News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pembangunan Bendungan Temef Paket Empat Capai 85,21 Persen

Pembangunan Bendungan Temef untuk paket empat di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dikerjakan BUMN PT Waskita Karya (Persero) sudah mencapai 85,21 persen.
Senin, 27 November 2023 - 12:41 WIB
Pembangunan bendungan Temef paket empat
Sumber :
  • ANTARA

Kupang, tvOnenews.com- Pembangunan Bendungan Temef untuk paket empat di Kabupaten Timor Tengah Selatan, Nusa Tenggara Timur (NTT), yang dikerjakan BUMN PT Waskita Karya (Persero) sudah mencapai 85,21 persen.

"Berdasarkan laporan terakhir per 24 November, untuk progres pembangunan bendungan sudah mencapai 85,21 persen," kata Kepala Teknik Waskita Karya Agasi Yudho di Kupang, NTT, Senin.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Hal ini disampaikan berkaitan dengan perkembangan pembangunan Bendungan Temef yang berada Kabupaten Timor Tengah Selatan.

Bendungan Temef merupakan bendungan yang dibangun oleh pemerintah pusat untuk mengatasi masalah kekeringan di wilayah tersebut. Temef juga merupakan satu dari tujuh bendungan yang ditargetkan oleh Presiden Joko Widodo di NTT.

Dia mengatakan pembangunannya lebih cepat dari target yang ditentukan. Pada awalnya pihaknya menargetkan progresnya mencapai 76,56 persen.

"Namun lebih cepat dari perkiraan," ujar dia.

Lebih lanjut, paket pekerjaan Waskita yang sedang berjalan di paket empat itu adalah bangunan fasilitas, Clearing area genangan Pekerjaan hidromekanikal, Pekerjaan bendungan utama dan pekerjaan bangunan pengambilan.

Sebelumnya, Waskita Karya sendiri sudah menyelesaikan paket 1 pembangunan bendungan tersebut. Kemudian Paket empat adalah kelanjutan dari paket I.

Terkait kendala yang dihadapi selama pengerjaan paket empat berkaitan pemindahan makam dan area eks kawasan hutan yang belum bisa dikerjakan. Karena masih berproses pembebasannya.

Selain itu juga cuaca panas ekstrim juga jadi kendala bagi para pekerja yang bekerja di bendungan itu. Sehingga waktu istirahat dipercepat.

"Tapi waktu lembur saat malam kami maksimal kan untuk bekerja," ujar dia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Ia menargetkan selesai pada awal tahun 2024.

Bendungan Temef berpanjang 550 meter dengan tinggi 55 meter dan menempati lahan seluas 45 hektare untuk mampu menampung air hingga 45 juta meter kubik. Pembangunan Bendungan Temef ini diperkirakan memakan biaya sebesar Rp1,4 triliun. (ant/bwo)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT