News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Jelang Panen Raya, Impor Beras Meroket, Komisi IV DPR Geram!

Jelang panen raya, impor beras meroket. Sontak hal itu membuat sebagian anggota Komisi IV DPR geram, salah satunya Ansy Lema. Namun kendati demikian, Ansy Lema
Kamis, 23 Februari 2023 - 04:59 WIB
Jelang Panen Raya, Impor Beras Meroket, Komisi IV DPR Geram!
Sumber :
  • tim tvone

Jakarta, tvOnenews.com - Jelang panen raya, impor beras meroket. Sontak hal itu membuat sebagian anggota Komisi IV DPR geram, salah satunya Ansy Lema.

Namun kendati demikian, Ansy Lema katakan, apapun kebijakannya, termasuk kebijakan impor, Komisi IV DPR RI menekan kepada pemerintah untuk tidak merugikan petani. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kepentingan petani itu jelas dilindungi, karena itu jelas undang-undangnya tentang perlindungan dan perdayaan petani. Apalagi impor ini jelang panen, juga panen raya, dan ini harus menjadi catatan," ucap Ansy Lema di acara IBF tvOne, Rabu (22/2/2023).

Kemudian, yang kedua ia sebutkan, Bulog harus serius untuk nyerap, karena tahun lalu Komisi IV DPR RI buka data, bahwa Bulog tidak menyerap banyak. 

"Itu harus kita jujur, nyerapnya kan tidak banyak. Akhirnya pada harus mendistribusikan menjadi kacau. Maka dari itu hal-hal seperti ini jangan terjadi lagi. Karena ini bukan tahun ini baru terjadi," ungkapnya.

Bahkan, tahun-tahun sebelumnya sudah pernah terjadi. Maka dari itu, Ansy Lema sebutkan bila berbicara impor, paradigma politik pangannya harus benar. 

"Kita tidak bisa sekadar orientasinnya dengan ketahanan pangan dengan kata kunci dengan ketersediaan pangan. Bung Karno bicara hidup mati bang ini, itu soal pangan," bebernya.

Artinya, ia katakan, janga melulu sedikit-sedikit negara ini bicara impor. Kemudian, ia katakan, data ini juga harus falid dan akurat. 

"Ya kalau tidak falid dan akurat, pasti kebijakannya tidak tepat sasaran," pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di samping itu, ia imbau Bulog juga harus memastikan data dari petani. Sebab, berbagai macam lemabaga yang melansir data, dan yang diyakini adalah BPS, berbicara tidak ada masalah dengan produksi.

"Kan begitu, tidak ada masalah, bahkan disebutkan bulan Februari ini  ada 3,2 dan Maret 5,9. Walaupun Pak Arif tadi mengatakan sudah empat. Tapi itu pun masih di atas kosumsi kita 2,5 juta per bulan. Jadi terus terang, bagi rakyat atau petani mempertanyakan," tegasnya. (aag) 
 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT