dan peternak, seperti pabrik pengolahan susu dan pabrik Crude Palm Oil (CPO), yang dikelola koperasi. Hal ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan peran koperasi dalam perekonomian nasional.

“Karena memang penugasan kepada kami di Kemenkop oleh Presiden Prabowo Subianto, ingin koperasi itu bisa seperti di luar negeri. Koperasi bisa buat pabrik CPO dan koperasi susu bisa membuat pabrik pengolahan susu sendiri,” kata Ferry di Jakarta, Selasa.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ferry mengungkapkan bahwa Peraturan Menteri Koperasi yang baru, yang diharapkan terbit pekan depan, akan memberi keleluasaan bagi Lembaga Pengelola Dana Bergulir KUMKM (LPDB-KUMKM) untuk berinvestasi, termasuk mengakuisisi pabrik dan smelter. 

Hal ini bertujuan untuk memberdayakan koperasi agar dapat memiliki aset strategis seperti smelter, kapal canggih, hingga perkebunan.

“Hal ini sejalan dengan visi untuk memberdayakan koperasi agar mampu memiliki aset-aset besar, seperti smelter, kapal canggih, dan perkebunan, seperti yang diimpikan Presiden Prabowo,” ujarnya.

Salah satu inisiatif yang menjadi perhatian adalah program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang mencakup distribusi susu bagi siswa sekolah. Meskipun sempat menghadapi kendala distribusi, Ferry memastikan program ini tetap berjalan dengan simulasi distribusi untuk memastikan kelancaran.

“Uji coba dan simulasi distribusi tengah dilakukan untuk memastikan kelancaran program,” katanya.

Untuk mendukung program ini, Kemenkop tengah mempertimbangkan dua opsi: membangun pabrik susu baru atau mengakuisisi pabrik yang sudah ada. Koperasi peternakan sapi perah didorong untuk memiliki pabrik pengolahan susu sendiri agar dapat terlibat aktif dalam program ini.

Sebagai bagian dari transformasi, Kemenkop juga mendorong konversi Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) menjadi koperasi. Saat ini, dari 64.000 Gapoktan yang ada, baru 4.000 yang telah bertransformasi menjadi koperasi, dan proses konversi sisanya akan dilakukan secara bertahap.

“Saat ini, dari 64.000 Gapoktan, baru 4.000 yang telah menjadi koperasi. Proses konversi sisanya akan dilakukan secara bertahap,” katanya.

Ferry juga menyebutkan bahwa koperasi akan diberdayakan untuk menyalurkan pupuk dengan skema baru, dengan dukungan sinergi antara Kementerian Koperasi dan Kementerian Pertanian untuk memastikan distribusi pupuk berjalan lancar.

Dengan langkah-langkah ini, Wamenkop Ferry berharap koperasi tidak hanya mampu bersaing di sektor agrikultur tetapi juga di sektor industri yang lebih luas, seperti pengolahan susu, minyak sawit, hingga smelter. Transformasi ini, menurutnya, menjadi wujud nyata pemberdayaan koperasi untuk mendukung perekonomian nasional. (ant/nsp)

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT