News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menerka Nasib Pekerja Boeing Usai Keluarnya Warning PHK di Tengah Aksi Mogok Kerja

Pekerja Boeing akan dihadapi hanya pada satu pilihan, yaitu harus kembali bekerja. Bila tidak, mereka akan menjadi satu diantara 17 ribu pekerja yang di-PHK itu
Minggu, 13 Oktober 2024 - 02:37 WIB
Menerka Nasib Pekerja Boeing Usai Keluarnya Warning PHK di Tengah Aksi Mogok Kerja
Sumber :
  • Boeing

Jakarta, tvOnenews.com - Menilik rencana pemecatan 17 ribu pekerja Boeing di tengah aksi mogok kerja massal Chariman & Managing Great Hill Capital Thomas J Hayes menyebut hal itu memberi tekanan kepada pekerja.

Dimana, pekerja Boeing akan dihadapi hanya pada satu pilihan, yaitu harus kembali bekerja. Bila tidak, mereka akan menjadi satu diantara 17 ribu pekerja itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"PHK dapat memberikan tekanan pada karyawan untuk mengakhiri pemogokan," kata dia, dikutip dari Reuters, Minggu (13/10/2024).

Diketahui, tvOnenews sebelumnya memberitakan, Boeing, produsen pesawat asal Amerika Serikat (AS), menyatakan akan melakukan pemutusan hubungan kerja atau PHK massal terhadap 17 ribu pekerjanya. Jumlah itu setara 10 persen dari total pekerja.

Belum ada keterangan pasti dari Boeing terkait PHK massal itu. Namun, pemberitahuan itu sudah tersampaikan kepada pekerjanya.

Adapun, pengumuman PHK itu keluar di tengan aksi mogok kerja dari 30 ribu pekerja Boeing. Sebanyak 30 ribu pekerja mogok kerja sebagai sarana aspirasi tuntutan untuk adanya penyesuaian upah. 

Hingga saat ini, aksi mogok kerja tersebut dikabarkan masih terjadi karena pihak Boeing masih enggan mengabulkan keinginan pekerja. Di sisi lain, sumber penghasilan utama Boeing menjadi stagnan karena pekerja yang tidak bekerja. Dan kemudian di tengah aksi mogok kerja itu, keluarlah pengumuman PHK itu.

Boeing juga memberikan laporan awal tentang hasil keuangan kuartal ketiganya, kuartal yang sama saat pekerjanya mogok kerja, sebagai landasan berlakuknya kebijakan PHK. Perusahaan mencatatkan rugi mencapai US$ 1,3 miliar atau sekitar Rp 20 triliun, dengan rugi per saham mencapai US$ 9,97.

Kembali kata Hayes, pilihan tunggal pekerja untuk menghentikan mogok kerja jelas karena alasan ketidakinginan untuk menganggur.

"Pekerja yang mogok kerja dan tidak memiliki gaji untuk sementara waktu tidak ingin menjadi pekerja yang menganggur dan tidak memiliki gaji secara permanen," kata Hayes.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia bahkan menilai, pemogokan akan selesai dalam waktu seminggu saja.

"Saya memperkirakan pemogokan akan selesai dalam waktu seminggu karena para pekerja ini tidak ingin menjadi bagian dari gelombang pemutusan hubungan kerja berikutnya yang melibatkan 17.000 orang." jelas dia. (vsf)

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Terpopuler: Media Vietnam Heran Bulgaria Puji Selangit Timnas Indonesia, Ucapan Jay Idzes Curi Perhatian

Kegagalan Timnas Indonesia jadi juara di FIFA Series 2026 justru memicu sorotan luas dari berbagai media luar negeri. Berikut rangkuman 3 artikel terpopulernya.
KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

KPK Catat 96,24 Persen Pejabat Negara Telah Setor Laporan Harta Kekayaan 2025

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) merilis data terbaru mengenai kepatuhan para penyelenggara negara dalam melaporkan harta kekayaannya. 
Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Periode Pasca Peak Season Ramadan dan Lebaran Jadi Penentu Keberlanjutan Bisnis Digital

Setelah periode Ramadan dan Idul Fitri yang menjadi puncak aktivitas e-commerce pada kuartal pertama
Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR Kunker ke BPS Sulteng, Fokus Sensus Ekonomi 2026

Komisi X DPR RI melaksanakan kunjungan kerja (Kunker) ke Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) pada Rabu (1/4/2026). Kegiatan yang
Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Dukung Transisi Energi, SPKLU Terbesar di Indonesia Ada di Bekasi, Isi Daya Hanya 20 Menit

Seiring dengan pesatnya adopsi kendaraan listrik di Indonesia, kebutuhan akan infrastruktur pengisian daya yang mumpuni menjadi hal yang krusial. 

Trending

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah Jamin Produktivitas ASN Tetap Terjaga di Tengah Kebijakan WFH Taktis

Pemerintah menegaskan bahwa kebijakan WFH bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) sebanyak satu hari dalam seminggu merupakan strategi jangka pendek yang terukur. 
KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

KNVB Resmi Larang 3 Pemain Timnas Indonesia Main di Liga Belanda, Maarten Paes Terbebas

Federasi Sepak Bola Belanda, KNVB, melalui seorang juru bicara, melarang para pemain Timnas Indonesia yang berkarier di Liga Belanda untuk bermain. Namun, Maarten Paes tidak termasuk dalam daftar tersebut.
Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

Warga Bekasi dan Sekitar Siap-siap, Dedi Mulyadi Umumkan Apartemen Meikarta Akan Bisa Dicicil Mulai Rp1 Jutaan

​​​​​​​Dedi Mulyadi umumkan Apartemen Meikarta bisa dicicil mulai Rp1 jutaan. Warga Bekasi berpenghasilan UMK kini punya peluang miliki hunian yang layak.
Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Ucapan Jay Idzes Jadi Sorotan Media Bulgaria usai Timnas Indonesia Gagal Juara FIFA Series 2026

Pernyataan kapten Timnas Indonesia, Jay Idzes, menjadi sorotan besar media Bulgaria usai kekalahan tipis skuad Garuda di final FIFA Series 2026. Seperti apa?
Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Gara-gara Emil Audero, Timnas Indonesia Jadi Sorotan Media Italia usai Gagal Lawan Bulgaria di FIFA Series

Media Italia ikut menyoroti kekalahan tipis Timnas Indonesia dari Bulgaria di ajang FIFA Series 2026. Sebut Emil Audero jadi penyebab gagalnya skuad Garuda?
Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Media Vietnam Heran dengan Bulgaria, Padahal Sudah Kalahkan Timnas Indonesia tapi Tetap Puji Garuda Setinggi Langit

Kekalahan tipis Timnas Indonesia di final FIFA Series ternyata tidak menghapus kesan positif di mata dunia. Media Vietnam heran dengan pujian pelatih Bulgaria.
Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi Ngambek Saat Sidak, Kucurkan Rp20 Juta untuk Perbaikan Atap SMA Negeri di Subang

Dedi Mulyadi sidak SMA Negeri di Subang, temukan kondisi kotor dan atap rusak. Ia langsung kucurkan Rp20 juta dan beri nasihat tegas soal kreativitas.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT