News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Temukan Kacamata Ideal di Eyesoul, Dapatkan Harga Spesial dari BRI

Unduh BRImo di PlayStore, App Store, dan Huawei Appgallery untuk kemudahan transaksi kapan saja dan di mana saja. Temukan informasi dan promo menariknya dari BRI.
Sabtu, 28 September 2024 - 11:15 WIB
Temukan Kacamata Ideal di Eyesoul, Dapatkan Harga Spesial dari BRI
Sumber :
  • ist

Kacamata tidak hanya digunakan untuk alasan kesehatan, tetapi juga soal penunjang gaya. Oleh karena itu, memilih model kacamata yang tepat dapat menunjang penampilan Anda secara keseluruhan.

Sebelum menentukan model kacamata yang ingin dibeli, ada beberapa poin yang harus diperhatikan. Salah satunya adalah tentang kecocokan bentuk wajah dengan model kacamata.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, ada beberapa model kacamata yang tidak cocok digunakan pada bentuk wajah tertentu. Kesalahan memilih model kacamata dapat membuat wajah terlihat lebih besar dan terkesan tidak proporsional.

Berikut adalah rekomendasi model kacamata yang sesuai dengan bentuk wajahnya.

1. Wajah bulat
Wajah bulat memiliki karakteristik panjang dan lebar yang hampir sama. Garis rahang juga lebih lembut tanpa sudut yang tajam. Oleh karena itu, Anda dapat memilih model kacamata yang dapat membantu menyeimbangkan fitur wajah.

Pilihlah kacamata yang memiliki sudut tajam dengan bentuk geometris, seperti persegi atau persegi panjang. Bisa juga dengan memilih kacamata yang bingkainya lebih besar daripada wajah untuk memberikan efek tirus.

2. Wajah oval
Pada dasarnya, wajah oval cocok menggunakan model kacamata apa saja. Sebab, pemilik wajah oval cenderung memiliki dahi yang sedikit lebih lebar dengan tulang pipi yang terlihat lebih tinggi sehingga bentuknya sudah proporsional.

Jika memiliki tipe wajah ini, Anda bebas bereksperimen menggunakan variasi model kacamata, mulai dari persegi, d-frame, bulat, hingga cat eye. Manfaatkan bentuk wajah yang ideal ini dengan bebas memilih material dan warna kacamata yang lebih bervariasi untuk menunjang penampilan.

3. Wajah hati
Karakteristik wajah hati cenderung memiliki dahi yang lebar. Bentuk wajah ini kerap memiliki “masalah” di area dagu yang terkesan sempit.

Untuk itu, Anda membutuhkan kacamata dengan bingkai bawah yang lebih lebar. Bisa juga menyiasatinya dengan kacamata tanpa bingkai atau rimless untuk menyeimbangkan dahi dan dagu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

4. Wajah segitiga
Persegi atau segitiga merupakan bentuk wajah yang paling unik. Wajah segitiga memiliki fitur yang kuat pada garis rahang dan sempit serta tulang pipi yang menonjol.

Bentuk wajah ini membutuhkan model kacamata dengan bingkai lebar di bagian atas, seperti cat eye atau aviator. Model kacamata ini dapat memperkuat bentuk wajah dan mempertegas keunikannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT