News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Polemik Tarif Retribusi Ganda ke Gunungkidul Picu Keluhan Wisatawan, Relokasi TPR Parangtritis Disebut Hadapi Kendala

Polemik tarif retribusi ganda di kawasan wisata pesisir selatan DI Yogyakarta menjadi sorotan belakangan terakhir ini. Pungutan berlapis dirasakan pengunjung saat melintasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul.
Rabu, 1 April 2026 - 19:05 WIB
Pengendara memasuki TPR Parangtritis di Kabupaten Bantul, DI Yogyakarta.
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Bantul, tvOnenews.com - Polemik tarif retribusi ganda di kawasan wisata pesisir selatan DI Yogyakarta menjadi sorotan belakangan terakhir ini. 

Pungutan berlapis dirasakan pengunjung saat melintasi wilayah perbatasan antara Kabupaten Bantul dan Gunungkidul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah wisatawan yang hendak berkunjung ke Gunungkidul dikenai tarif retribusi ketika melintas di kawasan Tempat Pemungutan Retribusi (TPR) Parangtritis. Kemudian, mereka kembali dikenai tarif serupa setibanya di kawasan wisata Gunungkidul. 

Belum lama ini, situasi tersebut juga menjadi perhatian Bupati Gunungkidul Endah Subekti Kuntariningsih. 

Berkaitan hal tersebut, pihaknya pernah mendiskusikan polemik penarikan retribusi dalam rapat yang dihadiri oleh semua kepala daerah dan Gubernur DIY. 

"Kami menyampaikan bahwa akhir-akhir ini sering terjadi komplain wisatawan yang akan ke Gunungkidul dan melewati TPR Parangtritis seolah-olah dikenai tarif retribusi 2 kali," kata Endah. 

Terkait persoalan ini, Endah mengaku telah menerima informasi resmi dari Pemkab Bantul yang mengusulkan bahwa untuk penarikan retribusi khususnya di TPR Parangtritis akan dievaluasi. 

Terpisah, Bupati Bantul Abdul Halim Muslih mengakui ada kesulitan dalam mencari tempat relokasi TPR Parangtritis. Sekarang ini, lokasi TPR tersebut berada di jalan provinsi yang menurut aturan tidak boleh di ruas jalan tersebut. 

Halim menyebut keberadaan TPR Parangtritis di lokasi saat ini yakni selatan Jalur Jalan Lintas Selatan (JJLS) bersifat sementara. Namun, perlu waktu untuk memindahkannya. 

"Tapi ini sifatnya sementara, kita juga perlu waktu untuk menentukan lokasi TPR Parangtritis yang baru," kata Halim. 

Ia pun tak menampik bila keberadaan TPR Parangtritis di Bantul berbeda dengan pesisir selatan Gunungkidul yang berada di jalan kabupaten. Sehingga, menimbulkan permasalahan yang terjadi belakangan terakhir ini.

Wisatawan yang hendak berkunjung ke Gunungkidul namun melintas di kawasan TPR Parangtritis dikenai tarif retribusi. Begitu juga setibanya mereka di Gunungkidul. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebelumnya, Kepala Dinas Kabupaten Gunungkidul, Saryadi juga mengakui bila keberadaan TPR Parangtritis belum ideal sehingga petugas masih kesulitan mengidentifikasi dalam mengidentifikasi wisatawan yang ingin berkunjung ke Bantul atau sekadar lewat. 

Namun ke depan, persoalan bisa diatasi seiring rampungnya pembangunan Jalur Kelok 23 yang menghubungkan JJLS antara Bantul dan Gunungkidul, jaraknya hanya beberapa ratus meter di utara TPR. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan Ton Sampah 3 Daerah di Sulsel Diubah Jadi Energi Listrik

Ratusan ton sampah dari tiga daerah di Provinsi Sulawesi Selatan yakni Kota Makassar, Kabupaten Gowa, dan Kabupaten Maros akan diolah menjadi tenaga listrik
Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Nizar Zulfikar Beberkan Kunci Kemenangan Bhayangkara Presisi atas Garuda Jaya

Kapten Jakarta Bhayangkara Presisi, Nizar Zulfikar, menilai performa timnya saat mengalahkan Jakarta Garuda Jaya berjalan cukup optimal.
Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri Kirim 148 Personel Gabungan ke Papua Tengah: Penguatan Keamanan dan Harkamtibmas

Mabes Polri mengirim 148 personel gabungan ke Provinsi Papua Tengah dalam rangka penguatan pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas). 
Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung Kaget, Benda Bercahaya Bak Roket Melintas di Langit Malam Hari

Warga Lampung kaget dengan adanya penampakan benda bercahaya misterius bak roket melintasi di atas langit saat malam hari di Provinsi Lampung. 
Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Pembangunan IKN Dongkrak Permintaan Rumah di Balikpapan

Bank Indonesia (BI) memperkirakan permintaan rumah di Balikpapan, Kalimantan Timur, berpotensi meningkat pada 2026, seiring dengan kelanjutan pembangunan
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 

Trending

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Dampak Konflik Timur Tengah, Harga BBM Naik, Pakistan Gratiskan Transportasi Umum Selama Sebulan

Pakistan pada hari Jumat menggratiskan transportasi umum di ibu kotanya, Islamabad, selama satu bulan, sebagai langkah pemerintah untuk meringankan beban kenaik
aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

aespa Challenge Kata Bahasa Indonesia, Niat Beli Nasi Padang dan Martabak Usai Konser

Girl band bersutan SM Entertainment ini bahkan melakukan tantangan alias challenge untuk menyebutkan beberapa kata dalam Bahasa Indonesia di tengah konser mereka, 2025-26 aespa LIVE TOUR SYNK: aeXIS LINE in Jakarta. 
Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Timnas Indonesia Terpopuler: Lama-lama Proyek Naturalisasi Gagal, Media Vietnam Heran dengan PSSI, hingga Jadwal Garuda 2026

Rangkuman 3 berita Timnas Indonesia terpopuler: ancaman proyek naturalisasi, sorotan media Vietnam soal Paspoorgate, hingga jadwal lengkap Garuda tahun 2026.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Belum Lama Sampai di Inggris, Menit Bermain Elkan Baggott Bersama Timnas Indonesia Disorot Ipswich Town

Baru beberapa hari kembali ke Inggris, Ipswich Town justru soroti menit bermain yang diberikan pelatih John Herdman untuk Elkan Baggott bersama Timnas Indonesia
Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan Mulai Curiga dengan PSSI, Jangan-jangan Timnas Indonesia akan Lawan Negara Ini di FIFA Matchday Juni

Bung Ropan memberikan prediksinya soal lawan yang akan dihadapi Timnas Indonesia untuk FIFA Matchday yang berlangsung di bulan Juni. Kira-kira siapakah lawannya
Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

Erick Thohir Isyaratkan Timnas Indonesia akan Main di FIFA Matchday Juni 2026, 4 Negara Ini Jadi Kandidat Kuat Lawan Pasukan John Herdman?

PSSI tengah berburu lawan ideal untuk Timnas Indonesia di FIFA Matchday 1-9 Juni 2026. Ada Italia, Serbia, hingga tim Asia Tenggara yang siap uji mental Garuda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT