News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bitcoin Cs Tergelincir Hingga Kompak di Zona Merah, Simak Prediksi Tren Harga Kripto ke Depannya

Lima kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kompak berada di zona merah, Selasa (8/10/2024). Harga Bitcoin bahkan tergelincir hingga lebih dari dua persen.
Selasa, 8 Oktober 2024 - 16:06 WIB
Bitcoin Cs Tergelincir Hingga Kompak di Zona Merah, Simak Prediksi Tren Harga Kripto ke Depannya
Sumber :
  • antara

Jakarta, tvOnenews.com - Lima kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar kompak berada di zona merah, Selasa (8/10/2024).

Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), tether (USDT), BNB (BNB) dan Solana (SOL), seluruh dari kripto tersebut mengalami penurunan harga. Bitcoin bahkan tergelincir hingga lebih dari dua persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews

Rincian harga kripto

Bitcoin (BTC) turun sebesar 2,04 persen dari sehari sebelumnya, menjadi US$ 62.317 per coin.

Ethereum (ETH) turun sebesar 0,01 persen dari sehari sebelumnya, menjadi US$ 0,9998 per coin.

Tether (USDT) cenderung stabil dengan penurunan hanya 0,01 persenturun sebesar 2,04 persen dari sehari sebelumnya, menjadi US$ 62.317 per coin.

BNB (BNB) turun sebesar 1,26 persen dari sehari sebelumnya, menjadi US$ 569 per coin.

Dan Solana (SOL) turun sebesar 3,72 persen dari sehari sebelumnya, menjadi US$ 143 per coin

Adapun, keseluruhan kapitalisasi pasar kripto global juga mengalami hal serupa. Ia turun sebesar 2,08 persen dari hari sebelumnya menjadi US $ 2,17 T.

The Fed Diprediksi Turunkan Suku Bunga

Bank Federal Amerika Serikat, The Fed, diprediksi akan menurunkan suku bunga pada November dan Desember masing-masing 25 poin (bp). Penurunan suku bungan The Fed ini memungkinkan akan berdampak pada pasar kripto.

Pelaku pasar kripto dalam negeri menyebut penurunan suku bunga oleh The Fed berpotensi memberikan dorongan positif bagi pasar aset kripto. 

Hal itu membuat kondisi likuiditas yang lebih longgar dan biasanya mendorong investor untuk lebih tertarik pada aset berisiko, termasuk kripto.

Namun, investor tetap dianjurkan memperhatikan dan mempertimbangkan faktor lainnya dalam aktivitas pasar kripto.

"Kebijakan moneter global, seperti keputusan The Fed, hanyalah salah satu dari banyak faktor yang harus dipertimbangkan oleh investor kripto," kata pelaku pasar kripto dari Indodax Oscar Darmawan, dikutip dari antara, Selasa (8/10/2024). 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain keputusan The Fed, beberapa hal lain yang bisa diperhatikan investor pasar kripto adalah seperti tren adopsi teknologi blockchain dan inovasi di sektor kripto.

Selain itu, dia juga mengingatkan bahwa pasar kripto sangat dinamis dan dapat dipengaruhi oleh faktor lain, termasuk regulasi dari berbagai negara. (vsf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT