News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pernikahan Kaesang-Erina, Polda DIY Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

Kaesang-Erina melangsungkan Ijab Qabul pada 10 Desember 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta. Kabid Humas Polda DIY menyebut mempersiapkan rekayasa lalin.
Kamis, 24 November 2022 - 13:47 WIB
Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto.
Sumber :
  • Tim tvOne - Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Waktu pernikahan putra Presiden Jokowi, Kaesang Pangarep dengan Erina Sofia Gudono semakin dekat.

Kaesang-Erina dijadwalkan melangsungkan Ijab Qabul pada 10 Desember 2022 di Royal Ambarrukmo Yogyakarta (RAY).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Yuliyanto mengaku sudah melakukan persiapan terkait hal itu. Salah satunya adalah mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas di sekitar RAY.

"Saat ini kita sama-sama paham bahwa di area situ pada jam-jam tertentu atau bisa saja hampir sepanjang jam situasinya padat, arus lalu lintas padat," kata Yuliyanto di Mapolda DIY, Kamis (24/11/2022).

Dijelaskan Yuli, saat ini pihaknya sedang melakukan upaya rekayasa tersebut. Harapannya pada hari H nanti, beberapa rencana rekayasa tersebut bisa dipraktekkan menurut situasi yang berkembang.

Selain rekayasa lalu lintas, pihaknya juga sudah menyiapkan rencana pengamanan di hotel. Namun, Yuli tidak menyebut berapa jumlah personel yang disiapkan untuk pengamanan.

"Nanti dilihat dari kerawanan, dari ketersediaan personel, potensi ancaman seperti apa, kan itu melihat dari situasi yang ada pada saat menjelang hari H jamnya. Sekarang kita belum memastikan bahwa hotel a, hotel b, untuk dipasang sekian orang karena daftar yang ada di hotel kita belum tahu," terangnya.

Yuli melanjutkan, pihaknya juga tidak bisa menyebutkan berapa jumlah total personel Polda DIY dan jajaran yang diterjunkan untuk pengamanan pernikahan putra Presiden Jokowi. Sebab menurutnya, hal itu berkaitan dengan strategi kepolisian.

"Belum bisa tapi kita sudah menyiapkan, artinya berapa-berapanya saya tidak sebutkan karena kalau disebutkan nanti orang yang akan mengacau nanti ini polisinya yang jaga cuma 10 misalnya, nanti pihak yang tidak menginginkan itu bisa saja mengatur strateginya.

Jadi, masalah kekuatan jumlah itu sebenarnya hal yang tidak perlu disampaikan," beber mantan Kapolres Sleman dan Kulon Progo itu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Disinggung terkait pemetaan kerawanan, lulusan Akpol 1995 itu menyebut kerawanan di setiap titik pasti ada. Hal itu nantinya akan menjadi kajian dari Polda DIY untuk melakukan upaya solusi.

"Misalnya di titik satu kerawanan ada satu dua tiga, berarti upaya untuk menghilangkan kerawanan itu apa solusinya. Jadi tidak kemudian secara umum disampaikan, dan itu termasuk strategis teknis cara bertindak kepolisian," ungkapnya.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.
KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK Kembali Panggil Eks Sekdis Cipta Karya Terkait Kasus Dugaan Korupsi yang Libatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang

KPK kembali memeriksa mantan Sekretaris Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang Kabupaten Bekasi, Beni Saputra dalam kasus ijon proyek yang melibatkan Bupati Bekasi Ade Kuswara Kunang.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT