GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bikin Haru, Seperti Inilah Kisah Seorang Pelajar di Kulon Progo Merawat Bibinya yang Lumpuh

Seorang pelajar SMP di Kulon Progo menghabiskan waktunya untuk merawat bibinya yang lumpuh. Kedua orang tua Fahril sudah berpisah dan kini hidup di luar kota.
Jumat, 5 Agustus 2022 - 14:07 WIB
Fahril Saat Merawat Bibinya.
Sumber :
  • Tim tvOne - Ari Wibowo

Kulon Progo, DIY - Seorang pelajar sekolah menengah pertama (SMP) di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menghabiskan sebagian besar waktunya untuk merawat bibinya yang lumpuh.

Di rumah sederhana tepatnya di RT 13, RW 07, Dusun Klegen, Kalurahan Sendangsari, Kecamatan Pengasih, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).  Fahril Wahyu Endriyanto (14) tinggal bersama bibinya Nur Fatmawati (28).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka hidup berdua sejak Salbiah nenek Fahril, atau ibu dari Nur, meninggal dunia pada pertengahan Desember 2021 lalu. Sementara suami Salbiah sudah terlebih dulu berpulang sejak Nur masih bayi. Kedua orang tua Fahril sudah berpisah dan kini hidup di luar kota. 

Tugas menjaga dan merawat Nur, menjadi tanggungan Fahril Wahyu Endriyanto (14). Siswa kelas VII, salah satu Mts Negeri di Kulon Progo ini, membagi waktunya bersekolah dan merawat sang bibi, utamanya untuk urusan makan dan membereskan ranjang. Selayaknya bakti anak terhadap ibunya, Fahril merawatnya dengan penuh kasih sayang. 

"Ya paling nyuapin tante, terus nemenin tante gitu kalau ngerjain PR paling dideketin tante juga. Terus nyuci baju, kadang nyuci baju tante juga. Sama kalau malem itu kan tante di luar, terus masuknya diangkat menuju ke kamar. Digendong gitu," ujar Fahril Kamis (4/8/2022)

Nur menderita penyakit polio. Penyakit itu memicu kelumpuhan di tubuhnya. Selain itu, dia juga tidak bisa berkomunikasi seperti manusia normal. Kondisi tersebut membuat seluruh aktivitasnya terganggu. Sisa hidupnya pun dihabiskan di atas ranjang. 

Tugas ini tidak diembannya sendiri. Fahril mendapat bantuan dari salah satu budhenya, atau kakak Nur nomor dua yang rutin datang ke rumahnya setiap sore hingga malam. 

Selain itu, ada pula bantuan dari teman budhenya yang bertugas setiap pagi hingga siang saat Fahril sekolah. 

"Kalau pagi itu kan bangun, mandi, sarapan, siap-siap ke sekolah, itu kan udah ada orang yang bantuin jaga sampai siang, paling dzuhur udah pulang, itu saya udah bisa gantiin. Lalu sore budhe dateng, jam 4 kalau gak jam 5, sampai jam 9 malem terus budhe pulang ke Wates. Nah tante (Nur) udah bobok," ujar Fahril.

Fahril mengaku senang bisa merawat sang bibi, meski diakuinya hal itu membuat dia jadi jarang bermain seperti anak-anak sebayanya. Kadang ia juga kesulitan fokus belajar. 

"Jarang (maen), paling kalau budhe pas lagi di sini bisa main sebentar. (Untuk belajar)  kadang bisa fokus, kadang enggak," ujarnya.

Fahril bercerita merawat Nur penuh suka dan duka. Sukanya saat ia bisa melihat sang bibi bahagia, ketika diajak keluar jalan-jalan. Dukanya, tatkala Nur sedang sakit, hingga harus dirawat di rumah sakit. 

"Sukanya itu pas tante ngajakin jalan-jalan, itu kan seneng. Kalau dukanya tuh pas tante sakit sampai rumah sakit, sedih rasanya," jelasnya. 

Sementara Lurah Sendangsari, Suhardi membenarkan bahwa ada salah satu warganya yang menderita polio. Namun demikian, bantuan belum diberikan secara maksimal karena keterbatasan anggaran. 

"Apabila kami ada bantuan dari kabupaten, provinsi dan juga pusat kami juga membantu, tapi belum maksimal dikarenakan masih ada beberapa warga yang perlu kita bantu," ujar Suhardi, Kamis (4/8/2022). 

Meski begitu, Suhardi memastikan bahwa pihaknya terus melakukan pemantauan dan pendampingan terhadap Nur. Nantinya jika ada bantuan yang masuk, entah itu dari pemerintah maupun pihak lain, akan dibantu penyaluran ke yang bersangkutan. 

"Dan untuk saat ini, kami juga tetap memantau keadaan beliau. Yang jelas kami tetap pendampingan untuk bantuan-bantuan dari pihak manapun," ujarnya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Suhardi menyebut selain pihaknya, perhatian juga datang dari Dinas Sosial setempat. Pihak dinas beberapa waktu lalu sudah mengambangi kediaman Nur untuk memberikan bantuan. 

"Sudah, kemarin sekitar dua atau tiga minggu lalu juga pernah di rumahnya Mbak Nur," tutup Suhardi. (awo/dan)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi keg
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia menjelang FIFA Series. Kiper berdarah Surabaya itu di-
Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov memberikan apresiasi terhadap Timnas Indonesia yang akan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series pada Maret 2026 ... -
Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez menilai belum banyak pembalap yang mengetahui cara untuk mengalahkan Marc Marquez di lintasan.
Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Dr Zaidul Akbar bongkar obat dari segala penyakit, ternyata bukan dimulai dari raga, simak penjelasannya berikut ini.

Trending

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Pemda Kabupaten Flores Timur bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur merencanakan pembentukan Kantor Imigrasi di Nagi Larantuka
Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 menuai gelombang kritik. 
Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.
Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa umat Muslim disunnahkan membawa Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah ungkap keutamaan dan kisah di baliknya.
AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro langsung ditahan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri usai dijatuhi putusan pemecatan dari Polri.
Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik lapak penjual daging babi di Kota Medan menyeruak usai adanya permintaan penertiban oleh sejumlah pihak.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT