News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

156 Jemaah Haji dari Yogyakarta Berangkat, Termuda 20 Tahun dan Tertua 64 Tahun

Sebanyak 156 jemaah calon haji dari Kota Yogyakarta yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 20 SOC diberangkatkan dari Balai Kota Yogyakarta ke Boyolali.
Kamis, 16 Juni 2022 - 18:39 WIB
Sekda Kota Yogyakarta Aman Yruiadijaya melepas 156 jemaah haji Kota Yogyakarta
Sumber :
  • Nuryanto/tvOne

Yogyakarta - Sebanyak 156 jemaah calon haji dari Kota Yogyakarta yang tergabung dalam kelompok terbang (Kloter) 20 SOC diberangkatkan dari Balai Kota Yogyakarta menuju Asrama Haji Donohudan Boyolali, Kamis (16/6/2022).

Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Yogyakarta Nur Abadi mengatakan para jemaah akan bertolak ke Madinah, Arab Saudi, dari Asrama Haji Donohudan pada Jumat sore (17/6/2022) mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Dari Bandara Udara Internasional Adi Soemarmo Solo menuju Bandara Udara Internasional Pangeran Mohammad bin Abdul Aziz, Madinah, Arab Saudi," katanya.

Nur Abadi mengungkapkan rombongan yang berjumlah 156 tersebut terdiri dari 61 jemaah pria dan 95 jemaah wanita.

"Rombongan dari Kota Yogyakarta yang termuda berusia 20 tahun, yaitu Ageng Pangastuti dari Terban dan yang paling senior berusia 64 tahun, yaitu Darmiyati Dalio Dirjoutomo dari Bausasran," jelasnya.

Para rombongan dilepas oleh Sekda Kota Yogyakarta Aman Yuriadijaya. Dia berpesan agar para jemaah selalu menjaga kondisi kesehatan selama menjalankan ibadah.

"Karena pelaksanaan rukun-rukun ibadah haji memang banyak menguras tenaga, sehingga harus menjaga fisik dan psikis agar kelak pulang kembali mendapat predikat haji mabrur," katanya.

Tak lupa, Aman juga meminta agar seluruh Jemaah mendoakan Kota Yogyakarta supaya tetap aman, tenteram, dan kondusif.

Pihaknya menegaskan akan terus memantau kondisi calon jamaah haji asal Kota Yogyakarta yang melaksanakan ibadah hajinya melalui Kementerian Agama Kota Yogyakarta.

"Kami akan meminta update secara berkala untuk mengetahui perkembangan jemaah," ungkapnya.

Pada pelaksanaan haji tahun ini, sebanyak 163 calon jemaah haji asal Kota Yogyakarta terpaksa mengubur harapan berangkat ke tanah suci karena terkendala oleh batasan usia 65 tahun.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dengan begitu, otomatis keberangkatannya harus tertunda dan harus menanti kelonggaran dari pemerintah Arab Saudi.

Nur Abadi menyampaikan, mereka digantikan dulu dengan jemaah berusia di bawah 65 tahun sesuai urutan. Apabila telah memenuhi syarat, urutan dibawahnya yang berhak diberangkatkan menuju tanah suci pada periode ini. (nur/nov) 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung
Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Fantastis, Segini Barang Bukti Hasil OTT KPK di Kantor Pajak Banjarmasin

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyita uang senilai Rp 1 miliar dari operasi tangkap tangan (OTT) di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Banjarmasin, Kalimantan Selatan.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT