News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gerakan Pemberdayaan Brand Lokal Untuk Tembus Pasar Ekspor untuk Majukan UMKM Tanah Air

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta pelaku UMKM meningkatkan ekspor agar brand Indonesia semakin dikenal secara global.
  • Reporter :
  • Editor :
Sabtu, 13 November 2021 - 10:24 WIB
Para Aktivis Brand Lokal Saat Rakernas di Yogyakarta (13/11/2021)
Sumber :
  • Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Kementerian Koperasi dan UKM mencatat saat ini ada lebih dari 65 juta UMKM di Indonesia. Namun sayangnya para UMKM di tanah air belum mampu bersaing dengan negara tetangga dalam hal ekspor.

Jumlah ekspor UMKM Indonesia masih berkisar 15,65 persen, kalah jauh dengan Singapura 41 persen, Thailand 29 persen, dan Tiongkok 60 persen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki meminta pelaku UMKM meningkatkan ekspor agar brand Indonesia semakin dikenal secara global.

"Target kontribusi ekspor UMKM kita harapkan meningkat menjadi 17 persen di 2024," katanya dalam Temu Bisnis Nasional UMKM yang digelar UGM.

Belum adanya kesadaran akan brand atau merek menjadi salah satu hambatan bagi UMKM untuk tumbuh dan berkembang. Padahal brand disebut sebagai kunci strategis dan unsur pembeda agar para UMKM bisa tetap berkelanjutan.

Ketua Umum Indonesian Brand Activist Network (Iban) Arto Biantoro menyebut, brand sangat penting untuk mengenalkan suatu produk UMKM kepada masyarakat.

"Oleh karena itulah dibutuhkan gerakan yang benar-benar fokus memberdayakan UMKM dari sisi brand terutama lokal," ujarnya Sabtu (13/11/2021).

Gerakan pemberdayaan brand lokal dari Iban, kata Arto, bergerak secara independen untuk membangun brand lokal secara mandiri. Para aktivis brand lokal juga berkomitmen memajukan daerahnya dengan membangun brand lokal agar bisa menuntaskan kemiskinan dan membantu meningkatkan perekonomian daerah.

“Mudah-mudahan ini bisa menjadi bagian strategis dari rencana besar pemerintah untuk membangun kesempatan dalam pemerataan ekonomi seperti pengembangan usaha kecil,” ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Iban sendiri menurut Arto telah memiliki 89 penggerak aktivis di 49 kota seluruh Indonesia. Mereka rata-rata anak muda yang secara mandiri mengembangkan usaha maupun brand lokal sekaligus melakukan pemberdayaan masyarakat.

"Harapannya gerakan aktivis brand lokal ini menjadi energi baru yang tidak tergantung oleh kekuatan manapun tapi bisa bekerja sama dengan kekuatan di daerah dengan tujuan membangun dampak pada lebih banyak orang," tutupnya. (Andri Prasetiyo/act).

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT