News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

IKN akan Mengusung Konsep Kota Spons sebagai Solusi Berbasis Alam, Karena Rawan Banjir, Longsor, dan Kebakaran Hutan?

Ibu Kota Nusantara (IKN) akan mengusung konsep kota spons sebagai Solusi Berbasis Alam untuk menjaga dan mengembalikan siklus alami air di daerah kota hutan.
Jumat, 17 Mei 2024 - 13:39 WIB
Desain permukiman di IKN
Sumber :
  • OIKN

Jakarta, tvOnenews.com - Ibu Kota Nusantara (IKN) akan dikonsep sebagai Kota Spons untuk menjaga dan mengembalikan siklus alami air sebagai Solusi Berbasis Alam.

Deputi Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam Otorita IKN (OIKN) Myrna Safitri mengatakan, Solusi Berbasis Alam sangat cocok diterapkan di IKN.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat, hal itu selaras dengan IKN visi menjadi kota hutan yang cerdas dan berkelanjutan, seperti yang tertuang dalam Master Plan Nusantara 2022.

tvonenews

Selayaknya spons, IKN akan didesain agar efektif menyerap dan menjaga siklus ketersediaan alami air seperti halnya fungsi hutan.

"Penerapan konsep ini akan memberikan manfaat pemanenan air untuk tambahan ketersediaan air dan pengurangan bahaya banjir, manfaat pemurnian air dan pelestarian ekologi, efisien sistem sumber daya air, serta manfaat ekonomi, sosial dan kultural bagi masyarakat,” ujar Myrna dikutip pada Jumat (17/5/2024).

Konsep ini juga terintegrasi dengan Biru-Hijau Air (biru) dan alam (hijau) yang merupakan bagian integral dari pembangunan IKN.

Selain itu, Nusantara mempunyai nilai unik karena terletak di tengah ekosistem hutan dan ingin menghutankan kembali ekosistem yang rusak.

Solusi berbasis Alam di IKN tersebut memiliki berbagai manfaat tambahan yang unik di setiap proyek, bergantung pada solusi yang diterapkan.

Otorita IKN telah memilih beberapa proyek kecil yang potensial, dinilai dengan beberapa analisis multi-kriteria.

Analisis multi-kriteria dilakukan dengan melibatkan lembaga pemerintah untuk memahami bidang-bidang prioritas dan memprioritaskan investasi Solusi Berbasis Alam untuk berbagai bidang tersebut menggunakan kriteria seleksi yang ditentukan.

Terdapat 12 potensi investasi Solusi Berbasis Alam, dievaluasi dan diseleksi berdasarkan 10 kriteria seleksi kualitatif untuk memberikan daftar prioritas investasi.

Myrna Safitri menjelaskan mengenai kebijakan dan aksi Otorita IKN dalam mengawal pemindahan ibu kota dari Jakarta ke Nusantara.

“Nusantara dicita-citakan sebagai kota yang mengedepankan pelestarian lingkungan, lewat konsep Smart Forest City dan Net Zero City, yang diupayakan dengan melakukan reforestasi 65 persen luasan kawasan IKN sebagai kawasan lindung,” ujarnya.

IKN akan menjadi salah satu kota yang memiliki titik keanekaragaman hayati endemik yang tinggi di Indonesia.

Ada 7 area yang kaya akan biodiversitas (dalam radius 50km) dan di dalamnya terdapat 3.889 spesies. Bahkan, di antara spesies tersebut terdapat 440 spesies yang masuk ke dalam IUCN Red-List.

Oleh sebab itu, OIKN telah mempunyai Rencana Induk Pengelolaan Keanekaragaman Hayati untuk melindungi keanekaragaman hayati tersebut sesuai dengan upaya bersama global pada Kunming-Montreal Global Biodiversity Framework.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, pembangunan smart city IKN dibangun di atas topografi wilayah Kalimantan Timur yang bergelombang dan beriklim tropis. Kondisi tersebut sebenarnya rawan bencana banjir, longsor, kekeringan, dan kebakaran hutan.

Oleh sebab itu, tantangan tersebut perlu diantisipasi dalam pembangunan IKN, yakni dengan Solusi Berbasis Alam melalui prinsip IKN sebagai Kota Spons (Sponge City). (ant/rpi)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT