News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Menjelang Tutup Tahun, Ketua KPK Respon Penetapan Tersangka Korupsi Haji: Ditunggu Saja

Menjelang akhir tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan tanggapan terkait penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji.
Selasa, 9 Desember 2025 - 18:46 WIB
Ketua KPK, Setyo Budiyanto saat merespon pertanyaan terkait penetapan tersangka korupsi haji menjelang tutup tahun seusai puncak acara peringatan Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Yogyakarta, tvOnenews.com - Menjelang akhir tahun, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memberikan tanggapan terkait penetapan tersangka dalam kasus dugaan korupsi penyelenggaraan ibadah haji.

Dalam pernyataannya, KPK menegaskan pihaknya akan menunggu proses hukum berjalan sesuai mekanisme yang ada. Serta, tidak ingin mengintervensi terhadap kinerja penyidik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ditunggu saja gitu. Pimpinan tidak bisa memberikan intervensi kepada para penyidik, semuanya pasti berdasarkan alat bukti dan dokumen manakala semua sudah dianggap cukup. Pimpinan juga tidak pernah melakukan intervensi, semuanya akan sesuai dengan jalannya," kata Setyo Budiyanto, Ketua KPK ditemui seusai puncak acara peringatan Hakordia 2025 di Kompleks Kepatihan Yogyakarta, Selasa (9/12/2025).

KPK menekankan meskipun penghujung tahun sudah dekat, pihaknya tetap konsisten dalam menuntaskan kasus sesuai hukum yang berlaku. Pihaknya juga masih menunggu laporan dari tim penyidik tugas investigasi di Arab Saudi.

"Kemarin kan penyidiknya baru ke Arab Saudi. Saya belum monitor hasilnya seperti apa, laporannya seperti apa, relevan tidak, sesuai enggak ? Nah seperti itu kan harus disampaikan kepada pimpinan, setidaknya dari penyidik kepada deputi nanti secara berjenjang lah," ucap Setyo.

"Jadi kalau masalah nunggu apa lagi, itu (tersangka) belum diumumkan, berarti mungkin ada sesuatu yang masih belum tuntas," tambahnya.

Mengenai berapa calon tersangka yang berpotensi segera diumumkan, Setyo memilih irit bicara.

"Nanti itu ada saatnya, gitu. Doakan lancar semuanya," ungkapnya.

Di lokasi yang sama, Menteri Agama, Nasaruddin Umar menyebut, perkara yang berkaitan dengan urusan haji saat ini ditangani oleh Kementerian Haji. 

"Urusan haji sudah pindah ke kementerian lain. Jadi tahun 2026 ini, sudah lepas dari kementerian agama, ada kementeriannya sendiri. Nanti urusan haji ditanyakan ke kementerian hajinya sendiri," ucapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun demikian, Kemenag tetap proaktif dalam pengusutan perkara ini. Mengingat, penyelenggaraan ibadah haji sebelumnya dibawah naungannya.

"(Audit di internal Kemenag) Pasti. Irjen itu sangat proaktif," kata Nasaruddin. (scp/buz)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT