News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Setoran Bea Cukai Tembus Rp154,4 Triliun: Ekspor Tembaga Freeport dan Amman Melonjak Hampir 1000% Jadi Penopang Utama

Menkeu Sri Mulyani Indrawati memaparkan bahwa penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Juli 2024 mencapai Rp154,4 triliun atau tumbuh 3,1% secara tahunan (yoy).
Selasa, 13 Agustus 2024 - 20:10 WIB
Menkeu Sri Mulyani Indrawati.
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com - Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati menyebutkan bahwa penerimaan kepabeanan dan cukai hingga Juli 2024 mencapai Rp154,4 triliun atau tumbuh 3,1% secara tahunan (yoy).

Angka realisasi ini sudah mencapai 48,1% dari target APBN 2024, didorong oleh peningkatan di semua jenis penerimaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam Konferensi Pers APBN Kita Edisi Agustus 2024, Sri Mulyani merinci bahwa Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat penerimaan sebesar Rp9,3 triliun dari bea keluar yang tumbuh 58,1% (yoy).

Pertumbuhan besar ini didorong oleh bea keluar dari ekspor tembaga yang melonjak nyaris 1000% atau tepatnya 928% (yoy) dengan kontribusi mencapai 76,5% dari total bea cukai. 

Penyumbang utamanya adalah PT Freeport Indonesia (PTF) hingga Amman Mineral yang masih diberi relaksasi ekspor tembaga.

“Ini karena Newmont, Amman, dan Freeport. Mereka diperbolehkan ekspor, tapi harus menyelesaikan smelter dengan bea keluar yang lebih tinggi, menyebabkan penerimaan kita tinggi. Mereka didorong untuk hilirisasi, namun prosesnya belum selesai dan sudah ada deadline-nya,” ujar Sri Mulyani.

Dari sisi bea masuk, pemerintah menerima setoran Rp29 triliun. Bea masuk tetap tumbuh 2,1% (yoy) meskipun di tengah pelonggaran impor dan proteksi tarif terhadap sejumlah produk.

“Bea masuk masih tumbuh meski tipis di 2,1%. Ini karena nilai impor yang naik, meskipun tarif rata-rata kita menurun, kecuali untuk beberapa proteksi tarif,” jelas Sri Mulyani saat konferensi pers APBN KiTa Edisi Agustus 2024 di Jakarta, Selasa (13/8/2024).


Tangkapan layar capaian kinerja penerimaan kepabeanan dan cukai per Juli 2024 yang dipaparkan oleh Sri Mulyani dalam Konferensi Pers APBN Kita, Selasa  (13/8/2024).

Menkeu menguraikan bahwa pertumbuhan bea masuk ini terjadi karena kenaikan impor sebesar 2,5% (yoy) meskipun tarif efektif turun.

Penurunan penerimaan dari komoditas utama seperti gas, kendaraan, dan suku cadang juga menjadi faktor, ditambah lagi penguatan nilai tukar dolar AS terhadap rupiah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di sisi lain, bea keluar produk sawit turun 60% (yoy) karena penurunan rata-rata harga CPO 2024 sebesar 5,91% (yoy). Volume ekspor sawit juga turun 15,48% (yoy) dari 24,01 juta ton menjadi 20,29 juta ton.

Lebih lanjut, Sri Mulyani menyampaikan bahwa penerimaan dari cukai tercatat sebesar Rp116,1 triliun, tumbuh 0,5% (yoy).

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT