GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jumlah Ayam Sedikit dan Permintaan Telur Meningkat Saat Nataru, Peternak Boyolali Kewalahan

Peternak ayam petelur di Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah kewalahan melayani permintaan pesanan. akibat jumlah ayam lebih sedikit
Senin, 27 Desember 2021 - 17:29 WIB
Peternak telur Desa Kadireso, Boyolali, Jawa Tengah tengah melakukan pengepakan telur, Senin (27/12/2021)
Sumber :
  • Tim tvOne - Agus Saptono

Boyolali, Jawa Tengah – Tingginya harga telur ayam sejak sepekan terakhir membuat para peternak ayam petelur di wilayah Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah kewalahan melayani permintaan pesanan. pasalnya saat ini jumlah ayam lebih sedikit karena bulan lalu banyak peternak yang melakukan afkir.

Para peternak Boyolali ini mengaku harga telur ayam tinggi karena adanya kenaikan harga pakan yang naik, seperti konsentrat yang naik sekitar Rp300 dari yang sebelumnya di harga Rp 8.900 kini menjadi Rp 9.200 per kilogram.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu harga pakan jadi juga ikut naik sekitar Rp100-Rp250 yang sebelumnya di harga Rp6.900 menjadi Rp7.150 per kilogram.

“Di akhir tahun ini banyak pabrikan yang meminta kenaikan harga jadi konsentrat itu naik sekitar Rp 300 dan pakan pakan jadi sekitar Rp 100,” kata Krishandrika peternak ayam petelur di Desa Kadireso, Kecamatan Teras, Senin (27/12/2021).

Diungkapkan, dengan harga pakan dan konsentrat yang naik, otomatis harga jual telur ayam miliknya menjadi naik, yakni kisaran Rp26.000-Rp29.000 per kilogram. 

Meski dirasa menguntungkan, tetapi hasil penjualan telur ayam tersebut masih belum bisa mengembalikan kerugian beberapa waktu yang lalu akibat pengurangan populasi ayam.

“Ini posisi untung. Tapi belum bisa mengembalikan atas kerugian saat harga anjlok beberapa waktu yang lalu belum cukup,” jelasnya. 

Kris yang saat ini memiliki ayam petelur sejumlah 26 ribu ekor mampu menghasilikan 1,5 ton telur per hari berharap, harga tersebut dapat bertahan untuk menutup kerugian.

“Tetapi bila nanti permintaan lumayan tinggi ini otomatis harga ini akan bisa naik lagi,” tandasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal yang sama dikatakan peternak lainnya Yopy Widiyawan, bahwa saat ini semua peternak mengaku kerepotan melayani permintaan pasar.

“Karena saat harga anjlok kemarin banyak peternak yang melakukan afkir secara besar besaran,”katanya.(Agus Saptono/Buz).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Seberapa Besar Peluang Timnas Indonesia Gantikan Iran Jika Mundur dari Piala Dunia 2026

Timnas Iran dikabarkan tengah mempertimbangkan untuk mundur dari Piala Dunia 2026 yang akan digelar di Kanada, Meksiko, dan Amerika Serikat. Keputusan itu men-
Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, Motif Utama Pimpinan Ponpes Perkosa Santriwati di Lombok Tengah

Terkuak, motif Utama pimpinan ponpes perkosa santriwati di Lombok Tengah. Bahkan, kabar yang beredar luas di media sosial itu, menuai komentar netizen.
Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Inter Milan Full Senyum, Sassuolo Berpeluang Lepas Rekan Duet Jay Idzes: Muharemovic

Kabar baik datang untuk Inter Milan yang mendapat sinyal positif setelah manajemen US Sassuolo Calcio membuka peluang melepas rekan duet Jay Idzes, Muharemovic.
THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

THR ASN Jakarta Bisa Cair Setelah Lebaran? Ini Penjelasan Terbaru Gubernur Pramono

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung angkat bicara soal mekanisme pembayaran tunjangan hari raya (THR) Idulfitri bagi aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta.
Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, Senjata Mematikan Milik Iran, Bisa Buat Amerika Serikat dan Israel Begini

Terungkap, senjata mematikan milik Iran. Bahkan senjata itu bisa membuat Amerika Serikat dan Israel bisa kocar-kacir. Seperti diketahui, AS dan Israel melancar
Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Tak Hanya Bupati, KPK Amankan Sekda Hasil OTT di Pekalongan

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggelar operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah. Hasilnya, Bupati Pekalongan Fadia Arafiq

Trending

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Wanita Asal Jakarta Utara Diamankan Usai Buang Bayi di Tempat Sampah, Polisi: Dimasukkan ke dalam Tas Ransel

Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan sejumlah warga menggeruduk rumah wanita berinisial DR (20) yang diduga membuang bayi hasil hubungan gelapnya
Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis Bini Orang Jadi Tren Baju Lebaran 2026, Terinspirasi dari Inara Rusli

Gamis “Bini Orang” menjadi salah satu tren busana muslim paling mencuri perhatian menjelang Lebaran 2026. Terinspirasi dari Inara Rusli, yuk simak deskripsinya!
Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Meski Terancam Degradasi, Nottingham Forest Bidik 3 Poin di Kandang Manchester City

Bek Nottingham Forest, Neco Williams, blak-blakan soal target utama skuadnya saat bertandang ke markas Manchester City di Stadion Etihad, Kamis (5/3/2026).
Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Polda Metro Terima Laporan dari KPK Terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen oleh Eks Sekretaris MA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI melaporkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh saksi kasus dugaan korupsi mantan Sekretaris Mahkamah Agung
Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Bojan Hodak Takut Bicara soal Kontroversi Wasit Laga Persebaya vs Persib

Pelatih Persib Bandung Bojan Hodak memilih tidak banyak bicara terkait kepemimpinan wasit usai timnya ditahan imbang Persebaya Surabaya pada pekan ke-24 Super -
Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Di-WO usai Lakukan 6 Pergantian Pemain di Laga Kontra Persebaya? Begini Menurut I.League

Persib Bandung menahan imbang 2-2 dari Persebaya Surabaya di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (2/3/2026). Dalam laga ini pun menyedot perhatian publik setelah berbagai kejanggalan atas keputusan wasit. 
Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Dulu Melatih Timnas, Pelatih Kelahiran Brazil ini mulai Membangun Pemain Sepakbola Perempuan Indonesia

Eks Pelatih timnas Indonesia ini sekarang membangun pemain sepakbola perempuan. Berikut penjelasannya
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT