GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Harga Cabai Mahal, Kebun Cabai Jadi Incaran Pencuri, Petani Sleman Gelar Ronda Malam

Harga cabai yang melonjak belakangan membuat komoditas tersebut makin berharga. Aksi pencurian cabai terjadi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Salah korban adalah petani cabai di Pojokan, Caturharjo, Sleman, bernama Suwandi.
Senin, 13 Juni 2022 - 17:55 WIB
Suwandi saat menunjukkan cabai miliknya
Sumber :
  • Tim tvOne/Andri Prasetiyo

Sleman, DIY - Harga cabai yang melonjak belakangan membuat komoditas tersebut makin berharga. Aksi pencurian cabai terjadi di Kabupaten Sleman, DI Yogyakarta. Salah korban adalah petani cabai di Pojokan, Caturharjo, Sleman, bernama Suwandi.

Saat ditemui, Suwandi menjelaskan aksi pencurian cabai itu terjadi sekitar sepekan yang lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Seminggu yang lalu pernah kejadian cabai hilang, itu entah orang yang nyuri itu berapa orang saya juga nggak tahu," kata Suwandi, Senin (13/6/2022).

Sejak kejadian itu, dirinya bersama beberapa warga berinisiatif mengadakan ronda malam di sekitar kebunnya. Meski begitu, ia tetap kecolongan. Ia menduga pelaku mencuri cabai merah keritingnya jelang subuh.

"Yang dicuri itu cabai keriting. Kalau yang rawit itu enggak. Ya nggak banyak, paling kalau dihitung sekitar 4 hingga 5 kilogram," ungkapnya.

Petani yang juga Ketua RT 03/RW 42 ini menjelaskan, saat kejadian malam itu ternyata tidak hanya cabai miliknya yang hilang. Ada sekitar dua lokasi lain di sekitar dusunnya yang mengalami hal serupa.

"Yang di sebelah dusun di Bejen itu juga kehilangan. Mungkin itu satu malam itu sama situ mencurinya. Itu tiga titik, yang di Bejen itu dua titik, yang satu titik tempat saya," terang Suwandi.

Suwandi mengaku baru pertama kali kehilangan tanaman cabai di sawahnya. Ia menduga, mahalnya harga cabai menjadi penyebab terjadinya pencurian cabai di sawah.

"Kebiasaan kalau cabai harganya naik sepeti ini, biasa ada orang yang ngambil (mencuri). Sekarang cabai yang kriting sampai Rp50 ribu per kilo, kalau yang rawit kemarin jual sampai Rp75 ribu," ujarnya.

Aksi pencurian cabai di sawah ini meresahkan petani. Sebab, menanam cabai itu membutuhkan modal yang tidak sedikit.

"Kalau ada pencurian gini kan merugikan petani," ucap Suwandi.

Meskipun kehilangan cabai, tapi Suwandi enggan untuk melaporkan kejadian ini ke polisi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Saya nggak lapor polisi waktu kehilangan itu. Alasannya karena hanya sedikit yang hilang, kalau banyak ya mungkin saya lapor," tegasnya.

Sementara itu, Kapolres Sleman AKBP Imam Rifai menyatakan, pihaknya sedang memproses terkait adanya aksi pencurian cabai tersebut. Imam meminta masyarakat untuk melapor jika mengetahui pencurian cabai di wilayahnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, Pemudik Dipalak 3 Pria di Tanah Abang Jakarta, Polisi Beberkan Kronologinya

Ironis, seorang pemudik asal Pandeglang, Arif, dipalak tiga pria di kawasan Kebon Kacang, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Palak tersebut dengan dalih meminta
Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mahfud MD Kritik Keras KPK soal Mantan Menag Yaqut: Ini Hukum Loh!

Mantan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menkopolhukam) RI Mahfud MD lontarkan kritikan keras terhadap Komisi Pemberantasan Korupsi KPK
PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

PP AMPG Salurkan Bantuan untuk Korban Banjir Aceh Tamiang, Imbau Tinggalkan Tenda

Ketua Umum PP AMPG Said Aldi Al Idrus mengimbau kepada seluruh korban bencana banjir di Aceh Tamiang yang telah menerima bantuan rumah sewa, Huntara, uang lauk,
DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

DPR Kritik Praktik Monopoli Penerbangan Domestik, Usul Buka Akses untuk Maskapai Luar Negeri

Anggota Komisi X DPR Robert Joppy Kardinal mengkritik praktik monopoli dan duopoli rute penerbangan, khususnya di wilayah Indonesia Timur seperti Maluku dan
Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Pengamat Nilai Praktik Non Kader Jadi Ketum Bisa Rusak Demokrasi Partai

Dosen Hukum Tata Negara Universitas Indonesia, Titi Anggraini, menyoroti soal praktik terpilihnya ketua umum partai politik dari kalangan bukan kader partai.
Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.

Trending

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Polri Dinilai Berhasil Amakan Arus Mudik dan Balik Lebaran 2026

Serangkaian kebijakan momen arus mudik dan balik Hari Raya Idulfitri atau Lebaran 2026 oleh Polri menuai respons positif.
DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

DPR Wanti-Wanti Kenaikan Harga Pupuk Imbas Perang Iran vs Israel-AS, Pemerintah Diminta Produksi Sendiri

Anggota Komisi IV DPR RI Hindun Anisah mengingatkan pemerintah terkait ancaman kenaikan harga pupuk akibat perang Iran dengan Israel dan Amerika Serikat (AS).
Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Timnas Indonesia Pesta Gol, Tapi Erick Thohir Justru Kirim Sinyal Bahaya Jelang Final Lawan Bulgaria

Ketum PSSI, Erick Thohir, meminta Timnas Indonesia segera mengalihkan fokus ke laga lawan Bulgaria usai meraih kemenangan meyakinkan pada ajang FIFA Series 2026
Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

Sengaja Menepuk Nyamuk karena Diganggu, Bagaimana Hukumnya dalam Agama Islam? Buya Yahya Beri Penjelasan

KH Yahya Zainul Ma'arif alias Buya Yahya menjelaskan hukum membunuh atau menepuk nyamuk secara sengaja akibat diganggu maupun digigit dalam syariat agama Islam.
Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

Pelatih Bulgaria Sindir Level Timnas Indonesia, Starting XI John Herdman Disorot, hingga Media Prancis Heran dengan Calvin Verdonk

3 berita Timnas Indonesia terpopuler: sindiran pelatih Bulgaria, starting XI John Herdman bikin netizen heboh, hingga Calvin Verdonk disorot media Prancis.
Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Reaksi Para Pemain Persib Bandung Usai Beckham Putra Cetak Brace untuk Timnas Indonesia, Thom Haye Paling Bangga

Para pemain Persib Bandung kompak memberikan reaksi tak lama setelah Beckham Putra mencetak dua gol kemenangan Timnas Indonesia atas Saint Kitts and Nevis.
Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Bakal Hadapi Timnas Indonesia di Final FIFA Series 2026, Media Bulgaria Lempar Pujian Berkelas untuk Beckham Putra

Aksi berkelas Beckham Putra yang sukses bikin dua gol untuk Timnas Indonesia ke gawang Saint Kitts and Nevis di FIFA Series mendapat pujian dari media Bulgaria.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT